Pertandingan Persahabatan Memanas: AS Hancurkan Meksiko 3-0, Berhalter Ditampar hingga Ancelotti Waspadai India

Foto: Istimewa

Pertandingan Persahabatan Memanas: AS Hancurkan Meksiko 3-0, Berhalter Ditampar hingga Ancelotti Waspadai India

Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | JAKARTA — Dunia sepak bola internasional kembali diwarnai berbagai drama dalam jadwal pertandingan persahabatan yang berlangsung sepanjang pekan ini. Mulai dari keributan di Amerika Serikat, persiapan Brasil di India, hingga kekacauan logistik Burkina Faso menjelang duel melawan Argentina, rangkaian laga uji coba tersebut menyajikan cerita yang jauh dari kata biasa.

AS Hancurkan Meksiko 3-0, Laga Berakhir Ricuh

Amerika Serikat mengalahkan Meksiko dengan skor 3-0 dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung panas di State Farm Stadium, Sabtu (3/10/2026) malam waktu setempat. Kemenangan itu ternoda keributan setelah bek Meksiko, Mateo Chavez, mendapat kartu merah akibat menampar wajah gelandang Amerika Serikat, Sebastian Berhalter.

Insiden bermula ketika Chavez melakukan pelanggaran terhadap Yunus Musah pada pertengahan babak kedua. Berhalter kemudian mendatangi Chavez dan mendorong pemain Meksiko tersebut hingga situasi di lapangan semakin memanas. Chavez merespons dengan menampar Berhalter menggunakan kedua tangannya hingga pemain Amerika Serikat itu terjatuh.

Wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Chavez yang baru sekitar 20 menit berada di lapangan. Keputusan tersebut memicu keributan antarpemain dari kedua kubu yang kemudian saling terlibat dalam ketegangan. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, bahkan berlari ke lapangan bersama stafnya untuk memisahkan para pemain. Kericuhan itu menambah daftar panjang kontroversi dalam rivalitas Amerika Serikat dan Meksiko yang kerap berlangsung sengit.

Ancelotti Minta Brasil Hormati India

Di sisi lain, Carlo Ancelotti mendesak skuad Brasil untuk menunjukkan rasa hormat penuh kepada India jelang pertandingan persahabatan di Salt Lake Stadium, Kolkata. Pelatih asal Italia itu menepis anggapan untuk menganggap enteng tuan rumah meski kriket mendominasi lanskap olahraga setempat.

Ancelotti menegaskan timnya tidak boleh meremehkan tuan rumah, meski sepak bola bukan olahraga utama di negara tersebut. Laga ini menandai pertandingan ketiga Brasil sejak tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, setelah imbang 1-1 dan menang 4-2 atas Australia.

“Kriket adalah bagian dari budaya mereka, sepak bola bukan olahraga yang paling penting. Tapi itu tidak berarti mereka tidak menyukai sepak bola. Kami senang berada di sini dan menunjukkan kualitas kami,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers prapertandingan.

Brasil sangat menghormati kemampuan tuan rumah untuk memberi kejutan, terutama setelah melihat India menahan tim Amerika Tengah, Panama, dengan skor imbang 1-1. “Kami menghormati kualitas tim India. Mereka meraih hasil imbang yang bagus melawan Panama,” tambahnya.

Kekacauan Logistik Burkina Faso Jelang Lawan Argentina

Ketidakpastian juga menyelimuti pertandingan persahabatan antara Argentina dan Burkina Faso. Burkina Faso telah mengamankan pesawat carter pada menit-menit terakhir menuju Buenos Aires, tetapi laga ekshibisi melawan tim asuhan Lionel Scaloni itu masih diselimuti ketidakpastian besar.

Penundaan perjalanan parah dari Maroko, ditambah kepergian sejumlah pemain dari skuad, telah membuat pertandingan akhir pekan ini kacau. Burkina Faso terjebak selama berhari-hari setelah penerbangan charter awal mereka pada 30 September tiba-tiba dibatalkan tanpa peringatan.

Jurnalis investigasi Romain Molina mengungkapkan bahwa beberapa pemain Burkina Faso menolak bepergian di tengah sengketa internal yang belum terselesaikan. Federasi Sepakbola Burkina Faso (FBF) juga merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi kendala logistik tersebut, yang memicu keraguan signifikan di dalam skuad.

Argentina Pesta Gol, Indonesia Fokus Laga Penentuan

Sementara itu, Argentina menunjukkan performa impresif dalam pertandingan persahabatan melawan Bolivia. Bermain di Estadio Mario Alberto Kempes, Kamis (1/10/2026) pagi WIB, Tim Tango menang telak 4-0. Lionel Messi tidak masuk dalam daftar susunan pemain, dan Argentina mengandalkan Lautaro Martinez serta Julian Alvarez di lini depan.

Argentina membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui Lautaro Martinez, lalu menggandakan skor lewat Nico Paz pada menit ke-29. Pasukan Lionel Scaloni terus mengendalikan permainan dan menambah gol pada babak kedua.

Di kawasan Asia Tenggara, Timnas Indonesia bersiap menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Meski bukan pertandingan persahabatan, duel ini tetap menyita perhatian mengingat rekor pertemuan kedua tim. Dari tujuh pertemuan, Indonesia meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir terjadi pada 1 Juni 2022 dalam laga persahabatan yang berakhir imbang 0-0 di Stadion si Jalak Harupat, Bandung.

Kesimpulan

Rangkaian pertandingan persahabatan pekan ini membuktikan bahwa laga uji coba tidak pernah kehilangan daya tariknya. Dari kericuhan di Amerika Serikat, kewaspadaan Ancelotti di India, kekacauan logistik Burkina Faso, hingga pesta gol Argentina, semuanya menunjukkan bahwa sepak bola selalu menghadirkan drama di luar maupun di dalam lapangan. Bagi tim-tim yang sedang membangun fondasi menuju turnamen besar, laga persahabatan tetap menjadi ajang penting untuk menguji kualitas, mentalitas, dan kedalaman skuad.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: Goal.com, detikSport, CNN Indonesia