Race MotoGP Mandalika 2026 Usai, Aprilia Pesta Podium dan Aldeguer Harus Absen di Australia

Foto: Istimewa

Race MotoGP Mandalika 2026 Usai, Aprilia Pesta Podium dan Aldeguer Harus Absen di Australia

Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Pekan race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, baru saja tuntas pada Minggu (11/10/2026), namun gema drama yang dihasilkannya masih terasa hingga kini. Balapan yang berlangsung sepanjang akhir pekan 9-11 Oktober tersebut tidak hanya menyajikan persaingan sengit di lintasan sepanjang 4,3 kilometer, tetapi juga meninggalkan sejumlah cerita cedera, rekor, dan tanda tanya besar soal masa depan sirkuit kebanggaan Indonesia itu. Dari race MotoGP Mandalika inilah lahir dominasi Aprilia yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus deretan pembalap yang harus menepi karena cedera.

Aprilia menjadi bintang utama dalam race MotoGP Mandalika kali ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, pabrikan asal Noale, Italia, itu memborong empat posisi teratas di balapan utama. Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang, diikuti Raul Fernandez di posisi kedua dan Jorge Martin di urutan ketiga, sementara Ai Ogura melengkapi dominasi RS-GP di posisi keempat. Kemenangan Bezzecchi ini sekaligus menjadi kemenangan ke-300 pembalap Italia di kelas premier, sebuah tonggak sejarah yang manis bagi tim pabrikan Aprilia Racing.

Sebelum balapan utama, Raul Fernandez telah menunjukkan kecepatan luar biasa. Ia mencatatkan new all-time lap record di Sirkuit Mandalika dengan waktu 1 menit 28,725 detik saat sesi latihan, lalu merebut pole position pertamanya sepanjang karier di kelas premier. Sayangnya, pembalap SuperFile Trackhouse itu gagal finis di balapan sprint akibat insiden dengan Bezzecchi, dan harus menahan sakit patah jari saat tampil di balapan utama. Meski sempat memimpin 18 putaran pertama, Fernandez akhirnya harus puas finis runner-up.

Di kubu Ducati Lenovo, Marc Marquez tampil impresif. Start dari posisi keempat, ia sukses memenangi balapan sprint dengan selisih 0,509 detik atas Ai Ogura, menandai kemenangan sprint pertamanya di Mandalika. Pada balapan utama, Marquez akhirnya finis di posisi keenam, sebuah hasil yang ia sebut sebagai upaya meminimalkan kerugian dalam perburuan gelar. Sementara itu, Toprak Razgatlioglu dari Prima Pramac Yamaha mengalami kecelakaan highside saat latihan bebas yang menyebabkan dislokasi bahu kanan. Ia sempat memaksakan diri turun di sesi kualifikasi dan finis ke-19 di sprint, namun harus mundur dari balapan utama karena nyeri yang kian parah.

Drama cedera juga menghampiri Fermin Aldeguer. Rider Gresini Racing berusia 21 tahun itu mengalami kecelakaan di tikungan 16 Sirkuit Mandalika saat balapan utama, mengakibatkan cedera pada tulang metakarpal kanan. Pembalap bernomor 54 tersebut harus menjalani operasi di Barcelona dan dikabarkan telah sukses menjalani prosedur tersebut. Kini ia berada di Jerez untuk menjalani pemulihan. Namun, kondisinya belum pulih sepenuhnya sehingga ia dipastikan absen di MotoGP Australia di Phillip Island pada 23-25 Oktober 2026. Posisinya akan diisi Iker Lecuona, dan Aldeguer berharap bisa kembali di MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 1 November mendatang. Cedera di Mandalika ini menambah panjang daftar masalah fisiknya musim ini, setelah sebelumnya mengalami patah tulang paha kiri pada Januari dan patah tulang belakang ruas T7 di Assen.

Selepas race MotoGP Mandalika, kejuaraan memasuki jeda satu pekan sebelum menjalani rangkaian tiga balapan beruntun di Australia, Malaysia, dan Qatar. Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan keunggulan tipis dua poin atas Marc Marquez. Kemenangan di Mandalika membuat Martin kembali ke puncak, meski ia sempat menimbulkan kekhawatiran setelah mengunggah foto dirinya tengah menerima infus di media sosial dengan keterangan singkat ‘problems’. Pembalap Aprilia itu diketahui sempat bergulat dengan masalah arm pump atau sindrom kompartemen, namun memilih tidak menjalani operasi demi menjaga peluang juara. Agen legendaris Carlo Pernat mengingatkan risiko sindrom tersebut yang bisa menyerang tiba-tiba, meski Martin sendiri menegaskan kondisinya baik usai balapan.

Di sisi lain, gelaran race MotoGP Mandalika tahun ini mencatat rekor kehadiran 157.000 penonton. Meski demikian, nasib keberlanjutan MotoGP di Mandalika masih menggantung. Kontrak lima tahun pertama akan berakhir tahun ini, dan pemerintah Indonesia belum memutuskan perpanjangannya. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan keputusan akan bergantung pada arahan Presiden Prabowo Subianto serta hasil evaluasi, kendati ia mendukung kelanjutan event tersebut karena dinilai membantu menurunkan angka kemiskinan di sekitar area. Dorna selaku promotor menyatakan siap melanjutkan kemitraan hingga setidaknya 2031, namun ITDC menegaskan bahwa keputusan resmi tetap berada di tangan pemerintah dan tidak bisa diambil secara sepihak.

Dengan segala dinamika yang terjadi, race MotoGP Mandalika 2026 membuktikan diri sebagai salah satu seri paling dramatis musim ini. Dominasi Aprilia, rekor-rekor baru, deretan cedera, hingga persaingan gelar yang kian memanas menjadi bukti bahwa Mandalika mampu menyajikan tontonan kelas dunia. Kini, perhatian beralih ke Phillip Island, tempat para pembalap kembali berlaga, sementara Indonesia menanti keputusan besar soal masa depan sirkuit yang telah menjadi ikon olahraga nasional tersebut.

Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: detikBali, detikSport, GP One, IDN Times, GPblog, Grande Prêmio, The Jakarta Post