Al Ahli Jeddah Bangkit! Dua Bintang Pulih, Tiga Pilar Masih Terkapar Jelang Duel Panas Kontra Al Gharafa
Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Klub raksasa Arab Saudi, Al Ahli Jeddah, mendapat kabar gembira sekaligus tantangan besar menjelang laga krusial Liga Champions Asia Elite kontra Al Gharafa dari Qatar. Tim asal Kota Jeddah ini dipastikan kembali diperkuat dua pemain kuncinya, yakni kiper Edouard Mendy dan winger Wanderson Galeno, setelah keduanya lama menepi akibat cedera. Kembalinya kedua sosok tersebut menjadi suntikan tenaga besar bagi Al Ahli Jeddah yang tengah memburu posisi puncak di zona Barat kompetisi antarklub paling bergengsi se-Asia itu.
Laga antara Al Ahli Jeddah melawan Al Gharafa digelar di Alinma Stadium pada Senin malam, 26 Oktober 2026, pukul 23.00 waktu setempat. Pertandingan ini merupakan rangkaian pekan ketiga Liga Champions Asia Elite zona Barat. Kedua pemain yang baru pulih, Mendy dan Galeno, dilaporkan telah mengikuti sesi latihan secara penuh pada hari Minggu, sehari sebelum pertandingan. Meski demikian, pelatih kepala Marino Pusic belum memastikan apakah keduanya akan langsung diturunkan sejak menit awal.
Pusic diperkirakan baru akan mengambil keputusan akhir dalam pertemuan teknis beberapa jam sebelum kick-off, menyesuaikan dengan kebutuhan taktik tim. Di sisi lain, Al Ahli Jeddah masih menghadapi masalah serius lantaran absennya sejumlah pemain kunci. Bek asal Turki, Merih Demiral, serta Saleh Abu Al Shamat dan Nayef Masoud, masih menjalani program pengobatan dan rehabilitasi sehingga dipastikan tidak dapat diandalkan pada laga ini.
Demiral mengalami cedera pada persendian kaki saat sesi latihan menjelang pertandingan melawan Al Khaleej. Sementara itu, Saleh Abu Al Shamat absen pada dua laga terakhir karena cedera persendian bahu, dan Nayef Masoud masih dalam proses pemulihan dari cedera persendian kaki yang membuatnya melewatkan empat pertandingan liga sebelumnya. Kondisi ini memaksa staf pelatih memutar otak dalam meracik komposisi starting eleven.
Meski dihantui badai cedera, Al Ahli Jeddah tampil trengginas saat menghadapi Al Gharafa. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Pada menit keempat, Ivan Toney membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari Eduard Spertsyan. Gol cepat itu membuat kepercayaan diri para pemain Al Ahli Jeddah melesat dan mereka menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang dominan.
Sepanjang babak pertama, Al Ahli Jeddah menguasai bola hingga lebih dari 65 persen. Al Gharafa yang diasuh Pedro Martins tampak kesulitan mengembangkan permainan dan terpaksa melakukan sejumlah pelanggaran yang berbuah kartu kuning, mulai dari Fabricio Diaz hingga Hyun-Soo Jang. Kapten tim tamu juga melakukan dua pergantian pemain sebelum turun minum dengan memasukkan Yacine Brahimi dan Ayoub Al Oui demi menambah daya gedor.
Namun, keunggulan tuan rumah sempat sirna pada menit ke-53. Memanfaatkan umpan Saifeldeen Fadlalla, Florinel Coman berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan harapan Al Gharafa untuk mencuri poin di kandang lawan. Tekanan pun meningkat, tetapi Al Ahli Jeddah mampu menjaga fokus dan kembali mencetak gol kemenangan melalui Martins, sehingga laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Kemenangan ini membawa Al Ahli Jeddah merangsek ke posisi teratas klasemen zona Barat dengan koleksi tujuh poin, sementara Al Gharafa masih terpuruk tanpa poin dari tiga pertandingan dan menempati posisi ke-15 atau kedua dari bawah. Bagi Pedro Martins, ini menjadi kekalahan ketiga dalam tiga laga, sebuah catatan buruk yang menambah tekanan di kursi kepelatihan.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan kedalaman skuad Al Ahli Jeddah yang tetap kompetitif meski diterpa badai cedera. Kembalinya Mendy dan Galeno menjadi modal berharga bagi Pusic untuk merotasi pemain pada jadwal padat ke depan. Di sisi lain, manajemen tim diyakini akan terus memantau kondisi Demiral, Saleh Abu Al Shamat, dan Nayef Masoud agar dapat segera kembali memperkuat tim pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dengan modal tiga poin penuh dan tren positif, Al Ahli Jeddah kian percaya diri menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi Asia maupun domestik. Kemenangan atas Al Gharafa menjadi sinyal bahwa ambisi tim asal Jeddah untuk bersaing di level tertinggi benua Asia masih sangat terbuka lebar.
Penulis: Tri Widodo
Editor: Rudi Hamdani
Sumber Berita: Bisnisia.id, Goal.com, dan laporan pertandingan Liga Champions Asia Elite
