Kalimantan Update – 03 Oktober 2026 | Laga france vs italy dalam ajang UEFA Nations League 2026/2027 akan tersaji di Stade de France, Paris, pada Jumat (2/10/2026) pukul 19.45 waktu setempat. Duel klasik antara dua raksasa sepak bola Eropa ini menjadi sorotan utama Matchday 3 Grup A1, terlebih karena Prancis harus kehilangan Kylian Mbappe akibat cedera lutut.
Prancis saat ini memuncaki klasemen Grup A1 dengan raihan 7 poin dari tiga pertandingan. Les Bleus memulai kampanye dengan kemenangan tipis 1-0 atas Turki dan Belgia, sebelum akhirnya bermain imbang 1-1 melawan Italia pada laga yang sedang berlangsung. Di bawah asuhan Zinedine Zidane, Prancis menunjukkan performa solid meski tanpa Mbappe. Zidane, yang baru menangani timnas senior, berhasil membawa perubahan taktis dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan kecepatan Michael Olise dan kreativitas Rayan Cherki.
Sementara itu, Italia yang dilatih kembali oleh Roberto Mancini, berada di posisi ketiga dengan 4 poin. Gli Azzurri sempat menelan kekalahan 0-2 dari Belgia, namun bangkit dengan menghancurkan Turki 4-1. Mancini kembali untuk menstabilkan tim setelah kegagalan di Piala Dunia. Ia mengandalkan formasi 4-3-3 dengan duet Esposito bersaudara—Sebastiano dan Francesco Pio—serta Moise Kean di lini depan. Lini belakang Italia diperkuat oleh Gianluigi Donnarumma, Alessandro Bastoni, dan Riccardo Calafiori.
Pertandingan france vs italy berjalan sengit. Babak pertama berakhir 0-0. Pada menit 55, Michael Olise membuka keunggulan Prancis setelah menerima assist dari Rayan Cherki. Namun, Italia membalas pada menit 68 melalui gol Alessandro Bastoni dari luar kotak penalti. Hingga menit 84, kedudukan masih 1-1. Beberapa peluang tercipta, termasuk penyelamatan gemilang Donnarumma atas tembakan Adrien Rabiot, serta sundulan Kean yang masih membentur mistar gawang.
Ketiadaan Mbappe menjadi pukulan telak bagi Prancis. Penyerang Real Madrid itu mengalami cedera saat melawan Turki. Sebagai gantinya, Zidane mengandalkan Ousmane Dembele sebagai kapten dan Desire Doue di lini serang. Di kubu Italia, Mancini melakukan rotasi dengan memasukkan Nicolo Barella dan Andrea Vergara pada menit 62, serta Doumbia dan Maldini pada menit 80.
Duel france vs italy ini merupakan pertemuan ke-42 sepanjang sejarah. Sebelumnya, kedua tim terakhir bertemu di final Piala Dunia 2006 yang dimenangkan Italia melalui adu penalti. Kini, dengan skuad muda dan taktik baru, kedua tim berusaha membuktikan dominasi di Eropa.
Bagi Prancis, kemenangan akan memperkokoh posisi di puncak klasemen dan hampir memastikan tiket ke perempat final. Sedangkan Italia butuh poin untuk menjaga peluang lolos. Hasil imbang 1-1 ini membuat persaingan di Grup A1 semakin ketat. Belgia yang menang 3-0 atas Turki kini menguntit dengan 6 poin.
Secara keseluruhan, laga france vs italy menampilkan intensitas tinggi dan taktik jitu dari kedua pelatih. Meski tanpa Mbappe, Prancis tetap berbahaya. Italia menunjukkan perlawanan gigih. Hingga peluit panjang, kedua tim harus puas berbagi angka. Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim menjelang sisa pertandingan Nations League.
Penulis: Andi Pratama
Editor: Siti Rahma
Sumber: BBC Sport, Sports Illustrated, Football Italia, detikJateng

