Amerika Serikat vs Meksiko Berakhir Rusuh: Kemenangan 3-0 Ternoda Kartu Merah dan Tamparan

Foto: Istimewa

Amerika Serikat vs Meksiko Berakhir Rusuh: Kemenangan 3-0 Ternoda Kartu Merah dan Tamparan

Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Pertandingan persahabatan bertajuk amerika serikat vs meksiko yang digelar di State Farm Stadium, Sabtu (3/10/2026) malam waktu setempat, berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Amerika Serikat. Namun, kemenangan tersebut ternoda oleh insiden keributan yang melibatkan pemain kedua tim, termasuk kartu merah dan aksi tamparan yang membuat laga berjalan panas.

Sejak awal pertandingan, tensi amerika serikat vs meksiko memang sudah terasa tinggi. Kedua tim yang dikenal sebagai rival abadi di kawasan CONCACAF ini tampil dengan intensitas tinggi. Amerika Serikat yang dilatih Mauricio Pochettino berhasil membuka keunggulan melalui gol Julian Hall pada menit ke-28. Keunggulan itu kemudian digandakan oleh Cavan Sullivan pada menit ke-62, sebelum Malik Tillman menutup pesta gol pada menit ke-84.

Namun, insiden memalukan terjadi pada pertengahan babak kedua. Bek Meksiko, Mateo Chavez, yang baru masuk sekitar 20 menit sebelumnya, terlibat perselisihan dengan gelandang Amerika Serikat, Sebastian Berhalter. Berawal dari pelanggaran Chavez terhadap Yunus Musah, Berhalter mendekati Chavez dan mendorongnya. Chavez merespons dengan menampar wajah Berhalter menggunakan kedua tangannya hingga pemain Amerika Serikat itu terjatuh ke tanah.

Wasit pun langsung mengeluarkan kartu merah untuk Chavez. Keputusan itu memicu keributan antarpemain dari kedua kubu. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, bahkan berlari ke lapangan bersama stafnya untuk memisahkan para pemain. Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi dalam rivalitas amerika serikat vs meksiko yang kerap berlangsung sengit.

Kemenangan 3-0 ini menjadi modal berharga bagi Amerika Serikat menjelang kompetisi yang akan datang. Sementara bagi Meksiko, kekalahan ini menjadi pukulan telak, terlebih dengan insiden kartu merah yang akan membuat Chavez absen di laga berikutnya. Laga amerika serikat vs meksiko kali ini kembali membuktikan bahwa pertemuan kedua tim selalu menyajikan drama dan ketegangan di luar urusan taktik dan strategi.

Di sisi lain, hasil ini juga menunjukkan performa solid Amerika Serikat di bawah asuhan Pochettino. Dengan kemenangan atas Meksiko, tim berjuluk The Stars and Stripes itu semakin percaya diri menyongsong turnamen-turnamen internasional. Sementara Meksiko harus segera berbenah dan menjaga disiplin pemainnya agar tidak terulang kembali insiden serupa di masa mendatang.

Pertandingan amerika serikat vs meksiko memang selalu menjadi laga yang dinanti, bukan hanya karena kualitas permainan, tetapi juga karena atmosfer rivalitas yang kental. Kali ini, kemenangan Amerika Serikat menjadi bukti dominasi mereka atas Meksiko dalam beberapa pertemuan terakhir. Namun, insiden tamparan yang dilakukan Chavez menjadi catatan hitam dalam laga tersebut.

Dengan hasil ini, Amerika Serikat sukses meraih kemenangan meyakinkan, sementara Meksiko harus menerima kenyataan pahit. Rivalitas amerika serikat vs meksiko akan terus menjadi salah satu laga paling menarik di kawasan Amerika Utara, dan setiap pertemuan selalu menyimpan cerita tersendiri.

Kesimpulannya, laga amerika serikat vs meksiko yang berakhir 3-0 untuk kemenangan Amerika Serikat tidak hanya menyoroti kualitas permainan, tetapi juga insiden keributan yang mencoreng sportivitas. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Amerika Serikat, sementara Meksiko harus segera memperbaiki diri, baik dari segi permainan maupun disiplin pemain.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Daily Mail, Media Kampung, BolaSkor, JawaPos.com, ANTARA, Kyodo News