Al-Quwa Al-Jawiya vs Al Ain: Houssine Rahimi Bersinar, Al-Ain Menang Telak 4-1 di Matchday Kedua ACL Elite

Foto: Istimewa

Al-Quwa Al-Jawiya vs Al Ain: Houssine Rahimi Bersinar, Al-Ain Menang Telak 4-1 di Matchday Kedua ACL Elite

Kalimantan Update – 19 Oktober 2026 | Pertandingan al-quwa al-jawiya vs al ain pada matchday kedua AFC Champions League (ACL) Elite 2026/2027 berakhir dengan kemenangan telak bagi tim tamu. Al-Ain tampil dominan dan memetik kemenangan 4-1 di markas Al-Quwa Al-Jawiya. Dalam laga al-quwa al-jawiya vs al ain tersebut, penyerang asal Maroko, Houssine Rahimi, menjadi bintang utama lewat torehan dua gol yang membawa skuad asal Uni Emirat Arab itu pulang dengan tiga poin penuh.

Al-Ain menunjukkan intensitas tinggi sejak menit awal. Tim tamu mengandalkan skema serangan balik cepat yang terbukti merepotkan lini belakang tuan rumah. Dominasi tersebut akhirnya berbuah pada menit ke-23 ketika Houssine Rahimi membuka keunggulan usai memanfaatkan umpan matang dari Matias Palacios. Keunggulan itu membuat para pemain Al-Ain semakin percaya diri menekan pertahanan Al-Quwa Al-Jawiya.

Houssine Rahimi tidak berhenti di situ. Pada menit ke-43, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari sang kakak, Soufiane Rahimi. Kolaborasi dua bersaudara itu menjadi momen menarik dalam laga al-quwa al-jawiya vs al ain, sekaligus menegaskan ketajaman lini depan Al-Ain. Brace Rahimi tersebut menjadi fondasi kemenangan telak 4-1 yang diraih tim tamu di markas lawan.

Kemenangan ini menempatkan Al-Ain pada posisi yang menguntungkan dalam persaingan fase liga wilayah barat. Sementara itu, Al-Quwa Al-Jawiya harus segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal organisasi pertahanan yang kerap kewalahan menghadapi serangan balik cepat lawan. Kekalahan di kandang sendiri tentu menjadi pukulan tersendiri bagi ambisi klub Irak tersebut untuk bersaing di kompetisi elite Asia ini.

Laga al-quwa al-jawiya vs al ain juga menjadi bagian dari matchday kedua yang menyajikan sejumlah brace dari pemain berbeda. Selain Houssine Rahimi, ada Marcos Guilherme yang mencetak dua gol saat Johor Darul Ta’zim menang tandang 2-0 atas Pohang Steelers. Penyerang asal Brasil itu membobol gawang tuan rumah pada menit ke-49 memanfaatkan umpan Shahab Zahedi, lalu menambah gol kedua pada menit ke-89 usai menyambar bola muntah di depan gawang.

Pohang Steelers sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama setelah kapten sekaligus bek tengah mereka, Min-kwang Jeon, diganjar kartu merah langsung. Kehilangan pilar di lini belakang membuat Pohang terus diserang pada babak kedua. Kemenangan ini membawa Johor naik ke posisi kelima klasemen wilayah timur dengan empat poin dari dua pertandingan, sedangkan Pohang tertahan di posisi ke-15 tanpa poin.

Brace ketiga pada matchday ini dicatatkan oleh Sardar Azmoun. Penyerang tim nasional Iran itu mencetak dua gol cepat pada menit ke-7 dan ke-16 melalui skema serangan balik, memastikan Shabab Al-Ahli mengalahkan Al-Ittihad 2-1 di kandang lawan. Azmoun sempat mengecoh penjaga gawang sebelum menceploskan bola, menunjukkan insting predator yang tajam di depan gawang.

Selain itu, Al Nassr turut meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Neftchi Fergana di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh. Gol pembuka Angelo Gabriel dan voli kapten Cristiano Ronaldo pada babak pertama, disusul gol bunuh diri Anvarjon Gofurov, memastikan poin penuh bagi raksasa Arab Saudi tersebut. Neftchi hanya mampu memperkecil skor lewat gol Alisher Odilov. Hasil ini membawa Al Nassr naik ke peringkat kedelapan klasemen wilayah barat dengan tiga poin dari dua laga.

Bagi Al-Ain, hasil pada laga al-quwa al-jawiya vs al ain menjadi modal berharga menjelang matchday ketiga. Konsistensi Houssine Rahimi di lini depan akan menjadi kunci jika tim ingin melanjutkan tren positif. Ketajaman sang penyerang Maroko tersebut, ditopang kreativitas Matias Palacios dan Soufiane Rahimi, memberi Al-Ain banyak opsi menyerang yang sulit dibendung lawan.

Secara keseluruhan, matchday kedua ACL Elite 2026/2027 menegaskan bahwa kualitas individu di lini depan masih menjadi pembeda utama dalam pertandingan tingkat Asia. Brace dari Rahimi, Guilherme, dan Azmoun membuktikan bahwa efisiensi dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu kemenangan. Kini perhatian tertuju pada matchday ketiga, ketika ketiga penyerang tersebut membidik panggung berikutnya untuk kembali menunjukkan ketajaman mereka.

Kesimpulan: Kemenangan 4-1 Al-Ain atas Al-Quwa Al-Jawiya menjadi salah satu sorotan utama matchday kedua ACL Elite. Brace Houssine Rahimi tidak hanya membawa tiga poin, tetapi juga menegaskan dominasi tim tamu dalam pertandingan al-quwa al-jawiya vs al ain. Dengan performa lini depan yang tajam dan organisasi serangan balik yang rapi, Al-Ain berpeluang besar melanjutkan langkah positif, sementara Al-Quwa Al-Jawiya dituntut segera bangkit untuk menjaga asa di kompetisi bergengsi ini.