Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Tim nasional Spanyol berhasil menaklukkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas babak grup UEFA Nations League yang digelar di Stadion Poljud, Split, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket ke perempat final, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan La Roja menjadi 42 pertandingan. Pertandingan berjalan sengit sejak awal, dengan tuan rumah Kroasia tampil agresif dan membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Ivan Perisic pada menit ke-17. Spanyol Tundukkan Kroasia 2 1 di UEFA Nations League menjadi headline utama di berbagai media olahraga internasional.
Kroasia yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampil percaya diri. Mereka menekan lini pertahanan Spanyol dengan serangan cepat dari sayap. Gol Perisic berawal dari umpan silang akurat yang tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh barisan belakang Spanyol. Kiper Unai Simon harus memungut bola dari gawangnya, dan Stadion Poljud bergemuruh menyambut keunggulan tuan rumah. Spanyol mencoba merespons, namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk Kroasia tetap bertahan.
Di babak kedua, pelatih Luis de la Fuente melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Mikel Merino. Keputusan ini terbukti jitu. Merino langsung memberikan energi baru di lini tengah Spanyol. Pada menit ke-61, ia mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola rebound di kotak penalti Kroasia. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Spanyol semakin mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Puncaknya, pada menit ke-88, Mikel Merino kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kemenangan itu lahir dari kerja sama apik antar pemain Spanyol yang berhasil menembus pertahanan Kroasia. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memastikan Spanyol Tundukkan Kroasia 2 1 di UEFA Nations League dan melaju ke perempat final dengan status juara grup.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengapresiasi daya juang para pemainnya yang mampu keluar dari tekanan tinggi tim lawan di sepanjang laga. “Saya sangat bangga dengan karakter tim ini. Mereka tidak pernah menyerah meskipun tertinggal lebih dulu. Mikel Merino masuk dan mengubah permainan, tetapi ini adalah kemenangan seluruh tim,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan di semua kompetisi. Rekor tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola modern. Spanyol Tundukkan Kroasia 2 1 di UEFA Nations League juga menegaskan posisi La Roja sebagai salah satu tim yang difavoritkan untuk meraih gelar juara.
Bagi Kroasia, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Meskipun tampil dominan di babak pertama, mereka gagal mempertahankan keunggulan. Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menyatakan bahwa timnya kehilangan konsentrasi di babak kedua. “Kami bermain baik selama 45 menit pertama, tetapi sepak bola dimainkan selama 90 menit. Spanyol memanfaatkan peluang dengan baik,” kata Dalic.
Analisis pertandingan menunjukkan bahwa Spanyol unggul dalam penguasaan bola dengan 63 persen berbanding 37 persen milik Kroasia. Spanyol juga menciptakan 15 tembakan, dengan 7 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Kroasia hanya memiliki 8 tembakan, 3 di antaranya tepat sasaran. Data ini menunjukkan efektivitas Spanyol dalam memanfaatkan peluang, terutama di babak kedua.
Mikel Merino menjadi pahlawan kemenangan dengan dua golnya. Gelandang Real Sociedad itu masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak signifikan. Performa impresifnya ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu gelandang terbaik Spanyol saat ini.
Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke perempat final UEFA Nations League dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka akan menghadapi lawan tangguh di babak berikutnya. Sementara Kroasia harus menerima kenyataan tersingkir dari kompetisi ini. Spanyol Tundukkan Kroasia 2 1 di UEFA Nations League akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis di babak grup.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti kualitas dan mentalitas juara yang dimiliki Spanyol. Rekor 42 pertandingan tanpa kekalahan adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi. Dengan performa seperti ini, Spanyol berpotensi besar untuk meraih gelar juara UEFA Nations League. Namun, perjalanan masih panjang dan tantangan semakin berat. Yang jelas, Spanyol Tundukkan Kroasia 2 1 di UEFA Nations League telah menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Spanyol.

