Trent Alexander-Arnold Terpuruk di Real Madrid, Mbappe Buka Suara dan Liverpool Siap Menampung
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Nasib trent alexander-arnold di Real Madrid semakin tak menentu. Sejak bergabung dari Liverpool pada musim panas 2025, bek kanan asal Inggris itu gagal memenuhi ekspektasi dan kini menjadi pilihan ketiga di bawah asuhan Jose Mourinho. Situasi ini memicu spekulasi kembalinya sang pemain ke Anfield, dengan Liverpool dikabarkan siap menampungnya.
Menurut laporan TEAMtalk, reaksi internal Kylian Mbappe terhadap performa trent alexander-arnold akhirnya terungkap. Bintang asal Prancis itu disebut kecewa karena mantan bek Liverpool tersebut tidak mampu memberikan kontribusi berarti bagi Los Blancos. Mbappe, yang menjadi andalan di lini depan, berharap mendapat suplai bola akurat dari sisi kanan, namun hal itu jarang terwujud.
Di bawah Mourinho, posisi bek kanan kini diisi Federico Valverde yang aslinya gelandang, dan Denzel Dumfries yang didatangkan pada musim panas lalu. Dalam El Clasico melawan Barcelona akhir pekan lalu, Valverde kembali dipercaya sebagai bek kanan sebelum digantikan Dumfries. trent alexander-arnold baru masuk pada menit keempat injury time saat Madrid sudah unggul 2-1, sebuah indikasi jelas bahwa Mourinho belum mempercayainya.
Komentator La Liga, Terry Gibson, menyoroti momen saat Madrid mengalahkan Sevilla 4-1. Ia melihat kamera menyorot bangku cadangan yang memperlihatkan Dumfries dan trent alexander-arnold saling pandang. “Mereka seperti berkata, ‘Kupikir ini kompetisi kami’,” ujar Gibson. Bahkan Eder Militao, bek tengah, dipasang di posisi bek kanan pada akhir pertandingan.
Meski demikian, laporan Sports Illustrated menyebut trent alexander-arnold belum berencana hengkang. Pemain 28 tahun itu ingin bertahan dan berjuang merebut tempat di starting eleven. Kontraknya di Bernabeu masih tersisa lima tahun, dan ia bertekad membuktikan kualitasnya.
Di sisi lain, Liverpool dikabarkan membuka pintu bagi kepulangan trent alexander-arnold. Klub asal Merseyside itu masih memantau perkembangan situasi dan siap menawarkan tempat jika sang pemain memutuskan pulang. Namun, hingga kini belum ada pembicaraan resmi antara kedua klub.
Keputusan Mourinho dalam El Clasico menjadi bukti terbaru bahwa trent alexander-arnold masih jauh dari rencana utama sang pelatih. Dengan menit bermain yang minim, masa depannya di Madrid kian dipertanyakan. Jika kondisi ini berlanjut, kembalinya ia ke Liverpool bisa menjadi jalan keluar yang logis bagi semua pihak.
Real Madrid sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan trent alexander-arnold. Yang jelas, kompetisi di posisi bek kanan semakin ketat, dan sang pemain dituntut segera menunjukkan performa terbaiknya jika ingin bertahan.
