Atlas vs Club América: Borja dan Rodríguez Pesta Gol, Águilas Terbang ke Puncak Klasemen
Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Laga bertajuk atlas vs club américa di Estadio Jalisco berakhir dengan pesta gol bagi tim tamu. Club América yang dilatih Guillermo Almada tampil menggila dan menghancurkan Atlas dengan skor 2-5 pada pertandingan Jornada 13 Torneo Apertura 2026. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan pernyataan tegas bahwa Las Águilas adalah kandidat terkuat juara musim ini.
Duel atlas vs club américa sebenarnya berjalan terbuka sejak menit awal. Atlas yang berstatus tuan rumah mencoba menekan dan menguasai bola. Namun, Amerika justru memperlihatkan efisiensi luar biasa. Pada menit ke-26, Brian Rodríguez menerima umpan panjang berkualitas dan memberikan asistensi kepada Miguel Borja. Striker asal Kolombia itu melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Camilo Vargas. Dua menit berselang, Carlos Álvarez merebut bola dan mengirim umpan terobosan kepada Erick Sánchez, yang dengan tenang melepaskan sepakan kaki kiri melengkung untuk mengubah skor menjadi 0-2.
Memasuki babak kedua, Amerika tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-58, Alejandro Zendejas memberikan umpan kepada Brian Rodríguez yang menyelesaikan peluang dengan penyelesaian kelas tinggi, menjadikan kedudukan 0-3. Lima menit kemudian, Zendejas memanfaatkan kesalahan dalam build-up pertahanan Atlas dan mencetak gol keempat. Atlas sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Luís Esteves pada menit ke-73 dan gol Ryan Mmaee dari luar kotak penalti lima menit berselang. Namun, harapan itu pupus ketika Kevin Álvarez mencetak gol kelima pada menit ke-79.
Laga atlas vs club américa ini juga menjadi panggung bagi Miguel Borja yang mencetak gol kelimanya dalam lima pertandingan bersama Amerika. Ia bermain selama 68 menit sebelum digantikan Henry Martín. Menariknya, Martín sendiri memulai laga dari bangku cadangan sebagai bagian dari strategi rotasi fisik yang diterapkan Almada setelah pertandingan berat melawan León sebelumnya. Keputusan itu sempat dipertanyakan, tetapi terbukti tidak mengurangi ketajaman lini depan Águilas.
Dengan hasil ini, Club América mengoleksi 27 poin dan memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas Chivas, meski masih memiliki satu pertandingan tunda. Anak asuh Almada telah mencetak 32 gol dalam 12 pertandingan, menjadikannya lini serang paling produktif di Liga MX. Dalam dua laga terakhir saja, mereka mencetak 10 gol, masing-masing lima gol saat mengalahkan León 5-3 dan Atlas 5-2.
Meski demikian, ada catatan yang perlu diperbaiki. Pertahanan Amerika telah kebobolan 16 gol dan terakhir kali mencatat clean sheet pada jornada ke-6 melawan Puebla. Pengamat sepak bola David Faitelson menilai bahwa jika lini belakang Amerika mampu diperbaiki, tim ini akan sangat sulit dikalahkan. Hal senada disampaikan Reinaldo Navia, mantan pemain Amerika, yang menegaskan bahwa timnya selalu menjadi sorotan, namun mereka menjawabnya di lapangan.
Dari kubu Atlas, pelatih Hernán Crespo mengakui keunggulan lawan dan menyebut Amerika tampil presisi dalam memanfaatkan peluang. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Atlas yang gagal memanfaatkan status tuan rumah di Estadio Jalisco, stadion di mana Amerika memang tidak pernah kalah sejak 2021.
Pertandingan atlas vs club américa sekali lagi membuktikan bahwa kombinasi Almada dan Amerika sedang berada di jalur yang tepat. Dengan ofensif yang tajam, performa individu pemain seperti Brian Rodríguez, Zendejas, dan Borja yang sedang on fire, serta mentalitas juara, Las Águilas semakin kokoh sebagai tim yang wajib diwaspadai. Jika konsistensi ini terjaga dan lini pertahanan mulai dirapikan, bukan tidak mungkin Amerika menutup fase reguler sebagai pemimpin klasemen dan melaju jauh di fase gugur. Bagi Atlas, laga ini menjadi pelajaran berharga untuk segera berbenah sebelum jadwal padat berikutnya.
