Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Karnaval Budaya Warnai Peringati Hari Anak Nasional ke-42 di HSU menjadi sorotan utama ketika ratusan anak dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memadati gedung H Abdul Wahid, Selasa (6/10/2026) pagi. Antusiasme luar biasa terlihat sejak awal acara, di mana para pelajar tampil mengenakan beragam busana daerah dan kostum kreatif, menciptakan pemandangan penuh warna yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Selatan.
Pemerintah Kabupaten HSU melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. Momen Karnaval Budaya Warnai Peringati Hari Anak Nasional ke-42 di HSU bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.
Visi HSU Bangkit Dimulai dari Anak
Bupati HSU H Sahrujani dalam sambutannya menyampaikan bahwa mewujudkan visi HSU Bangkit tidak hanya melalui pembangunan fisik semata. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini menjadi fondasi utama yang tidak bisa diabaikan. Pemenuhan gizi, pencegahan stunting, serta perlindungan anak dari narkoba, kekerasan, perundungan, dan dampak negatif teknologi menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Anak-anak harus mendapat ruang mengembangkan bakat, kreativitas, dan prestasi secara optimal. Status Kabupaten Layak Anak pun harus benar-benar nyata, bukan sekadar di atas kertas, melainkan terwujud di lingkungan aman dan mendukung di seluruh desa dan kecamatan,” kata Bupati Sahrujani dengan tegas.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Karnaval Budaya Warnai Peringati Hari Anak Nasional ke-42 di HSU menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali sejauh mana hak-hak anak telah terpenuhi di wilayah tersebut.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Ketua TP PKK HSU Hj Murniati, Bunda PAUD HSU Mayang Melanie, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala SKPD, guru, wali murid, serta para pelajar. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.
Mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan tahun ini dimeriahkan dengan karnaval, Senam Anak Indonesia Hebat, tarian daerah, seni musik, dan beragam pertunjukan kreativitas anak lainnya. Setiap penampilan mendapat sambutan hangat dari para hadirin, menciptakan suasana penuh keceriaan dan kebanggaan.
Bupati juga mengajak para orangtua, pendidik, seluruh SKPD, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pemenuhan gizi, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan anak. Di era digital yang serba cepat ini, perhatian, bimbingan moral, dan nilai keagamaan menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Pesan untuk Generasi Penerus
Kepada para anak-anak, Bupati berpesan agar rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga akhlak yang baik. “Kalian adalah harapan dan masa depan HSU yang akan meneruskan pembangunan daerah,” ujarnya penuh harap.
Berikut sejumlah agenda yang mewarnai peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di HSU:
- Karnaval budaya dengan busana daerah dan kostum kreatif
- Senam Anak Indonesia Hebat secara massal
- Penampilan tarian daerah khas Kalimantan Selatan
- Pertunjukan seni musik dan kreativitas anak
- Sosialisasi hak-hak anak dan pencegahan stunting
Peringatan Karnaval Budaya Warnai Peringati Hari Anak Nasional ke-42 di HSU yang juga diisi dengan karnaval budaya kali ini menjadi momentum penguatan tekad bersama menciptakan lingkungan ramah anak. Harapannya, lahir generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter menuju terwujudnya Hulu Sungai Utara Berkeadilan, Unggul, dan Kreatif.
Komitmen Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten HSU menegaskan bahwa upaya perlindungan anak tidak berhenti pada peringatan seremonial semata. Berbagai program lintas sektor terus digulirkan untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas pendidikan, kesehatan, dan rasa aman. Status Kabupaten Layak Anak yang disandang HSU menjadi tanggung jawab moral untuk terus diwujudkan dalam praktik nyata di lapangan.
Melalui Karnaval Budaya Warnai Peringati Hari Anak Nasional ke-42 di HSU, pesan tentang pentingnya perlindungan anak disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan melibatkan partisipasi langsung anak-anak. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menanamkan kesadaran sejak dini, baik bagi anak maupun orang dewasa di sekitarnya.
Sebagai penutup, peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Hulu Sungai Utara menjadi cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun generasi penerus yang tangguh. Kolaborasi semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas, menjadi kunci utama. Dengan lingkungan yang aman, mendukung, dan penuh kasih sayang, anak-anak HSU dapat tumbuh optimal dan siap menyongsong masa depan gemilang.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan

