Pemberantasan Narkoba di Kampung Bahari Harus Dibarengi Penataan Lingkungan dan Kesadaran Warga
Kalimantan Update – 04 November 2026 | Upaya Pemberantasan Narkoba Perlu Diikuti Penataan Lingkungan dan Penguatan Kesadaran Masyarakat menjadi pesan tegas yang disampaikan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat meninjau operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/2026). Menurutnya, penyisiran dan penegakan hukum saja tidak cukup untuk membebaskan kawasan yang dikenal sebagai Kampung Narkoba tersebut dari jerat peredaran barang haram. Diperlukan langkah berkelanjutan yang menyentuh kondisi lingkungan sekaligus kehidupan sosial warga agar kawasan itu tidak kembali menjadi lokasi aktivitas ilegal.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda menyusuri kawasan permukiman padat di sekitar rel kereta api. Ia menemukan sejumlah bangunan yang diduga dimanfaatkan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba. Temuan itu menjadi dasar penegasannya bahwa Pemberantasan Narkoba Perlu Diikuti Penataan Lingkungan dan Penguatan Kesadaran Masyarakat, bukan sekadar operasi sesaat yang berhenti setelah aparat meninggalkan lokasi.
Koordinasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Kapolda mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pihak perkeretaapian mengenai kemungkinan penataan kawasan di sekitar jalur rel. Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, dengan tetap memperhatikan kondisi permukiman serta kehidupan masyarakat setempat.
“Penataan lingkungan sosial inilah yang perlu kerja sama sekaligus penyadaran masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penataan kawasan tidak hanya menyangkut pembenahan fisik, tetapi juga membangun kepedulian warga untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Karena itu, upaya pencegahan perlu melibatkan masyarakat serta memperhatikan aktivitas warga yang menjalankan mata pencaharian secara sah. Kepolisian, lanjutnya, tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, pihak perkeretaapian, dan pemangku kepentingan lain menjadi bagian penting dari proses penataan.
Harapan besar disematkan pada kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Dengan begitu, kawasan Kampung Bahari diharapkan berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata, aman, dan tidak lagi dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba. Prinsip Pemberantasan Narkoba Perlu Diikuti Penataan Lingkungan dan Penguatan Kesadaran Masyarakat pun menjadi fondasi agar hasil operasi tidak sia-sia.
Barang Bukti Narkotika hingga Senjata Api Diamankan
Operasi di kawasan tersebut digelar oleh aparat gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Metro Jakarta Utara, serta instansi terkait. Kegiatan dilaksanakan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), diawali dengan apel kesiapan personel gabungan di wilayah Jakarta Utara.
Dari hasil operasi, petugas menemukan berbagai barang yang diduga merupakan narkotika dan obat-obatan terlarang, antara lain:
- Sabu
- Ekstasi
- Ganja
- Happy Five
- Cartridge yang diduga mengandung etomidate
Selain itu, petugas mengamankan sejumlah barang lain berupa senjata api, amunisi, senjata tajam, dan airsoft gun. Ditemukan pula mesin, timbangan, serta catatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran maupun produksi narkotika. Terhadap orang-orang yang diamankan, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi peran dan keterkaitan masing-masing dengan barang bukti yang ditemukan. Polisi juga mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
| Kategori Barang Bukti | Rincian |
|---|---|
| Narkotika dan obat terlarang | Sabu, ekstasi, ganja, Happy Five, cartridge etomidate |
| Senjata | Senjata api, amunisi, senjata tajam, airsoft gun |
| Peralatan | Mesin, timbangan, catatan transaksi |
Melindungi Generasi Muda
Operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk menekan peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba, khususnya generasi muda. Melalui sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat, Polda Metro Jaya terus memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah Jakarta. Penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Hingga kini, proses pemeriksaan dan pendalaman masih berlangsung, dan kepolisian akan menyampaikan perkembangan hasil operasi setelah proses verifikasi serta penyidikan lebih lanjut.
Yang tak kalah penting, keberhasilan operasi harus dijaga melalui pembinaan berkelanjutan. Edukasi bahaya narkoba, pemberdayaan ekonomi warga, serta perbaikan tata ruang permukiman menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi besar tersebut. Tanpa itu, kawasan rawan narkoba berpotensi kembali menjadi titik peredaran baru.
Dengan demikian, penegasan bahwa Pemberantasan Narkoba Perlu Diikuti Penataan Lingkungan dan Penguatan Kesadaran Masyarakat bukan sekadar retorika. Ia adalah peta jalan yang menuntut kerja bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan warga. Hanya dengan kolaborasi itulah Kampung Bahari dapat benar-benar bertransformasi menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, sekaligus menjadi contoh bagi penanganan kawasan rawan serupa di berbagai daerah lain.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Sukardi
Sumber Berita: Humas Polri / Updatekaltim.com
