FC Andorra Kembali Tumbang di Kandang, Burgos CF Curi Tiga Poin dalam Drama Lima Gol
Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | FC Andorra kembali harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Dalam laga pekan ke-11 LaLiga Hypermotion yang digelar di Estadio de la FAF, Encamp, Senin (26/10/2026) malam WIB, tim asuhan Carles Manso itu menyerah 2-3 dari Burgos CF. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi FC Andorra yang terus berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Burgos CF membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui Karrikaburu yang memanfaatkan bola rebound hasil sepakan bebas Curro yang gagal diantisipasi kiper Owono. Namun, FC Andorra merespons cepat. Empat menit berselang, Lautaro menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima bola muntahan dari kiper Cantero.
Keasyikan sendiri tak bertahan lama. Pada menit ke-17, Luengo kembali membawa Burgos CF unggul 2-1 melalui sundulan tanpa pengawalan setelah menerima umpan silang dari Llabrés. Skor berubah menjadi 1-3 pada menit ke-28 setelah wasit Daniel Miranda Bolaño menunjuk titik putih akibat handball yang dilakukan Martí Vilà. Curro yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang dan menaklukkan Owono.
FC Andorra sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-43. Kerja sama apik Sidibé dan Lautaro berujung pada umpan kepada Jordi Cano yang dengan tenang mencetak gol kelimanya di sepak bola profesional. Skor 2-3 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, FC Andorra tampil lebih agresif. Mereka mengurung pertahanan Burgos CF dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, kiper Cantero tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan usaha Carrique dan Spatz. Peluang terbaik didapat Lautaro de León yang tendangannya masih membentur tiang gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta.
Kekalahan ini membuat FC Andorra tertahan di peringkat ke-19 dengan koleksi 10 poin, sama dengan tim di batas zona aman. Ini merupakan kekalahan kedua beruntun dan kekalahan keempat dalam lima laga kandang terakhir. Sementara itu, Burgos CF naik ke posisi keenam dengan 20 poin, hanya terpaut satu poin dari zona play-off. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Burgos CF yang sedang menjalani jadwal padat.
Pelatih FC Andorra, Carles Manso, mengakui timnya kesulitan menembus rapatnya pertahanan Burgos CF di babak kedua. “Kami mendominasi, tetapi tidak bisa memanfaatkan peluang. Burgos bermain sangat pragmatis,” ujarnya usai laga. Sementara itu, pelatih Burgos CF, Sergio Francisco, memuji mentalitas anak asuhnya yang mampu bertahan dari gempuran tuan rumah.
Dengan hasil ini, FC Andorra wajib segera berbenah jika ingin menjauh dari ancaman degradasi. Konsistensi di kandang menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi tim berjuluk tricolor tersebut. Sementara Burgos CF semakin percaya diri menatap sisa musim dan berambisi kembali ke jalur play-off promosi.
