Jaren Jackson Jr. Jadi Sorotan: Dari Memphis ke Utah, Kiprah Terbaru di Panggung NBA
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Nama jaren jackson jr. kembali mencuri perhatian di pentas NBA musim ini. Forward yang kini memperkuat Utah Jazz itu menjadi salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan setelah kepindahannya dari Memphis Grizzlies, dan performanya bersama tim barunya terus menjadi bahan perbincangan para pengamat basket. Dari laga pembuka yang penuh emosi di FedExForum hingga penampilan solid di Delta Center, jaren jackson jr. membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi salah satu big man paling berbahaya di liga.
Kepindahan jaren jackson jr. dari Memphis ke Utah terjadi pada 3 Februari 2026, mengakhiri pengabdiannya selama lebih dari delapan musim bersama Grizzlies. Laga pertamanya melawan mantan timnya pada Rabu malam waktu setempat menjadi momen yang penuh makna. Meski Jazz harus menelan kekalahan 103-123 di FedExForum, jaren jackson jr. tampil cukup efisien dengan mencetak 15 poin dari 6 dari 10 tembakan lapangan, meski harus keluar lapangan karena foul out setelah bermain 28 menit.
Yang membuat laga itu istimewa adalah sambutan para penggemar Grizzlies. Nama jaren jackson jr. disambut gemuruh sorakan dan standing ovation ketika diumumkan sebagai bagian dari starting lineup Utah Jazz. “Saya selalu akan merasakan emosi ketika kembali ke suatu tempat, karena kenangan pasti ada. Saya punya tugas dan tidak menjalankannya dengan baik. Harus pulang dan menyusun ulang,” ujarnya usai pertandingan.
Sebelum laga dimulai, Grizzlies juga menggelar penghormatan untuk mendiang Brandon Clarke yang meninggal pada Mei. Mengenai hal itu, jaren jackson jr. menyampaikan rasa harunya. “Ini berat. Dia saudaraku selamanya. Dia punya dampak besar bagi komunitas di sini. Videonya bagus, kenangan yang indah. Dia sahabatku yang selalu mengawasi kami,” tuturnya.
Bersama Utah Jazz, jaren jackson jr. langsung menunjukkan kualitasnya. Pada laga pembuka kandang melawan New Orleans Pelicans di Delta Center, ia mencatat 24 poin dan 10 rebound, membantu Jazz menang tipis 120-119. Rookie Darryn Peterson menjadi penentu lewat dua lemparan bebas dengan sisa 50,5 detik, sementara Keyonte George menambahkan 19 poin dan 10 asis serta Jaxson Hayes menyumbang 17 poin. Kemenangan itu membawa Jazz ke rekor 1-1 setelah kalah di laga pembuka musim di Memphis.
Namun, konsistensi jaren jackson jr. masih menjadi pekerjaan rumah. Dalam pertemuan melawan Los Angeles Lakers di Delta Center, ia kembali mencetak 20 poin, tetapi tidak cukup untuk menahan laju tim tamu. Lakers menang 132-123 berkat penampilan historis Luka Doncic yang membukukan 52 poin, 10 asis, delapan rebound, dan delapan tembakan tiga angka. Doncic menjadi pemain pertama dalam sejarah Lakers yang mencatat minimal 50 poin, 10 asis, lima rebound, dan lima tembakan tiga angka dalam satu pertandingan.
Selain Doncic, Austin Reaves menambahkan 29 poin untuk Lakers, sementara di kubu Jazz, Lauri Markkanen menjadi pencetak poin terbanyak dengan 28 poin, disusul Keyonte George dengan 24 poin, sembilan rebound, dan 10 asis. Ace Bailey menyumbang 17 poin dan 12 rebound. Jazz sebenarnya sempat unggul 18 poin pada kuarter kedua, tetapi gagal mempertahankannya hingga akhir laga.
Perjalanan jaren jackson jr. di NBA memang bukan hal baru. Sebelum hijrah ke Utah, ia sempat menjadi pilar penting Memphis Grizzlies bersama Ja Morant. Dalam sebuah laga melawan Atlanta Hawks pada Maret 2022, ia tercatat mencetak 15 poin dalam kekalahan Grizzlies 105-120, berbagi peran dengan Desmond Bane dan Dillon Brooks. Kini, dengan peran yang lebih besar di Jazz, ekspektasi terhadap jaren jackson jr. pun semakin tinggi.
Dari sisi taktik, kehadiran jaren jackson jr. memberi Utah Jazz dimensi baru di area pertahanan dan serangan. Kemampuannya mencetak poin dari dalam maupun luar, ditambah naluri memblok tembakan, menjadikannya aset berharga bagi pelatih. Kombinasinya dengan Markkanen dan George diharapkan mampu membawa Jazz bersaing lebih kompetitif di wilayah Barat yang terkenal ketat.
Secara keseluruhan, kiprah jaren jackson jr. musim ini menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain depan paling menarik untuk diikuti. Transisi dari Memphis ke Utah memang tidak selalu mulus, tetapi penampilan demi penampilan memperlihatkan bahwa ia mampu beradaptasi dan menjadi tumpuan tim barunya. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin namanya kembali masuk dalam perbincangan penghargaan individu di akhir musim.
