Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi, Jangan Sepelekan UVA!

Foto: Istimewa

Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi, Jangan Sepelekan UVA!

Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi kembali ditegaskan oleh dr. Ayman Alatas, Sp.M.K. dalam sebuah pernyataan resmi pada Sabtu (3/10/2026). Pakar mikrobiologi ini mengingatkan bahwa masyarakat tetap memerlukan perlindungan tabir surya meski beraktivitas di dalam ruangan. Penegasan tersebut didasari oleh fakta bahwa radiasi sinar ultraviolet A (UVA) serta pancaran cahaya tampak masih dapat menembus kaca bangunan perkantoran dan berpotensi memicu penuaan dini pada kulit. Penggunaan tabir surya kerap kali dinilai hanya menjadi kebutuhan saat seseorang beraktivitas di luar gedung secara langsung, padahal anggapan itu tidak sepenuhnya benar.

Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi menjadi topik yang semakin relevan di era kerja hybrid seperti sekarang. Banyak orang menghabiskan lebih dari delapan jam di depan komputer, sering kali tanpa sadar terkena paparan sinar matahari dari jendela. dr. Ayman menjelaskan bahwa radiasi UVA dapat memicu pembentukan radikal bebas yang merusak kolagen dan elastin. Akibatnya, kulit menjadi lebih cepat keriput, muncul bintik-bintik hitam, dan kehilangan elastisitasnya.

Selain UVA, cahaya tampak berenergi tinggi atau high-energy visible (HEV) light juga menjadi perhatian. Cahaya biru yang dipancarkan layar gadget dan lampu LED disebut dapat memperparah hiperpigmentasi. Meski efeknya tidak sekuat UV, paparan jangka panjang di ruangan tertutup tetap perlu diwaspadai. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya dengan spektrum luas yang melindungi dari UVA, UVB, dan HEV menjadi langkah bijak.

Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi juga didukung oleh data bahwa kulit tetap memproduksi melanin sebagai respons terhadap stres oksidatif. Produksi melanin berlebih dapat menyebabkan warna kulit tidak merata. dr. Ayman merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA+++ setiap hari, bahkan saat berada di dalam ruangan. Aplikasi ulang setiap dua hingga tiga jam tetap dianjurkan, terutama jika ruangan memiliki jendela besar atau pencahayaan buatan yang intens.

Berikut beberapa tips memilih dan menggunakan tabir surya untuk aktivitas dalam ruangan:

  • Pilih tabir surya spektrum luas dengan SPF 30-50 dan PA+++ hingga PA++++.
  • Gunakan tekstur ringan seperti gel atau lotion agar tidak lengket dan nyaman di kulit.
  • Aplikasikan 15-20 menit sebelum beraktivitas, termasuk sebelum duduk di depan komputer.
  • Jangan lupa area leher, telinga, dan punggung tangan yang sering terpapar.
  • Gunakan juga kacamata anti-UV saat berada dekat jendela untuk melindungi mata.
  • Kombinasikan dengan pelembap yang mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Dalam sebuah tabel sederhana, berikut perbandingan jenis sinar dan dampaknya pada kulit:

Jenis Sinar Kemampuan Menembus Kaca Dampak pada Kulit
UVB Tidak Sunburn, kanker kulit
UVA Ya Penuaan dini, keriput, hiperpigmentasi
HEV (cahaya biru) Ya Stres oksidatif, pigmentasi

Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi tidak hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan kulit jangka panjang. dr. Ayman menambahkan bahwa kerusakan akibat UVA bersifat kumulatif dan sulit diperbaiki. Oleh karena itu, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Kesadaran akan pentingnya tabir surya dalam ruangan perlu ditanamkan sejak dini, terutama bagi generasi muda yang banyak beraktivitas di depan layar.

Selain itu, faktor lingkungan seperti polusi udara dalam ruangan juga dapat memperburuk kondisi kulit. Partikel polutan yang menempel pada kulit bersama paparan sinar UVA dapat memicu peradangan dan mempercepat penuaan. Menggunakan tabir surya yang mengandung antioksidan seperti vitamin C dan E dapat membantu menetralkan dampak buruk tersebut. Dengan demikian, perlindungan kulit tidak cukup hanya mengandalkan pelembap biasa.

Kesimpulannya, pandangan bahwa tabir surya hanya diperlukan di luar ruangan adalah keliru. Pentingnya Tabir Surya Dalam Ruangan Menurut Pakar Mikrobiologi harus menjadi perhatian semua orang, terutama pekerja kantoran dan pengguna gadget. Melindungi kulit dari UVA dan cahaya tampak adalah investasi jangka panjang untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Mulailah membiasakan diri menggunakan tabir surya setiap hari, di mana pun Anda berada.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak