Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan, Langkah Nyata Peduli Kesehatan

Foto: Istimewa

Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan, Langkah Nyata Peduli Kesehatan

Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | Warga Kota Medan, Sumatera Utara, menerima bantuan 2200 masker dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada Kamis (15/10/2026). Pembagian yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Program Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan ini menyasar warga yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan, seperti pedagang kaki lima, pengemudi ojek daring, pekerja konstruksi, hingga pelajar yang harus menempuh perjalanan ke sekolah.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat daerah, termasuk Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, dan Wakil Ketua TP PKK Sumatera Utara, Titiek Sugiharti Surya. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, M. Faisal Hasrimy, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, bersama jajaran Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara. Sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat ini menunjukkan bahwa penanganan dampak kabut asap membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, mengapresiasi keterlibatan Pertamina dalam mendukung penanganan dampak bencana dan perlindungan masyarakat. Ia juga menyoroti kerja sama perusahaan tersebut dalam menghadapi sejumlah kejadian bencana di wilayah Sumatera Utara, mulai dari banjir hingga kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada memburuknya kualitas udara. Menurutnya, aksi Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan ini merupakan contoh nyata tanggung jawab sosial perusahaan yang responsif terhadap kebutuhan darurat masyarakat.

Kabut asap yang menyelimuti Kota Medan dalam beberapa pekan terakhir memicu kekhawatiran serius di kalangan tenaga kesehatan. Paparan partikel halus dari asap pembakaran lahan dapat memicu berbagai gangguan pernapasan, mulai dari iritasi saluran napas, batuk kronis, hingga memperparah kondisi penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia menjadi prioritas utama dalam distribusi masker ini. Pembagian masker diharapkan mampu menekan angka kunjungan pasien dengan keluhan pernapasan di fasilitas kesehatan setempat.

Distribusi masker berlangsung secara tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas membagikan masker secara langsung kepada warga yang melintas di kawasan kantor gubernur, sekaligus memberikan edukasi singkat mengenai cara penggunaan masker yang benar dan pentingnya menjaga kesehatan di tengah polusi udara. Warga menyambut baik bantuan tersebut karena masker menjadi kebutuhan mendesak yang harus selalu tersedia saat beraktivitas di luar rumah.

Langkah Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan juga menjadi pengingat bahwa kualitas udara yang buruk bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi telah menjadi ancaman kesehatan publik yang nyata. Pemerintah daerah diimbau terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam upaya mitigasi bencana asap. Selain pembagian masker, edukasi mengenai bahaya kabut asap dan langkah pencegahan dini perlu digencarkan agar masyarakat lebih waspada dan terlindungi.

Kolaborasi seperti ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali kegiatan saja. Ke depan, program serupa perlu diperluas jangkauannya hingga ke wilayah pinggiran kota yang sering terlewat dari perhatian. Masyarakat juga diharapkan proaktif menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang tepat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.

Secara keseluruhan, inisiatif Pertamina Bagikan 2200 Masker untuk Warga Terdampak Asap Medan mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung perlindungan masyarakat di masa krisis. Bantuan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan warga. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, dampak buruk kabut asap diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga warga Medan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan sehat.

Tags: