Rennes vs Strasbourg: Szymanski Bersinar, Les Rouge et Noir Kudeta Puncak Ligue 1
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Perebutan takhta di puncak klasemen Ligue 1 kembali berlangsung sengit. Dalam laga rennes vs strasbourg yang digelar di Roazhon Park, Minggu malam (25/10/2026), Stade Rennais tampil perkasa dengan menghancurkan Strasbourg tiga gol tanpa balas. Kemenangan ini membawa Rennes ke puncak klasemen sementara dengan 16 poin dari delapan pertandingan, menggeser Lille dan Monaco yang hanya meraih hasil imbang, serta unggul dua poin atas PSG dan Lyon yang baru akan bertemu pada Senin malam.
Pertandingan rennes vs strasbourg sendiri sempat berjalan membosankan di setengah jam pertama. Kedua tim kesulitan menembus pertahanan lawan. Strasbourg sempat mengancam lebih dulu melalui Conrad Harder, namun tembakan kerasnya masih bisa ditepis Brice Samba. Charlie Cresswell juga tampil sigap di lini belakang Rennes, menghalau bola di dalam kotak penalti pada menit ke-26. Namun, Rennes akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34 lewat aksi Boulaye Dia yang memanfaatkan umpan terukur Przemyslaw Frankowski. Gol sempat dianulir karena dugaan offside, tetapi wasit mengesahkannya setelah melihat Jeyland Mitchell ikut mengcover bola.
Keunggulan Rennes berlipat empat menit berselang. Umpan silang Mahamadou Nagida diteruskan oleh Dia kepada Sebastian Szymanski, yang tanpa ragu melepaskan tembakan first-time ke gawang Filip Jorgensen. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Rennes semakin nyaman menguasai permainan. Szymanski kembali mencuri perhatian pada menit ke-61 dengan gol spektakuler: tendangan kaki kirinya dari jarak sekitar 25 meter melengkung indah dan masuk ke gawang setelah membentur mistar. Gol tersebut praktis mengunci kemenangan Rennes.
Strasbourg semakin terpuruk. Mereka sama sekali tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran di babak kedua. Kekalahan ini menjadi yang keempat berturut-turut bagi Racing, dan membuat mereka terpuruk di peringkat ke-16, hanya berjarak tipis dari zona degradasi. Pelatih Strasbourg, Hugo Oliveira, tampak kecewa dengan penampilan anak asuhnya. Sementara itu, pelatih Rennes Franck Haise patut berbangga karena mampu meracik tim tanpa bomber utamanya, Esteban Lepaul, yang cedera engkel.
Dalam laga rennes vs strasbourg ini, Szymanski menjadi bintang dengan dua golnya. Ia mendapat ovasi dari publik Roazhon Park, begitu pula Nagida yang tampil impresif musim ini. Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif Rennes yang baru saja menahan imbang Juventus di kompetisi Eropa. Bagi Strasbourg, hasil ini menambah catatan buruk: mereka belum pernah mencatat clean sheet dalam 16 laga terakhir di Ligue 1.
Kemenangan dalam rennes vs strasbourg ini punya arti penting bagi Rennes. Mereka kini mengoleksi 16 poin, unggul satu poin atas Lille dan Monaco, serta dua poin atas Lyon dan PSG. Klasemen sementara Ligue 1 pun semakin menarik karena sembilan tim teratas hanya terpaut empat poin. Rennes setidaknya akan bertahan di puncak hingga Senin malam, menunggu hasil laga besar antara PSG dan Lyon di Parc des Princes.
Pertandingan rennes vs strasbourg juga menyoroti performa apik Sebastian Szymanski. Gelandang asal Polandia itu mencetak dua gol, salah satunya gol indah yang menjadi sorotan media Prancis. Sementara itu, Strasbourg harus segera berbenah jika tidak ingin terus terpuruk. Pelatih Hugo Oliveira dituntut segera menemukan formula untuk membangkitkan semangat juang pemain, terutama di lini pertahanan yang tampak rapuh.
Dengan hasil ini, Rennes membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan dalam perebutan gelar juara Ligue 1 musim ini. Meski tanpa Lepaul, lini serang mereka tetap tajam berkat kontribusi pemain seperti Dia, Szymanski, dan Nagida. Strasbourg, di sisi lain, harus segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada laga berikutnya untuk menjauh dari zona merah.
Kesimpulannya, kemenangan 3-0 Rennes atas Strasbourg dalam laga rennes vs strasbourg tidak hanya membawa mereka ke puncak klasemen sementara, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Franck Haise. Sementara Strasbourg semakin terbenam di dasar klasemen dan perlu kerja keras untuk keluar dari krisis.
