Buriram United Tumbang di Tangan Beijing Guoan, Peluang di ACL Elite Mulai Menipis

Foto: Istimewa

Buriram United Tumbang di Tangan Beijing Guoan, Peluang di ACL Elite Mulai Menipis

Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Laga bertajuk buriram united vs beijing guoan menjadi salah satu sorotan menarik dalam lanjutan fase liga AFC Champions League Elite. Dalam pertemuan yang berlangsung sengit tersebut, juara ASEAN Club Championship Shopee Cup, Buriram United, harus mengakui keunggulan wakil Chinese Super League, Beijing Guoan, dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri bagi skuad asuhan pelatih asal Thailand yang sebelumnya diunggulkan mampu mempertahankan tren positif di kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia itu.

Gol tunggal kemenangan Beijing Guoan lahir dari sundulan Fabio Abreu pada menit ke-79. Striker asal Portugal itu memanfaatkan umpan silang terukur dari sisi sayap dan menanduk bola melewati jangkauan kiper Buriram United. Gol tersebut sekaligus memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu dan mempertegas persaingan ketat di klasemen wilayah timur. Duel buriram united vs beijing guoan sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal, dengan kedua tim saling bergantian melakukan tekanan.

Buriram United sebenarnya tampil cukup dominan pada babak pertama. Mereka menciptakan beberapa peluang emas melalui serangan balik cepat, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Beijing Guoan, di sisi lain, bermain lebih sabar dan disiplin dalam bertahan. Strategi tersebut terbukti efektif ketika mereka memanfaatkan satu momen kelengahan lini belakang Buriram United di menit ke-79.

Hasil ini membuat posisi Buriram United di fase liga ACL Elite semakin tertekan. Meski demikian, mereka masih memiliki peluang untuk bangkit pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Sementara itu, kemenangan atas Buriram United menjadi modal berharga bagi Beijing Guoan untuk terus bersaing di papan atas klasemen wilayah timur. Pertemuan buriram united vs beijing guoan juga menjadi bukti bahwa persaingan antarklub Asia, khususnya antara wakil Asia Tenggara dan Asia Timur, semakin sengit dari musim ke musim.

Kiprah Klub ASEAN di ACL Elite

Dalam rangkaian pertandingan yang sama, wakil Malaysia Johor Darul Ta’zim FC tampil impresif dengan mengalahkan Pohang Steelers 2-0 di Stadion Pohang Steel Yard. Marcos Guilherme menjadi bintang kemenangan JDT dengan mencetak dua gol pada menit ke-49 dan ke-89. Kemenangan ini membawa JDT ke posisi kelima klasemen wilayah timur dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, sementara Pohang Steelers terpuruk di posisi ke-15.

Pohang Steelers harus bermain dengan sepuluh orang sejak akhir babak pertama setelah bek tengah Jeon Min-gwang diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan betul oleh skuad asuhan Xisco Munoz tersebut untuk mengendalikan pertandingan pada babak kedua. Selain JDT, wakil Thailand lainnya, Ratchaburi FC, juga harus menelan kekalahan 0-1 dari Kyoto Sanga FC, sedangkan Port FC dibantai Kashiwa Reysol dengan skor 5-1.

Di wilayah barat, Al Nassr menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Neftchi Fergana 3-1 di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh. Gol pembuka Angelo Gabriel dan voli kapten Cristiano Ronaldo pada babak pertama menjadi pembeda dalam laga tersebut, disusul gol bunuh diri Anvarjon Gofurov. Kemenangan ini membawa Al Nassr naik ke peringkat kedelapan klasemen wilayah barat dengan tiga poin dari dua laga.

Persaingan Semakin Ketat

Pertemuan buriram united vs beijing guoan menjadi cerminan bagaimana klub-klub Asia Tenggara harus bekerja lebih keras untuk bersaing dengan tim-tim dari Asia Timur dan Timur Tengah yang memiliki sumber daya lebih besar. Meski demikian, Buriram United masih memiliki kans untuk memperbaiki posisi di sisa pertandingan fase liga. Delapan tim teratas di setiap wilayah akan melaju ke babak gugur, sehingga setiap poin menjadi sangat berarti.

Kekalahan dari Beijing Guoan tentu menjadi evaluasi penting bagi Buriram United. Efektivitas serangan dan ketenangan dalam menyelesaikan peluang menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi. Di sisi lain, Beijing Guoan membuktikan bahwa kedisiplinan taktik dan efisiensi dalam memanfaatkan peluang bisa menjadi kunci meraih hasil maksimal di kompetisi seketat ACL Elite.

Dengan hasil ini, persaingan di klasemen wilayah timur diprediksi akan semakin memanas. Laga buriram united vs beijing guoan akan selalu dikenang sebagai salah satu pertemuan yang menentukan arah perjalanan kedua tim di kompetisi musim ini. Buriram United dituntut segera bangkit, sementara Beijing Guoan berpeluang besar melanjutkan tren positif mereka.

Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber Berita: AFC, ANTARA