Arab Saudi vs Uni Emirat Arab: Green Falcons Juara Piala Teluk 2026 Usai Penantian 22 Tahun

Foto: Istimewa

Arab Saudi vs Uni Emirat Arab: Green Falcons Juara Piala Teluk 2026 Usai Penantian 22 Tahun

Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | Pertandingan final Piala Teluk Arab ke-27 yang mempertemukan arab saudi vs uni emirat arab berakhir dramatis di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Arab Saudi sukses mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-0, Selasa (6/10) waktu setempat. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun bagi tuan rumah untuk kembali meraih gelar juara Piala Teluk.

Duel arab saudi vs uni emirat arab berjalan sengit sejak menit awal. Tampil di hadapan lebih dari 62.800 penonton yang memadati stadion, Green Falcons langsung mengambil inisiatif serangan. Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, menerapkan formasi baru dengan menempatkan tiga pemain di lini tengah, yakni Abdullah Al-Khaibari, Mohamed Kanno, dan Nasser Al-Dawsari. Strategi ini terbukti efektif untuk menguasai pertandingan.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-11 melalui aksi Hammam Al-Hammami. Berawal dari tendangan sudut Saleh Abu Al-Shamat yang sempat dihalau lini pertahanan UEA, bola jatuh ke kaki Al-Hammami di luar kotak penalti. Pemain sayap Al-Shabab itu berbalik badan dan melepaskan tembakan keras yang sempat membentur Bruno sebelum melewati kiper Khalid Eissa. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Arab Saudi.

Hanya dua menit berselang, tuan rumah menggandakan keunggulan. Bek kiri Moteb Al-Harbi mengalirkan bola kepada Al-Hammami dalam situasi transisi. Sang pemain menarik lini pertahanan UEA jauh ke wilayah mereka sendiri sebelum mengirimkan umpan kepada Nasser Al-Dawsari. Nasser kemudian melepaskan umpan terobosan presisi ke jalur pergerakan Feras Al-Brikan, yang dengan sempurna menuntaskan peluang menjadi gol kedua malam itu.

Uni Emirat Arab berusaha keras memperkecil ketertinggalan. Mereka terus menekan dan sempat dihadiahi penalti pada menit ke-38. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah peninjauan VAR. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Arab Saudi tidak berubah.

Kemenangan ini memastikan Arab Saudi mencatatkan rekor tidak kebobolan sepanjang turnamen. Ini merupakan gelar Piala Teluk keempat bagi Arab Saudi dan yang pertama sejak tahun 2004. Prestasi ini juga menjadi jawaban atas kekecewaan setelah tersingkir lebih awal di Piala Dunia tahun ini.

Pelatih Uni Emirat Arab, Zlatko Dalic, menurunkan komposisi terbaiknya dengan Khalid Essa di bawah mistar gawang, serta Ruben Felipe, Lucas Pimenta, Alaa Eldin Zuhair, dan Marcus Meloni di lini pertahanan. Sementara itu, lini serang UEA diperkuat oleh Nicolas Gimenez, Guilherme da Silva, dan Ousmane Camara. Meski tampil agresif, UEA kesulitan menembus pertahanan rapat Arab Saudi.

Final arab saudi vs uni emirat arab ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi kedua pelatih, tetapi juga momen bersejarah bagi penggemar sepak bola Asia Barat. Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, penuh gengsi, dan disiarkan secara langsung melalui berbagai saluran televisi serta platform live streaming.

Kemenangan Arab Saudi atas Uni Emirat Arab dalam final Piala Teluk 2026 menegaskan dominasi Green Falcons di kawasan Asia Barat. Gelar ini menjadi hadiah manis bagi tuan rumah setelah penantian 22 tahun, sekaligus menutup turnamen dengan catatan impresif tanpa kebobolan. Bagi UEA, kekalahan ini menjadi evaluasi berharga untuk menghadapi kompetisi mendatang. Duel arab saudi vs uni emirat arab akan selalu menjadi laga penuh gengsi yang dinanti para pecinta sepak bola.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

Sumber Berita: detikSport, MINA, PortalMadura.com, Bisnisia.id, BP2MI Sultra