Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | JAKARTA – Gelombang mutasi Polri kembali bergulir di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Belum genap sebulan menjabat, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto tercatat telah tiga kali melakukan rotasi jabatan bagi perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Rotasi terbaru tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, yang menyasar sejumlah posisi strategis mulai dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Korps Brimob (Korbrimob), Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, hingga jajaran kepolisian kewilayahan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus mekanisme pembinaan karier personel. Menurutnya, penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas masing-masing personel.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Pergeseran di Lingkungan Divhubinter dan Lemdiklat
Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam mutasi Polri kali ini adalah Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto. Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri itu dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Posisi baru tersebut menuntut keterlibatan langsung dalam kerja sama kepolisian lintas negara, khususnya melalui jalur National Central Bureau Interpol.
Di sisi lain, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Posisi strategis yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.
Rotasi di Tubuh Bareskrim Polri
Sejumlah perwira di lingkungan Bareskrim Polri juga mengalami pergeseran. Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Sementara itu, Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Rangkaian mutasi Polri ini menunjukkan adanya penyegaran di lini penyidikan, terutama pada unit yang menangani tindak pidana ekonomi dan khusus. Penyidik yang berpengalaman di daerah dinilai membawa perspektif baru ketika ditempatkan di markas besar, begitu pula sebaliknya.
Pergeseran Jabatan Kewilayahan
Pada tingkat kewilayahan, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Adapun posisi Kapolresta Pekanbaru kini dijabat Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang, yang sebelumnya bertugas sebagai Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri.
Berikut ringkasan sejumlah perwira yang terlibat dalam rotasi terbaru:
| Nama Perwira | Jabatan Lama | Jabatan Baru |
|---|---|---|
| Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto | Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri | Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri |
| Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak | Dirtipideksus Bareskrim Polri | Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri |
| Kombes Pol Suhasto | Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri | Dirtipideksus Bareskrim Polri |
| Kombes Pol Afrisal | Penyidik Madya Tingkat II | Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I |
| Kombes Pol Dodi Ruyatman | Dirreskrimsus Polda Jawa Timur | Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri |
| Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan | Kapolresta Banyuwangi | Dirreskrimsus Polda Jawa Timur |
| Kombes Pol Muharman Arta | Kapolresta Pekanbaru | Kapolresta Banyuwangi |
| Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang | Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri | Kapolresta Pekanbaru |
Tiga Kali Rotasi dalam Sebulan
Rotasi kali ini merupakan yang ketiga sejak Kapolri Suyudi Ario Seto dilantik. Mutasi periode pertama berlangsung pada 2 Oktober 2026 melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 dengan 88 Pati dan Pamen yang dimutasi. Periode kedua berlangsung pada 10 Oktober 2026 melalui Surat Telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026. Adapun periode ketiga pada 12 Oktober 2026 melibatkan 14 Pati dan Pamen Polri.
Frekuensi mutasi Polri yang cukup tinggi dalam waktu singkat ini dinilai sebagai upaya konsolidasi organisasi di awal kepemimpinan Kapolri yang baru. Pola rotasi yang menyentuh fungsi reserse, hubungan internasional, pendidikan, dan kewilayahan menunjukkan penataan menyeluruh, bukan sekadar pergantian kursi.
Sejumlah pengamat kepolisian menilai bahwa rotasi yang berkelanjutan perlu diikuti dengan evaluasi kinerja yang terukur. Tujuannya agar setiap penempatan benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang adil, serta penguatan integritas institusi.
Dengan tiga kali rotasi dalam kurun kurang dari sebulan, dinamika mutasi Polri diprediksi masih akan berlanjut. Publik pun menantikan apakah rangkaian penempatan ini mampu memperkuat kinerja Polri di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus besar, penguatan reserse, dan pengamanan wilayah. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah rotasi tidak hanya diukur dari daftar nama yang berpindah, tetapi dari sejauh mana tugas dan tanggung jawab dijalankan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

