Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, melakukan kunjungan kerja ke tiga kecamatan sekaligus menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam kunjungan yang berlangsung pada Jumat (2/10/2026) tersebut, Bupati Kapuas didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Wakil Ketua I DPRD Yohanes, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana asap yang melanda sejumlah wilayah. Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan Salurkan Bantuan Pangan menjadi sorotan publik karena aksi cepat tanggap pemerintah di tengah kondisi darurat.
Rombongan menuju Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup, dan Mantangai. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi wilayah serta memastikan bantuan tepat sasaran. Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan Salurkan Bantuan Pangan juga menjadi momen untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla. “Saya berharap dengan kondisi Karhutla ini kita bisa bersama-sama berupaya meminimalisir kebakaran. Dampaknya luar biasa, seperti yang kita lihat sendiri yang seharusnya terang dan cerah, tetapi diselimuti kabut,” ujar Bupati Wiyatno.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Safari Jumat di Masjid Su’ada, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Setelah salat Jumat, Bupati menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan masjid. Selanjutnya, bantuan pangan disalurkan ke sejumlah desa dan kelurahan. Adapun rincian bantuan pangan yang diberikan meliputi:
- Kelurahan Palingkau Lama: 1.194 paket
- Desa Dadahup: 168 paket
- Desa Bina Jaya: 204 paket
- Desa Bentuk Jaya: 288 paket
- Desa Harapan Baru: 310 paket
- Desa Sumber Alaska: 101 paket
- Desa Mantangai Tengah: 446 paket
- Desa Mantangai Hilir: 425 paket
- Desa Mantangai Hulu: 336 paket
- Desa Katunjung: 68 paket
- Desa Tumbang Mangkutup: 81 paket
Bupati menjelaskan bahwa bantuan juga disalurkan ke wilayah non-pasang surut seperti Kecamatan Timpah dan Pujon. Ke depan, penyaluran akan terus diarahkan ke wilayah lain yang membutuhkan, termasuk kawasan pasang surut seperti Tamban Catur dan Lupak. “Mudah-mudahan bantuan ini ada manfaat dan berkahnya buat warga sekalian,” katanya. Aksi Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan Salurkan Bantuan Pangan ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat.
Selain bantuan pangan, Bupati menyampaikan sejumlah program pembangunan yang tengah dan akan dilaksanakan. Salah satunya program Rp1 miliar untuk satu desa yang telah mulai berjalan pada tahun 2026. Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sehingga desa-desa yang selama ini belum maksimal mendapatkan dukungan pembangunan dari APBD Kabupaten Kapuas dapat memperoleh perhatian lebih besar. “Harapan kita yang akan datang bisa lebih dari 1 miliar satu desa. Desa-desa mana yang membutuhkan perhatian lebih, silakan kepala desa berkomunikasi dengan OPD dan DPRD,” jelasnya.
Bupati Wiyatno menyebutkan, pada tahun sebelumnya anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp245 miliar untuk 231 desa dan 17 kelurahan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan peningkatan anggaran hingga sekitar Rp350 miliar. Perhatian khusus diarahkan kepada desa-desa di kawasan pesisir, pantai, maupun pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. “Harapan kita tidak ada yang tertinggal di tahun 2027,” tegasnya.
Bupati mencontohkan Kelurahan Palangkau Lama dan Palangkau Baru di Kecamatan Kapuas Murung yang berbatasan dengan Kabupaten Barito Kuala. Kedua wilayah tersebut masih membutuhkan peningkatan konektivitas jalan. “Tempat-tempat seperti itulah yang nanti program 1 miliar satu desanya akan kita lebihkan. Bisa jadi Palingkau Lama Rp3 miliar dan Palingkau Baru Rp3 miliar, sehingga kedua wilayah tersebut bisa terhubung dan transportasi darat dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Usai menyerahkan bantuan di tiga kecamatan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Katunjung, Kecamatan Mantangai. Setibanya di sana, Bupati disambut oleh Pj Kepala Desa Katunjung bersama masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati berdialog dan menyerap aspirasi warga terkait pembangunan dan akses infrastruktur. Bupati Wiyatno menyampaikan bahwa setelah dari Katunjung, ia bersama rombongan akan meninjau kondisi jalan menuju Kecamatan Timpah dengan menggunakan sepeda motor. “Ada sekitar 140 kilometer antara Mantangai dengan Kecamatan Timpah. Mudah-mudahan tahun 2027 dan 2028 mobil sudah bisa lewat sana,” ujarnya.
Dengan peningkatan akses tersebut, diharapkan masyarakat dari wilayah Pasak Telawang, Pujon, dan Timpah dapat menuju Kuala Kapuas melalui jalur yang lebih singkat tanpa harus memutar melalui Palangka Raya dan Pulang Pisau. Pada tahun ini, Kabupaten Kapuas mendapatkan dukungan anggaran dari Balai Jalan Nasional sekitar Rp25 miliar, salah satunya untuk penanganan ruas jalan Mantangai-Timpah. Sejumlah titik pada ruas tersebut membutuhkan penanganan khusus karena kondisi tanah yang rendah dan bergambut. Saat musim kemarau rawan terbakar, sedangkan musim hujan dapat terendam.
Kegiatan Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan Salurkan Bantuan Pangan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan melihat kondisi wilayah sebagai bahan pertimbangan kebijakan pembangunan ke depan. Penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi upaya penanganan dampak kekeringan dan Karhutla di sejumlah wilayah.
Kesimpulan
Kunjungan kerja Bupati Kapuas ke tiga kecamatan dan penyaluran bantuan pangan merupakan langkah strategis dalam menangani dampak Karhutla dan kekeringan. Selain memberikan bantuan langsung, pemerintah juga berkomitmen meningkatkan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan desa melalui program Rp1 miliar per desa. Diharapkan dengan sinergi semua pihak, dampak bencana dapat diminimalisir dan pembangunan merata hingga ke pelosok.
Penulis: Syaifullah | Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

