Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Perhatian publik sepak bola nasional kembali tertuju pada perkembangan ranking FIFA Indonesia terbaru setelah Timnas Garuda menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Meski berhasil mengangkat trofi bergengsi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam, posisi Indonesia dalam daftar peringkat dunia belum mengalami perubahan signifikan. Skuad asuhan John Herdman itu masih bertahan di peringkat 117 dunia berdasarkan perhitungan sementara yang dirilis usai turnamen.
Kemenangan dramatis atas Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2, setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu, memang memberikan tambahan poin bagi Indonesia. Namun, tambahan tersebut tidak cukup untuk mendongkrak posisi Garuda ke peringkat yang lebih tinggi. Berdasarkan sistem penilaian FIFA, kemenangan lewat adu penalti tidak dihitung sebagai kemenangan dalam waktu normal, sehingga Indonesia hanya memperoleh tambahan 3,35 poin, bukan 5,85 poin seperti yang sempat diprediksi sebelum pertandingan.
Dengan tambahan tersebut, total poin Timnas Indonesia kini menjadi 1.166,50, naik dari sebelumnya 1.163,15. Meski demikian, posisi Indonesia di peringkat 117 dunia masih belum beranjak. Media Vietnam, Soha, turut menyoroti fenomena ini dan menyebut bahwa hasil adu penalti tidak memberikan dampak besar terhadap peringkat FIFA. Laporan tersebut menegaskan bahwa Indonesia hanya menerima tambahan poin kecil, sehingga posisinya tetap stagnan di peringkat yang sama.
Menariknya, persaingan di sekitar peringkat 117 justru semakin ketat. Kazakhstan, yang sebelumnya berada di peringkat 116, harus puas bermain imbang 2-2 melawan Kepulauan Faroe pada matchday keempat UEFA Nations League C 2026 di Astana Arena. Hasil imbang ini membuat poin Kazakhstan berkurang 0,39, sehingga total poin mereka menjadi 1.166,26 dan posisinya melorot ke peringkat 117, bersaing ketat dengan Indonesia. Sementara itu, Tanzania berada di peringkat 115 dengan 1.166,82 poin, Kenya di peringkat 114 dengan 1.168,67 poin, dan Libya di peringkat 113 hanya unggul sekitar 2,5 poin dari Indonesia.
Perkembangan ranking FIFA Indonesia terbaru ini menunjukkan bahwa Garuda berada di ambang pintu untuk menyalip sejumlah rivalnya. Dengan beberapa hasil yang menguntungkan di pertandingan internasional mendatang, Indonesia berpeluang besar naik ke peringkat yang lebih baik. Pelatih John Herdman sendiri telah membawa perubahan signifikan sejak ditunjuk pada Januari 2026. Saat itu, Indonesia berada di peringkat 122 dunia dengan koleksi 1.145 poin. Kini, posisi Indonesia naik lima tingkat menjadi peringkat 117 pada Oktober 2026.
Perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia patut diapresiasi. Debutnya di FIFA Series 2026 dimulai dengan kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, meski kemudian kalah 0-1 dari Bulgaria. Kemenangan atas Mozambique dan Oman dalam laga uji coba berikutnya berhasil menaikkan posisi Indonesia ke peringkat 118 dengan 1.157 poin. Setelah tampil di Piala AFF 2026, posisi Indonesia sempat stagnan di peringkat 118, sebelum akhirnya naik satu tingkat ke posisi 117 usai FIFA ASEAN Cup 2026.
Pembaruan resmi FIFA dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026. Posisi Indonesia saat ini masih bersifat sementara dan dapat berubah dalam pengumuman resmi tersebut. Namun, capaian ini tetap menjadi modal berharga bagi Skuad Garuda untuk terus meningkatkan performa di kancah internasional.
Berikut adalah data perbandingan poin dan peringkat sejumlah negara yang bersaing ketat dengan Indonesia:
| Negara | Peringkat | Poin |
|---|---|---|
| Kenya | 114 | 1.168,67 |
| Tanzania | 115 | 1.166,82 |
| Kazakhstan | 117 | 1.166,26 |
| Indonesia | 117 | 1.166,50 |
| Libya | 113 | 1.169,00 (estimasi) |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa selisih poin antara Indonesia dan Kazakhstan sangat tipis, hanya 0,24 poin. Sementara dengan Tanzania, Indonesia hanya tertinggal 0,32 poin. Artinya, satu kemenangan saja di pertandingan internasional berikutnya bisa mengangkat posisi Indonesia ke peringkat yang lebih tinggi.
Media Vietnam juga mencatat bahwa tidak ada satu pun dari negara-negara di sekitar peringkat Indonesia yang terlalu jauh tertinggal. Bahkan Libya yang berada di peringkat 113 hanya unggul sekitar 2,5 poin dari tim asuhan John Herdman. Dengan beberapa hasil yang menguntungkan, Indonesia dapat dengan mudah menyalip satu atau lebih rivalnya.
Pencapaian Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan gelar yang telah lama dinantikan di level senior. Kemenangan atas Thailand tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memberikan tambahan poin berharga bagi peringkat FIFA. Meski belum mampu mengangkat posisi secara signifikan, torehan ini menjadi fondasi penting untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Ke depan, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi sejumlah pertandingan internasional yang bisa menjadi peluang emas untuk mendongkrak ranking FIFA Indonesia terbaru. Dengan performa apik di bawah asuhan John Herdman, optimisme publik sepak bola nasional tentu semakin tinggi. PSSI dan seluruh stakeholder diharapkan terus mendukung perkembangan tim agar mampu bersaing di level Asia dan dunia.
Secara keseluruhan, meski belum naik peringkat, posisi Indonesia di peringkat 117 dunia merupakan hasil yang patut disyukuri. Perjalanan masih panjang, dan peluang untuk terus merangkak naik masih terbuka lebar. Yang terpenting, konsistensi dan kerja keras seluruh elemen tim harus terus dijaga. Dengan begitu, bukan tidak mungkin Indonesia akan segera menembus peringkat 100 besar dunia dalam waktu dekat.

