Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | Al Hilal kembali membuktikan dominasinya di kancah sepak bola Arab Saudi. Dalam laga pekan ke-11 Liga Profesional Roshn Saudi yang berlangsung dramatis di Stadion Pangeran Mohamed bin Fahd, Dammam, Jumat (24/10/2026) malam waktu setempat, Al Hilal berhasil mengalahkan Al Qadsiah dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini tidak hanya mengembalikan Al Hilal ke puncak klasemen, tetapi juga menorehkan catatan istimewa bagi pelatih Simone Inzaghi, sekaligus memicu spekulasi mengenai masa depannya di klub berjuluk Al Zaeem tersebut.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Al Qadsiah yang datang sebagai pemuncak klasemen kejutan harus tertinggal lebih dulu pada menit ke-21 melalui gol Gabriel Martinelli, penyerang asal Brasil yang baru didatangkan dari Arsenal. Gol tersebut merupakan gol keenam Martinelli dalam enam pertandingan Liga Profesional Saudi. Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian melalui sundulan Julian Quinones, bomber asal Meksiko yang merupakan top skor liga musim lalu.
Babak kedua berjalan lebih alot. Al Hilal baru bisa kembali unggul pada menit ke-77 melalui tendangan rendah Ruben Neves yang tak mampu dijangkau kiper lawan, memanfaatkan umpan matang Sergej Milinkovic-Savic. Pemain asal Portugal itu pun dinobatkan sebagai man of the match. Keunggulan Al Hilal kemudian berlipat menjadi 3-1 pada menit ke-84 lewat sepakan first-time Milinkovic-Savic, yang merupakan gol ke-50 sang gelandang Serbia untuk klub asal Riyadh tersebut, berkat umpan cutback cemerlang dari Sultan Mandash.
Al Qadsiah tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-87, Mateo Retegui berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan memanfaatkan tendangan bebas Tijjani Reijnders. Gol tersebut menjadi gol ke-10 penyerang asal Italia itu dalam 14 penampilan di semua kompetisi musim ini. Meski terus menekan di sisa waktu, Al Qadsiah gagal menyamakan kedudukan, dan harus menelan kekalahan kedua mereka di Liga Profesional Saudi musim ini.
Kemenangan ini membawa Al Hilal mengoleksi 27 poin dan kembali ke puncak klasemen, meski masih memiliki satu pertandingan tunda. Sementara itu, rival sekota Al Nassr yang juga meraih kemenangan atas Al Faisaly dengan skor 3-1 harus puas berada di posisi kedua. Kemenangan Al Nassr sendiri diwarnai gol Cristiano Ronaldo melalui sundulan, yang membawa total gol kariernya menjadi 982 gol untuk klub dan negara, semakin mendekati milestone 1.000 gol. Al Nassr juga mencatat rekor luar biasa dengan mencetak gol dalam 97 pertandingan beruntun di Liga Profesional Saudi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Al Hilal (sekitar 88 laga) dan River Plate (93 laga).
Bagi Simone Inzaghi, kemenangan atas Al Qadsiah menjadi istimewa karena merupakan kemenangan ke-50 dirinya bersama Al Hilal di berbagai kompetisi domestik dan kontinental, dari total 66 pertandingan yang telah ia jalani. Selama periode tersebut, ia mencatat 3 kekalahan dan 12 hasil imbang. Pelatih asal Italia itu kini menapaki separuh jalan menuju 100 kemenangan bersama Al Zaeem. Catatan ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub.
Namun, di tengah gemilangnya performa tim, muncul spekulasi mengenai masa depan Inzaghi. Beberapa sumber di Italia menyebutkan bahwa manajemen Juventus tengah mempertimbangkan untuk merekrut Inzaghi sebagai pelatih baru pada musim depan, menyusul ketidakstabilan hasil yang diraih tim di bawah asuhan Luciano Spalletti. Kabarnya, Juventus telah menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat, dan nama Inzaghi berada di urutan teratas.
Menanggapi hal tersebut, sumber dekat klub Al Hilal membantah keras kabar tersebut. Kepada media, sumber itu menegaskan bahwa Inzaghi tidak sedang menjalin negosiasi apa pun dengan Juventus. “Inzaghi terikat kontrak dengan Al Hilal hingga akhir musim, dan klub belum memutuskan masa depannya, apakah akan melanjutkan atau berpisah setelah kontrak berakhir. Tolok ukur penilaian sebenarnya adalah kemampuannya meraih gelar ganda liga dan Asia,” ujar sumber tersebut.
Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang beredar dan menegaskan fokus Inzaghi saat ini adalah membawa Al Hilal meraih kesuksesan di kompetisi domestik maupun kontinental. Dengan ambisi besar dan kondisi tim yang stabil, Al Hilal terus melaju dalam persaingan menuju gelar juara Liga Profesional Saudi musim ini.
Selanjutnya, Al Hilal dijadwalkan akan menghadapi Al Kholood pada 26 November 2026 mendatang. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Inzaghi dan anak asuhnya untuk terus memperlebar jarak di puncak klasemen sekaligus membuktikan bahwa spekulasi mengenai masa depan sang pelatih tidak akan mengganggu konsentrasi tim. Dengan performa apik yang ditunjukkan, Al Hilal tampaknya masih menjadi tim yang sulit ditaklukkan di pentas sepak bola Arab Saudi.

