Swiss vs Makedonia Utara: Kemenangan Telak 3-0, Swiss Semakin Tak Terbendung
Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Pertandingan Swiss vs Makedonia Utara dalam ajang UEFA Nations League 2026 berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah Swiss. Bermain di Stadion Thermoplan Arena, Lucerne, Selasa (6/10/2026) waktu setempat, Swiss tampil dominan dan tidak memberikan kesempatan bagi Makedonia Utara untuk berkembang. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Swiss di puncak klasemen Grup B1 dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, sementara Makedonia Utara masih terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Sejak awal laga, Swiss langsung mengambil inisiatif menyerang. Fabian Rieder membuka keunggulan pada babak pertama melalui gol yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Makedonia Utara. Tidak lama berselang, Johan Manzambi menggandakan skor dengan penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Dan Ndoye kemudian melengkapi kemenangan Swiss dengan gol ketiga yang memastikan tiga poin tetap berada di Lucerne. Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Swiss yang telah meraih empat kemenangan beruntun di Grup B1.
Di pertandingan lain yang juga digelar pada hari yang sama, Slovenia berhasil membalikkan keadaan saat bertandang ke Stadion Hampden Park, Glasgow, menghadapi Skotlandia. Skotlandia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ryan Christie. Namun, Slovenia tidak menyerah. Aljosa Matko menyamakan kedudukan, sebelum Danijel Sturm mencetak gol kemenangan 2-1. Hasil ini membuat Slovenia menempati peringkat kedua dengan tujuh poin, unggul tiga poin atas Skotlandia yang berada di posisi ketiga.
Kemenangan Swiss atas Makedonia Utara menegaskan kualitas sepak bola mereka di kancah Eropa. Dalam laga Swiss vs Makedonia Utara ini, lini tengah Swiss yang dikomandoi oleh Rieder dan Manzambi mampu mengontrol permainan dengan baik. Ndoye yang masuk sebagai penyerang juga menunjukkan ketajamannya. Sementara itu, Makedonia Utara masih belum menemukan performa terbaiknya dan terus menjadi juru kunci grup.
Berikut adalah klasemen sementara Grup B1 UEFA Nations League setelah pertandingan Selasa (6/10):
| Posisi | Tim | Poin | Main |
|---|---|---|---|
| 1 | Swiss | 12 | 4 |
| 2 | Slovenia | 7 | 4 |
| 3 | Skotlandia | 4 | 4 |
| 4 | Makedonia Utara | 0 | 4 |
Pertandingan Swiss vs Makedonia Utara juga menjadi sorotan karena penampilan impresif Dan Ndoye yang mencetak gol dan terus mengancam pertahanan lawan. Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku puas dengan performa timnya. “Kami bermain disiplin dan efisien. Tiga gol cukup untuk meraih kemenangan, tetapi kami masih bisa meningkatkan penyelesaian akhir,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Dengan hasil ini, Swiss semakin dekat ke babak berikutnya. Mereka akan menghadapi tantangan berat dari Slovenia dan Skotlandia di sisa pertandingan. Sementara Makedonia Utara harus segera bangkit jika ingin menghindari degradasi ke Liga C. Kemenangan telak ini juga menjadi modal berharga bagi Swiss dalam persiapan menghadapi turnamen besar berikutnya.
Secara keseluruhan, laga Swiss vs Makedonia Utara menunjukkan perbedaan kelas antara kedua tim. Swiss yang diperkuat pemain-pemain berkualitas dari liga top Eropa mampu mendominasi jalannya pertandingan. Makedonia Utara yang lebih banyak bertahan masih kesulitan menembus lini pertahanan rapat Swiss. Kemenangan ini pun memperpanjang rekor sempurna Swiss di Grup B1.
Dalam pertandingan lain, Kazakhstan bermain imbang 2-2 melawan Kepulauan Faroe, Kroasia kalah 1-2 dari Spanyol, Moldova dihancurkan Slovakia 0-4, Luksemburg takluk 0-2 dari Bulgaria, Belarus menang 1-0 atas Finlandia, Albania mengalahkan San Marino 2-1, Estonia bermain 0-0 dengan Islandia, Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko, dan Swiss sendiri menang 3-0 atas Makedonia Utara. Seluruh hasil ini menjadi bagian dari matchday keempat UEFA Nations League.
Dengan performa yang terus meningkat, Swiss berpeluang besar untuk lolos ke putaran final. Dukungan suporter di Thermoplan Arena juga menjadi faktor tambahan yang memotivasi para pemain. Makedonia Utara harus segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa di sisa pertandingan. Kompetisi masih panjang, tetapi tekanan semakin besar bagi tim-tim yang berada di zona bawah.
Penulis: Syaifullah, Oktavianus A
Editor: Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: ANTARA, Balipost
