Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | JAKARTA — Mutasi Polri Kapolda menjadi sorotan nasional setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan penyegaran besar-besaran hanya sehari setelah resmi dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) mengalami rotasi jabatan, dengan 70 personel di antaranya mendapatkan promosi atau menduduki posisi baru. Langkah ini menjadi penanda kuat arah kepemimpinan Suyudi yang mengusung tagline “Polri Bersama Masyarakat”.
Mutasi Polri Kapolda kali ini menyentuh 19 jabatan kepala kepolisian daerah di seluruh Indonesia, mulai dari wilayah barat hingga timur. Pergeseran kursi Kapolda tersebut dinilai sebagai upaya strategis untuk mempercepat adaptasi organisasi terhadap dinamika dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.
Daftar 19 Kapolda yang Bergeser
Sejumlah nama besar mengisi posisi strategis di kewilayahan. Berikut daftar lengkapnya:
- Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto
- Kapolda Maluku: Irjen Pol. Suwondo Nainggoan
- Kapolda Kepri: Irjen Pol. Suhendri
- Kapolda Riau: Irjen Pol. Arman Achdiat
- Kapolda NTT: Irjen Pol. Reza Arief Dewanto
- Kapolda Jabar: Irjen Pol. Hengki
- Kapolda Banten: Brigjen Pol. Hendra Kurniawan
- Kapolda Jateng: Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan
- Kapolda Jatim: Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono
- Kapolda Bali: Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce
- Kapolda Sumbar: Irjen Pol. Drs. Jawari
- Kapolda Sulsel: Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin
- Kapolda Jambi: Irjen Pol. Drs. Widodo
- Kapolda Gorontalo: Irjen Pol. Nurworo Danang
- Kapolda Sumut: Brigjen Pol. Sonny Irawan
- Kapolda Sumsel: Brigjen Pol. Rony Samtana
- Kapolda Sulteng: Irjen Pol. Rizal Irawan
- Kapolda Sulbar: Irjen Pol. Totok Suharyanto
- Kapolda DIY: Irjen Pol. Langgeng Purnomo
Salah satu perubahan yang paling mencuri perhatian adalah pergantian Kapolda Sumatera Barat. Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dimutasi setelah hanya sekitar tiga bulan memimpin Polda Sumbar. Posisinya digantikan oleh Irjen Pol Jawari yang juga berpangkat jenderal bintang dua. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan adanya penggantian tersebut berdasarkan surat telegram terbaru.
Pergantian di Mabes Polri
Mutasi Polri Kapolda bukan satu-satunya agenda dalam telegram tersebut. Sebanyak 14 personel mendapat penugasan baru di lingkungan Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri. Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditunjuk sebagai Irwasum Polri, sementara Irjen Pol. Asep Safrudin dipercaya menjabat Kabareskrim Polri.
Posisi Kabaintelkam Polri diisi Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, Kabaharkam Polri dijabat Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, dan Kalemdiklat Polri dipercaya kepada Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko. Selain itu, Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono menjadi Astamarena Kapolri, Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan sebagai Aslog Kapolri, serta Brigjen Pol. Deni Dharmapala mengisi jabatan As SDM Kapolri.
Kursi Kadiv Propam Polri juga berganti. Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap ditunjuk mengisi jabatan tersebut, sementara Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu menjadi Kadiv TIK Polri dan Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani dipercaya sebagai Kadensus 88 AT Polri. Sejumlah posisi lain seperti Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, dan Koorspripim Polri juga mengalami perubahan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurutnya, langkah ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Alasan di Balik Mutasi Polri Kapolda
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan bahwa perombakan ini merupakan respons terhadap tuntutan masyarakat akan perbaikan di tubuh kepolisian. Kapolri Suyudi, katanya, berkomitmen menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat melalui percepatan adaptasi bertajuk “Polri Bersama Masyarakat”.
Menurut Trunoyudo, proses rotasi dan mutasi dilakukan untuk penyegaran dan regenerasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mutasi Polri Kapolda ini pun diharapkan memperkuat kinerja kepolisian di tingkat kewilayahan.
Pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026, sebanyak 27 pejabat utama dan Kapolda dilantik di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri yang didampingi Wakapolri dan Irwasum. Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dadang Hartanto absen karena sedang menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Pelantikannya akan dilakukan secara susulan oleh Kapolri.
Kesimpulan
Mutasi Polri Kapolda yang menyentuh 19 jabatan kepala kepolisian daerah menjadi langkah pembuka kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Selain sebagai bagian dari dinamika organisasi, rotasi ini menegaskan komitmen penyegaran, regenerasi, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui semangat “Polri Bersama Masyarakat”. Dengan 88 Pati dan Pamen yang dimutasi, publik kini menantikan dampak nyata dari penyegaran besar-besaran ini terhadap kinerja kepolisian di seluruh Indonesia.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Progres.id, IDN Times, Bicaraindonesia.id, Metro TV

