Kalimantan Update – 31 Oktober 2026 | Laga pelicans vs kings pada Kamis malam waktu setempat menjadi momen pembuktian bagi New Orleans Pelicans. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Pelicans akhirnya mengunci kemenangan pertama mereka di musim ini dengan skor meyakinkan 132-120 atas Sacramento Kings. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuka manis bagi pelatih baru Jamahl Mosley yang sebelumnya belum merasakan kemenangan bersama tim barunya.
Bintang muda Jeremiah Fears tampil sebagai motor serangan dengan mencatat 22 poin, 13 assist yang merupakan rekor tertinggi dalam kariernya, serta delapan rebound. Penampilan gemilang Fears di lini belakang menjadi kian krusial karena Pelicans harus kehilangan Jordan Poole yang masih dibekap cedera pergelangan kaki dan Dejounte Murray yang tengah mendampingi kelahiran anaknya. Duet Zion Williamson dan Trey Murphy III turut memberi dukungan berarti dengan masing-masing menyumbang 22 dan 18 poin.
Williamson tampil sangat efisien sepanjang pertandingan. Ia mencetak 22 poin lewat tembakan 10 dari 12 dari lapangan, dan seluruh tembakan yang masuk itu lahir dari dalam area terlarang. Dominasi di dalam paint menjadi salah satu kunci keberhasilan Pelicans vs kings kali ini. Tak hanya itu, bangku cadangan New Orleans juga menjadi pembeda besar dengan mencetak 41 poin berbanding hanya delapan poin dari para pemain pengganti Sacramento.
Darius Acuff Jr. Bersinar di Kubu Kings
Di sisi lain, Sacramento Kings sebenarnya memiliki penampilan individu yang mencolok dari rookie Darius Acuff Jr. Ia menorehkan 34 poin, angka tertinggi dalam karier mudanya, plus 12 assist. Sayangnya, gemilangnya Acuff Jr. tak cukup untuk menyelamatkan Kings dari kekalahan. Domantas Sabonis yang datang ke laga ini sebagai pemimpin papan rebound NBA dengan rata-rata 16,5 per pertandingan hanya mampu mengemas 15 rebound dan tujuh assist, sembari mencatat tujuh turnover.
Masalah turnover memang menjadi momok bagi Sacramento sepanjang pertandingan. Tim asuhan pelatih ini kehilangan bola sebanyak 25 kali, sebuah angka yang sangat merugikan dan kerap dimanfaatkan Pelicans untuk melancarkan serangan balik cepat. Dalam konteks pelicans vs kings, efisiensi penguasaan bola menjadi faktor penentu yang membedakan kedua tim malam itu.
Jalannya Pertandingan
Pelicans sebenarnya sempat tertinggal sebelum akhirnya berbalik unggul. Setelah dua lemparan bebas Murphy membuat kedudukan menjadi 55-54 dengan sisa waktu 1 menit 45 detik di babak pertama, New Orleans tidak pernah lagi tertinggal. Mereka menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 63-61. Memasuki kuarter ketiga, Pelicans meledak lewat rentetan 16-2 yang dipimpin enam poin dari Williamson dan lima poin dari Murphy, sehingga jarak keunggulan melebar dan pertandingan praktis di luar jangkauan Kings.
| Statistik Kunci | Pelicans | Kings |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 132 | 120 |
| Poin Bangku Cadangan | 41 | 8 |
| Turnover | – | 25 |
| Top Skor | Fears & Williamson (22) | Acuff Jr. (34) |
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Pelicans yang tengah membangun identitas baru di bawah arahan Mosley. Kombinasi pengalaman Williamson, kreativitas Fears, dan kontribusi solid dari bangku cadangan menjadi fondasi yang menjanjikan. Sementara itu, Kings harus segera membenahi masalah menjaga bola sebelum menghadapi Memphis di laga tandang berikutnya pada Sabtu malam. Bagi Sacramento, duel pelicans vs kings ini menjadi pelajaran berharga bahwa talenta individu semata tak cukup tanpa disiplin dalam penguasaan bola.
Dengan hasil ini, pelicans vs kings menutup pekan dengan catatan yang bertolak belakang bagi kedua tim. Pelicans merayakan kemenangan perdana yang mereka harapkan menjadi titik balik musim, sedangkan Kings dipaksa kembali ke ruang ganti dengan pekerjaan rumah besar. Malam itu, efisiensi dan kedalaman skuad berbicara lebih lantang daripada sekadar nama besar di atas kertas.
