Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Kepindahan Kevon Looney ke Los Angeles Lakers menjadi salah satu cerita paling menarik di pembukaan musim NBA 2026-27. Setelah sepuluh tahun membela Golden State Warriors, center veteran berusia 30 tahun itu resmi menjalani debut bersama tim barunya pada Rabu malam waktu setempat di Crypto.com Arena, tepat ketika Lakers menghadapi mantan klubnya sendiri. Bagi Kevon Looney, laga itu bukan sekadar pertandingan pembuka biasa, melainkan sebuah momen penuh makna yang menandai babak baru dalam kariernya di liga basket terbaik dunia.
Looney bergabung dengan Lakers melalui kontrak berdurasi satu tahun senilai 3,9 juta dolar AS. Kesepakatan itu terbilang sederhana, namun perannya jauh dari sekadar pelengkap. Lakers merekrutnya untuk menghadirkan kepemimpinan veteran, kekuatan rebound di area dalam, serta kegigihan bertahan yang selama ini menjadi ciri khas permainannya. Dalam debutnya melawan Warriors, Kevon Looney tampil sekitar sepuluh menit sebagai center cadangan utama di belakang Walker Kessler, mencatatkan 4 poin dan 3 rebound dalam kemenangan telak 127-105 atas tim yang membesarkan namanya.
Dari Juara Tiga Kali ke Peran Baru di Los Angeles
Perjalanan Looney di NBA dimulai ketika Golden State Warriors memilihnya pada urutan ke-30 dalam draft 2015. Sebelum itu, ia sempat menimba ilmu di UCLA selama satu musim, sehingga kepindahannya ke Los Angeles terasa seperti pulang ke kampung halaman keduanya. Selama satu dekade bersama Warriors, ia menjadi tulang punggung area dalam dalam tiga gelung juara dan dikenal sebagai pemain yang cerdas dalam melakukan layar serta disiplin dalam menjalankan sistem permainan.
Sebelum tiba di Lakers, Looney sempat menghabiskan satu musim yang ia sebut sebagai tahun yang “aneh” bersama New Orleans Pelicans. Kini, ia kembali ke Southern California, tempat istrinya, Mariah Simone Winston, yang merupakan model kebugaran dan pengusaha, berasal. Keluarga sang istri bahkan telah lama menanyakan kemungkinan Looney membela Lakers, sehingga keputusan ini terasa seperti takdir yang berjalan indah.
“Saya tahu, berada di sisi lain rivalitas Bay-LA selalu menjadi hal besar, betapa menghibur pertandingan-pertandingan itu,” ujar Looney. “Jadi saya senang bisa berada di sisi lain dan menjadi bagian dari perjalanan ini.” Antusiasmenya tidak berhenti pada laga pembuka, karena ia masih akan menghadapi Warriors dalam tiga pertemuan lainnya sepanjang musim reguler.
Kessler Bersinar, Looney Jadi Penstabil
Kemenangan atas Warriors tidak lepas dari penampilan mengesankan Walker Kessler, center yang didatangkan Lakers melalui sign-and-trade dari Utah Jazz dengan mahar dua pilihan putaran pertama dan dua hak tukar pilihan. Kessler, yang dijuluki “Milk Chamberlain”, langsung membuktikan bahwa investasi besar Lakers tidak sia-sia. Kritik yang sempat menghujani manajemen klub, mulai dari nilai C+ hingga D dari sejumlah pengamat, seakan terjawab oleh performa gemilang di laga perdana.
Warriors sendiri tampil pincang. Selain kehilangan Jimmy Butler karena cedera ACL, Moses Moody, Kristaps Porzingis, dan Brandin Podziemski juga absen. Starting lineup mereka bahkan tidak memiliki pemain yang tingginya melebihi 6 kaki 9 inci, sehingga Lakers mendominasi pertandingan yang praktis sudah tak kompetitif setelah 31 menit. Di tengah kondisi itu, kehadiran Kevon Looney sebagai penyeimbang menjadi penting, terutama ketika ia masuk dari bangku cadangan untuk menjaga intensitas dan stabilitas pertahanan.
Pelatih kepala Lakers, JJ Redick, memuji kualitas juara yang dimiliki Looney serta kemampuannya beradaptasi dengan sistem tim secara mulus. Menurut Redick, pengalaman Looney akan menjadi kekuatan penstabil sepanjang musim yang panjang, terutama dalam perburuan tiket playoff.
Konteks Baru di Rosters Lakers
Lakers menjalani perombakan besar pada offseason. Kepergian LeBron James, Rui Hachimura, Marcus Smart, Jaxson Hayes, dan Luke Kennard membuat manajemen bergerak cepat mendatangkan sejumlah nama baru, termasuk Sandro Mamukelashvili, Colin Sexton, Quentin Grimes, Matisse Thybulle, Ziaire Williams, dan Kevon Looney. Tim kini bertumpu pada duet lini belakang Austin Reaves dan Luka Dončić, dengan Dončić mencatat rata-rata 33,5 poin, 8,3 asis, dan 7,7 rebound musim lalu.
Bagi Kevon Looney, peran barunya bukan hanya soal angka. Ia diharapkan menjadi mentor bagi pemain muda dan menjaga budaya kerja keras di ruang ganti. Kombinasi antara energi Kessler di area dalam dan ketenangan Looney dari bangku cadangan memberi Lakers dimensi baru yang selama ini mereka cari.
Debut Looney melawan mantan timnya menjadi simbol transisi yang elegan. Dari pahlawan tiga gelar bersama Warriors menjadi pemimpin veteran di Lakers, ia membawa pengalaman berharga ke ruang ganti yang tengah membangun identitas baru. Jika konsistensi ini terjaga, kehadiran Kevon Looney bisa menjadi salah satu kunci penting bagi Lakers dalam mengejar kesuksesan di musim 2026-27.

