Messi dari Singgasana Asturias ke Bangku Cadangan: Inter Miami Tumbang 0-2 di New York

Foto: Istimewa

Messi dari Singgasana Asturias ke Bangku Cadangan: Inter Miami Tumbang 0-2 di New York

Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | Kekalahan mengejutkan harus diterima Inter Miami dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Bertandang ke Sports Illustrated Stadium, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, skuad asuhan Kily González takluk 0-2 dari New York Red Bulls. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi Inter Miami yang tengah berupaya mempertahankan posisi di papan atas Wilayah Timur menjelang berakhirnya fase reguler.

Yang menarik dari laga ini adalah absennya Lionel Messi sejak menit pertama. Megabintang Argentina itu harus memulai pertandingan dari bangku cadangan, sebuah keputusan yang menurut pelatih Kily González telah disepakati jauh sebelum kick-off.

Drama Gol Bunuh Diri Casemiro

Pertandingan baru berjalan tujuh menit ketika Inter Miami sudah tertinggal. Casemiro, gelandang berpengalaman yang pernah membela Manchester United dan Real Madrid, salah mengantisipasi umpan silang Cade Cowell dari sisi kanan. Bola justru berbelok dan masuk ke gawangnya sendiri, membawa New York Red Bulls unggul 1-0.

Sepanjang babak pertama, Inter Miami kesulitan membangun serangan. Tanpa Messi yang biasanya menjadi motor serangan, lini depan tim tamu terlihat tumpul. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Masuknya Messi Belum Cukup

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-56, Kily González memasukkan Messi untuk menambah daya gedor Inter Miami. Penyerang berusia 39 tahun itu langsung mencoba menghidupkan permainan. Beberapa peluang tercipta, termasuk umpan matang kepada Santiago Morales pada menit ke-84 yang sayangnya masih bisa digagalkan kiper Ethan Horvath.

Tak lama berselang, Telasco Segovia mendapat kans emas untuk menyamakan kedudukan. Namun tembakannya hanya membentur tiang gawang. Hingga memasuki masa injury time, New York Red Bulls justru menambah gol melalui Emil Forsberg yang menuntaskan umpan silang Cameron Harper dengan tembakan terukur yang tak mampu dihalau kiper Dayne St. Clair. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Alasan Messi Dicadangkan

Usai pertandingan, Kily González menjelaskan bahwa keputusan tidak menurunkan Messi sejak awal merupakan hasil kesepakatan untuk mengurangi risiko cedera. Sang kapten baru saja menempuh perjalanan jauh ke Spanyol pada Kamis lalu untuk menerima Penghargaan Putri Asturias 2026 dari Kerajaan Spanyol di Oviedo.

“Ini sudah disepakati sebelumnya. Dia menjalani perjalanan penting, perubahan zona waktu, perubahan suhu, dan banyak situasi lain yang kami ketahui semua. Ini adalah kesepakatan yang dibuat sebelumnya untuk menghindari risiko cedera,” ujar Kily González dalam konferensi pers.

Pelatih itu juga menegaskan pentingnya kondisi Messi jelang laga berikutnya. “Rabu nanti kami punya pertandingan lain. Biarkan dia pulih dan menambah menit bermain seperti yang dia lakukan hari ini,” tambahnya.

Dampak pada Klasemen

Kekalahan ini membuat Inter Miami tertahan dengan 55 poin dari 31 pertandingan. Posisi mereka di klasemen Wilayah Timur tergusur, bahkan sempat disalip New England Revolution yang menang 2-1 atas Philadelphia. Sementara itu, New York Red Bulls naik ke peringkat kedelapan dengan 39 poin dan menjaga asa lolos ke playoff.

Meski demikian, Inter Miami sudah memastikan diri lolos ke babak berikutnya dan masih menyisakan tiga pertandingan untuk menutup fase reguler. Sebelumnya, tim ini juga mencatat tiga kemenangan beruntun, sehingga kekalahan di New York menjadi pengingat bahwa rotasi pemain tetap penting di tengah jadwal padat.

Messi sendiri masih memimpin daftar top skor MLS musim ini dengan 25 gol, meski pada laga ini ia gagal menjadi pembeda. Kini perhatian Inter Miami tertuju pada laga Rabu mendatang, di mana kondisi Messi yang kembali bugar diharapkan mampu membawa tim kembali ke jalur kemenangan.

Dari perspektif taktik, keputusan Kily González mencadangkan Messi menunjukkan manajemen beban kerja yang hati-hati. Dengan usia yang tak lagi muda dan jadwal yang padat, menjaga kebugaran sang bintang menjadi prioritas agar Inter Miami tetap kompetitif di sisa musim. Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi lebih baik diambil sebagai pelajaran berharga ketimbang memaksakan pemain di kondisi yang belum optimal.

Penulis: Tri Widodo
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: detikSport, A BOLA, SVT Sport, Football News