Beijing Guoan vs Jeonbuk Berakhir Dramatis 2-2, Jeonbuk Tertahan di Peringkat 10 ACLE
Kalimantan Update – 29 Oktober 2026 | Laga beijing guoan vs jeonbuk di Stadion Workers, Beijing, China, pada Selasa (27/10/2026) waktu setempat, berakhir dengan skor imbang 2-2 dalam pertandingan ketiga fase liga Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2026/2027. Hasil ini menjadi catatan penting bagi Jeonbuk Hyundai Motors yang gagal memetik kemenangan kedua, sekaligus memperlihatkan ketangguhan Beijing Guoan saat tampil di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan beijing guoan vs jeonbuk berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Jeonbuk yang dilatih Jung Jung-yong menurunkan Motta sebagai ujung tombak, didampingi Kim Seung-seop dan Lee Dong-jun di sektor sayap. Strategi itu langsung membuahkan hasil ketika Motta membuka keunggulan pada menit kedua melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Choi Woo-jin dari sisi kiri. Gol cepat tersebut sempat membuat tuan rumah tertekan, namun Beijing Guoan tidak butuh waktu lama untuk bangkit.
Pada menit ke-34 babak pertama, Beijing Guoan menyamakan kedudukan. Berawal dari situasi tendangan bebas, bola memantul tinggi di depan kotak penalti, lalu disundul dan mengarah kepada Jeremy Duziac yang menusuk ke ruang kosong di belakang pertahanan Jeonbuk. Kegagalan memenangi duel udara serta kurangnya fokus dalam memotong umpan menjadi penyebab gol tersebut. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, beijing guoan vs jeonbuk kembali menyajikan drama. Beijing Guoan mencetak gol kedua pada menit ke-7 babak kedua lewat Wang Gang yang menyelesaikan peluang dari jarak dekat setelah bola memantul ke titik penalti. Sebelumnya, kiper Song Beom-geun sempat melakukan penyelamatan luar biasa dalam situasi satu lawan satu, tetapi bola lepas dan Hwang Seung-jun gagal menyapu bersih. Kiper Song Beom-geun terlihat geram atas gol yang dinilainya frustrasi, sementara Hwang Seung-jun tertunduk menelan kekecewaan.
Jeonbuk tidak menyerah. Pada menit ke-19 babak kedua, tendangan sudut Kim Jin-gyu mengenai badan Kim Young-bin dan menggelinding ke belakang, lalu disambut Lee Young-je dengan tembakan setengah voli kaki kiri yang membobol gawang lawan. Setelah itu, Jeonbuk terus menekan dengan memasukkan Lee Seung-woo dan Kang Sang-yoon, tetapi hingga peluit panjang berbunyi, skor beijing guoan vs jeonbuk tetap 2-2.
Hasil imbang ini membuat Jeonbuk mengoleksi empat poin dari tiga laga (satu menang, satu imbang, satu kalah) dengan selisih gol minus satu. Posisi mereka berada di peringkat ke-10 dari 16 tim di wilayah timur. Sebelumnya, Jeonbuk mengalahkan Kashiwa Reysol dan tumbang di tangan Vissel Kobe, dua klub asal Jepang. Adapun Daejeon Hana Citizen juga mengoleksi empat poin dan berada di peringkat ke-9 karena unggul selisih gol, sementara Pohang Steelers masih tanpa poin di posisi ke-14 dan belum memainkan laga ketiga.
Format ACLE musim ini membagi 32 tim ke dalam dua wilayah, yaitu Asia Timur dan Asia Barat, masing-masing berisi 16 klub. Setiap tim memainkan delapan pertandingan, dan delapan tim teratas dari tiap wilayah berhak melaju ke babak 16 besar. Dengan demikian, hasil beijing guoan vs jeonbuk menjadi sinyal bahwa persaingan di wilayah timur sangat ketat dan setiap poin sangat berarti.
Pada laga lain di wilayah timur, Johor Darul Ta’zim (JDT) menghancurkan Port FC dengan skor 3-0 di Stadion Sultan Ibrahim, Gelang Patah, Malaysia. Gol kemenangan JDT dicetak Jonathan Silva, Bergson, dan Juan Diego Molina Martinez alias Stoichkov. Kemenangan itu membawa JDT naik ke peringkat kedua klasemen sementara wilayah timur dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul tujuh poin atas Port FC yang berada di posisi ke-15 tanpa poin. Sementara itu, Shanghai Port takluk 2-3 dari Cong An Ha Noi, dan Al Quwa Al Jawiya mengalahkan Pakhtakor 1-0.
Di wilayah barat, Al Shamal mencatat sejarah dengan mengalahkan raksasa Arab Saudi Al Hilal 3-1 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar. Riyad Mahrez menjadi bintang dalam kemenangan debutan turnamen tersebut, dengan gol-gol dari Wesley Said, Baghdad Bounedjah, dan Mohamed Ali Ben Romdhane, sedangkan Al Hilal sempat menyamakan kedudukan lewat Salem Al Dawsari. Hasil itu membawa Al Shamal ke peringkat keenam dengan lima poin, terpaut satu poin dari Al Hilal di posisi kelima. Shabab Al Ahli juga menjaga rekor sempurna setelah menang 2-0 atas Esteghlal FC, sedangkan Ratchaburi menahan imbang Kashiwa Reysol 0-0.
Secara keseluruhan, laga beijing guoan vs jeonbuk memperlihatkan bahwa kekuatan tim Asia Timur kian merata. Jeonbuk harus segera memperbaiki kelemahan dalam duel udara dan antisipasi umpan terobosan jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. Di sisi lain, Beijing Guoan membuktikan diri sebagai lawan tangguh di kandang. Dengan delapan laga tersisa di fase liga, persaingan menuju delapan besar wilayah timur dipastikan akan berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir.
