Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Persib Bandung harus menelan pil pahit pada laga pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10) malam, Maung Bandung tumbang 0-1 akibat gol tunggal Dimitar Mitkov pada menit ke-90. Hasil ini membuat posisi klasemen Persib Bandung melorot ke urutan keenam dengan koleksi 10 poin dari enam pertandingan, sekaligus menghambat ambisi tim untuk menembus jajaran lima besar.
Kekalahan tersebut terasa sangat ironis. Sepanjang pertandingan, skuad asuhan Igor Tolic tampil mendominasi dan menciptakan sederet peluang emas sejak menit awal. Pada menit ke-11, Adam Alis melepaskan tendangan keras yang masih mampu diamankan kiper Madura United, Angga Saputro. Delapan menit berselang, sundulan Julio Cesar menyambut sepak pojok Thom Haye masih melambung di atas mistar gawang. Namun, ketumpulan lini depan dalam menyelesaikan peluang harus dibayar mahal oleh satu kelengahan di penghujung laga.
Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic, mengakui timnya bermain cukup baik untuk meraih kemenangan. Menurut pelatih asal Kroasia itu, anak asuhnya mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol. Ia menegaskan Persib dihukum karena satu kesalahan yang berujung fatal. Tolic juga memberi kredit kepada Madura United yang dinilainya sebagai tim papan atas dengan koleksi poin banyak dan mampu memaksimalkan momentum untuk meraih hasil positif di hadapan pendukungnya sendiri.
Kekalahan ini menjadi pukulan kedua bagi Maung Bandung sepanjang musim ini, setelah sebelumnya ditundukkan Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada pekan kedua. Sementara itu, kemenangan tersebut mengantarkan Madura United naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 13 poin. Adapun Persija Jakarta kini menghuni puncak klasemen dengan koleksi 15 poin.
Dampak padatnya jadwal kompetisi domestik dan internasional menjadi sorotan utama di balik menurunnya performa tim. Skuad Pangeran Biru dipaksa melakoni total tujuh pertandingan dari tiga panggung berbeda hanya dalam kurun waktu 20 hari, yakni BRI Super League, ACL Two, dan ASEAN Club Championship. Rangkaian jadwal neraka itu dimulai dari menjamu Dewa United (11/10), menghadapi The Cong-Viettel di ACL Two (14/10), meladeni Persik Kediri (18/10), dua laga tandang beruntun kontra Madura United (22/10) dan Garudayaksa FC (25/10), hingga menjamu Melbourne Victory (28/10).
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, sebelumnya telah mengaku cemas terhadap kondisi kebugaran fisik skuad yang terkuras akibat padatnya jadwal. Kekhawatiran tokoh senior yang akrab disapa Haji Umuh itu akhirnya terbukti di Pamekasan. Meski demikian, ia menegaskan para pemain tetap bersemangat untuk menumbangkan Madura United.
Berikut gambaran singkat posisi terkini di papan klasemen sementara Super League 2026/2027 berdasarkan laporan pertandingan:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persija Jakarta | 15 |
| 3 | Madura United | 13 |
| 6 | Persib Bandung | 10 |
| 7 | Bhayangkara Presisi Lampung FC | 10 |
| 8 | Persik Kediri | 10 |
Menariknya, Persib mengoleksi poin yang sama dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persik Kediri di peringkat ketujuh dan kedelapan. Kondisi ini membuat persaingan di papan tengah semakin ketat, sehingga posisi klasemen Persib Bandung sangat rentan berubah pada pekan-pekan berikutnya.
Sejumlah catatan penting juga muncul dari laga ini. Gol Mitkov pada menit ke-90 merupakan gol kelimanya musim ini dan menjadi pembeda dalam pertandingan yang ketat. Pelatih Madura United, Ze Gomes, menyebut tiga poin tersebut sangat dibutuhkan timnya. Di sisi lain, Persib harus segera bangkit karena sudah ditunggu partai tandang melawan Garudayaksa FC pada Minggu (25/10) lusa, sebelum menjamu Melbourne Victory di ajang Asia.
Dengan raihan 10 poin dari enam laga, perjalanan Persib untuk kembali ke papan atas klasemen Persib Bandung masih terbuka lebar. Namun, Igor Tolic dituntut segera menemukan solusi atas masalah penyelesaian akhir dan menjaga kebugaran skuad di tengah jadwal yang padat. Jika gagal memanfaatkan peluang pada laga-laga berikutnya, posisi klasemen Persib Bandung berpotensi terus melorot dan menjauh dari target menembus lima besar.
Laga melawan Garudayaksa FC menjadi momentum krusial bagi Maung Bandung untuk membuktikan bahwa kekalahan di Pamekasan hanyalah sebuah insiden. Dukungan suporter tentu diharapkan mampu membangkitkan semangat Pangeran Biru agar kembali bersaing di jalur juara dan memperbaiki posisi klasemen Persib Bandung pada pekan-pekan mendatang.

