Dari Bali hingga Semarang: Geliat Olahraga Indonesia Makin Panas, Ada 37 Ribu Pelari hingga 7.999 Atlet Berlaga
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Dunia olahraga di Indonesia tengah menunjukkan geliat yang luar biasa dalam beberapa pekan terakhir. Mulai dari hadirnya destinasi olahraga modern di Bali, bergulirnya ajang bergengsi Jakarta Running Festival (JRF) 2026, hingga pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII, semuanya menegaskan bahwa minat masyarakat terhadap aktivitas fisik dan kompetisi semakin tinggi. Fenomena ini membuktikan olahraga bukan lagi sekadar hobi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Di Pulau Dewata, Island Sport Bali hadir sebagai salah satu sport destination yang menawarkan lebih dari sekadar pusat kebugaran biasa. Tempat ini menyediakan tiga kategori utama, yakni padel, golf, dan fitness, yang dapat disesuaikan dengan tujuan pengunjung, baik untuk berolahraga santai, meningkatkan kemampuan, maupun mengikuti kompetisi.
Untuk cabang padel, tersedia di seluruh cabang Island Sport. Pengunjung dapat menyewa lapangan bersama teman atau memanfaatkan fitur open match melalui aplikasi untuk bergabung dengan pertandingan yang dibuka pengguna lain. Selain itu, ada sesi Activities seperti Beginner Mix Americano, Silver Weekly Game, dan Silver Americano, serta pilihan Lesson berupa latihan privat hingga play with coach. Bagi yang ingin menguji kemampuan, tersedia Leagues untuk mendaftarkan tim dan bertanding melawan tim lain.
Sementara itu, olahraga golf tersedia di cabang Canggu dan Uluwatu. Melalui aplikasi, pengunjung dapat melihat pilihan aktivitas, mengikuti sesi latihan bersama pelatih, hingga mencari kompetisi. Adapun kelas fitness tersedia di cabang Canggu dan Cemagi dengan paket bervariasi, mulai dari Youth Athletics-8 Class Packs seharga Rp1,6 juta hingga paket latihan bersama pelatih selama tiga bulan seharga Rp17 juta. Durasi bermain padel tersedia 60 hingga 120 menit, sedangkan golf 60 atau 90 menit. Pemesanan dapat dilakukan lewat aplikasi dengan memilih menu reserve, cabang, tanggal, jenis olahraga, durasi, lalu menyelesaikan pembayaran.
Pemilihan perlengkapan juga menjadi perhatian penting dalam berolahraga. Bagi wanita berhijab, memilih outfit yang nyaman bukan hanya soal penampilan, tetapi juga mendukung performa tubuh. Pakaian dengan material breathable dan teknologi quick dry membantu menjaga sirkulasi udara serta meminimalisir iritasi kulit, sehingga fokus tetap terjaga selama latihan, mulai dari yoga hingga latihan beban.
Tak hanya soal fasilitas, asupan energi sebelum berolahraga juga krusial. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menyarankan makanan porsi besar dikonsumsi 2-3 jam sebelum aktivitas berat. Jika waktu tersedia hanya 30 menit, makanan ringan berkarbohidrat seperti roti atau buah menjadi pilihan. Ia menegaskan tubuh tetap membutuhkan asupan dan tidak dianjurkan berolahraga dengan perut benar-benar kosong. Senada dengan itu, dr Dimas Radithya Boedijono, SPOT (K), menjelaskan olahraga intensitas tinggi seperti maraton membutuhkan persiapan energi sebelumnya, meski untuk aktivitas ringan seseorang masih bisa berolahraga tanpa sarapan.
Di sisi kompetisi, Jakarta Running Festival 2026 yang digelar 22-25 Oktober di Jakarta menjadi magnet bagi para penghobi lari. Mengusung kategori 5K, 10K, 21K, dan 42K, event ini mendapat Gold Label dari World Athletics untuk kategori half marathon dan full marathon. Jumlah pelari melonjak dari 27 ribu menjadi 37 ribu peserta yang datang dari 48 negara. Pada kategori nasional, Robi Syianturi menjuarai pelari putra, sementara Odekta Naibaho tampil kuat di nomor half marathon. Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kategori 10K dan presenter olahraga Ibnu Jamil di kategori full marathon menambah semarak acara.
Sementara itu, Porprov Jawa Tengah XVII 2026 resmi dibuka Gubernur Ahmad Luthfi di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (25/10/2026). Ajang ini diikuti 7.999 atlet dari 35 kabupaten/kota dengan Semarang Raya sebagai tuan rumah. Menurut Ketua KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko, sejumlah cabang dipertandingkan di daerah lain karena kendala fasilitas, seperti balap sepeda track di velodrom Surakarta, aeromodeling di Bandara Ngloram Blora, dan senam artistik di Pati. Porprov diharapkan menjadi ajang konsolidasi persatuan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi UMKM, perhotelan, dan pariwisata di lima daerah tuan rumah.
Dari ragam peristiwa tersebut, terlihat jelas bahwa ekosistem olahraga Indonesia terus berkembang, mulai dari fasilitas modern, edukasi gizi, hingga event berskala internasional. Sinergi antara pemerintah, penyelenggara, dan masyarakat menjadi kunci agar semangat berolahraga tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi budaya yang menyehatkan dan produktif.
