Kalimantan Update – 23 Oktober 2026 | Penyerang asing Madura United, Albertine Joao Perreira yang akrab disapa balotelli, akhirnya membuka keran golnya di skema permainan terbuka pada laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (16/10) malam, balotelli menyumbang satu dari tiga gol Laskar Sape Kerrab saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Gol tersebut tercipta melalui proses yang indah, memperlihatkan ketajaman sang striker dalam memaksimalkan peluang di depan gawang.
Pemain bernomor punggung 77 itu menerima umpan akrobatik berupa tendangan salto dari kapten tim, Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha. Tanpa ragu, balotelli menuntaskan peluang dengan teknik penyelesaian serupa ke gawang tim berjuluk The Guardian tersebut. Bagi pemain berusia 29 tahun itu, gol ini memiliki arti tersendiri karena menjadi gol pertamanya musim ini yang lahir dari open play, bukan dari situasi bola mati. Sebelumnya, pada putaran pertama, ia mencatatkan dua gol yang seluruhnya berasal dari titik putih, masing-masing ke gawang Persib Bandung dan Semen Padang FC.
“Tentu senang walaupun bukan ini yang saya mau. Saya hanya ingin bantu tim untuk menang dan menang setiap pertandingan, ada poin setiap laga,” ujar balotelli seusai pertandingan, Sabtu (16/10). Pernyataan itu menegaskan fokus sang pemain pada kepentingan tim di atas pencapaian pribadi. Semangat balotelli pun disebut meningkat setelah torehan tersebut, terutama karena ia sempat dipinjamkan ke klub Vietnam sebelum akhirnya kembali memperkuat Madura United.
Kontribusi balotelli tak lepas dari peran Lulinha yang kembali dari cedera. Kapten asal Brasil itu tampil impresif dengan menyumbangkan dua assist, satu untuk gol Danilo Santacruz melalui umpan silang yang diselesaikan dengan sundulan, dan satu lagi lewat umpan akrobatik bicycle kick yang berujung gol balotelli. Bagi Lulinha, laga melawan Bhayangkara menjadi kesempatan pertamanya tampil sebagai starter pada musim ini setelah sebelumnya hanya turun sebagai pengganti saat menghadapi Persijap Jepara dan PSS Sleman, lalu harus menepi akibat cedera.
“Tentu senang dan bagus bagi saya, tapi saya selalu berpikir bagaimana Madura United, bagaimana tim, bukan semata hanya saya,” tutur Lulinha selepas pertandingan. Ia baru mencatatkan tiga penampilan di BRI Super League musim ini, dan dua assist tersebut menjadi modal positif untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus motivasi untuk terus berkembang bersama Madura United.
Di kubu lawan, pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, mengaku tetap waspada meski Madura United kehilangan penyerang andalannya, Dimitar Mitkov, yang absen akibat kartu merah langsung saat menghadapi Persik Kediri pada pekan keempat. Penyerang asal Bulgaria itu telah mengoleksi empat gol dan memimpin daftar pencetak gol sementara bersama Denilson Junior dari Dewa United. Meski demikian, Oscar menilai tim tuan rumah telah menyiapkan alternatif yang mumpuni.
“Saya adalah seorang profesional yang selalu percaya bahwa setiap masalah harus dicarikan solusinya, dan saya yakin Madura United akan memiliki solusi yang baik untuk menutupi absennya penyerang tersebut,” ujar Oscar dalam konferensi pers menjelang pertandingan. Ia secara khusus menyoroti potensi ancaman dari balotelli yang dinilai memiliki energi dan mobilitas tinggi sehingga perlu diantisipasi oleh barisan pertahanan Bhayangkara FC. Oscar pun meminta anak asuhnya melakukan penyesuaian taktik agar mampu meredam permainan tuan rumah.
Hingga pekan kelima, balotelli yang berasal dari Republik Guinea Bissau sering menjadi pilihan Pelatih Madura United, Jose Gomes, pada babak kedua. Pada laga terakhirnya, ia membuktikan kualitasnya sebagai penyerang yang mampu memaksimalkan peluang sekecil apa pun. Fleksibilitas peran ini menjadi nilai tambah bagi Laskar Sape Kerrab dalam menjaga ketajaman lini depan sepanjang musim.
Secara keseluruhan, kombinasi kebangkitan balotelli dan kembalinya Lulinha menjadi sinyal positif bagi Madura United untuk menghadapi padatnya jadwal BRI Super League 2026/2027. Ketajaman lini depan yang tetap terjaga meski tanpa Mitkov menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Jose Gomes. Jika tren ini berlanjut, Laskar Sape Kerrab berpeluang besar bersaing di papan atas klasemen, dengan balotelli sebagai salah satu ujung tombak yang patut diperhitungkan.

