Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox, Raih IPK 3,99 dan Predikat Wisudawan Terbaik

Foto: Istimewa

Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox, Raih IPK 3,99 dan Predikat Wisudawan Terbaik

Kalimantan Update – 03 Oktober 2026 | Suaralandak.co.id – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Indonesia. Farid Azhar, lulusan Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Tidar (Untidar), berhasil menyelesaikan studinya tanpa skripsi dan meraih predikat wisudawan terbaik periode ke-75. Pencapaian ini menjadi sorotan karena ia memanfaatkan gim Roblox sebagai media pembelajaran matematika. Kisah Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox ini membuktikan bahwa jalur publikasi ilmiah dapat menjadi alternatif skripsi yang efektif.

Farid menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 9 bulan 8 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Ia tidak menempuh jalur skripsi konvensional, melainkan melalui publikasi ilmiah terindeks Sinta 2. Artikel ilmiahnya berjudul “Development Of Geoarcala Roblox Game Integrating Ethnomathematics Of Magelang Temples To Enhance Critical Thinking Ability”. Karya tersebut mengintegrasikan materi geometri dengan pengenalan candi-candi di Magelang, Jawa Tengah.

Gagasan ini berawal dari tingginya minat anak sekolah terhadap permainan daring Roblox. Farid melihat peluang untuk menyisipkan nilai edukasi ke dalam gim yang digemari generasi muda. Ia kemudian mengembangkan Geoarcala, sebuah gim Roblox yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengajarkan konsep matematika dan budaya lokal. Uji coba dilakukan kepada siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Salaman, Kabupaten Magelang.

Menggabungkan Matematika, Budaya, dan Teknologi

Dalam artikel ilmiahnya, Farid menjelaskan bahwa Geoarcala dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Gim ini menggabungkan unsur etnomatematika, yaitu pendekatan matematika yang dikaitkan dengan budaya setempat. Candi-candi di Magelang, seperti Candi Borobudur dan Candi Mendut, dijadikan konteks dalam soal-soal geometri yang harus diselesaikan pemain.

Keberhasilan Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox ini juga tidak lepas dari bimbingan dosen dan dukungan kampus. Untidar memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memilih jalur publikasi ilmiah sebagai pengganti skripsi, asalkan memenuhi standar kualitas dan terindeks Sinta 2. Farid pun berhasil memenuhi syarat tersebut dengan baik.

Respons Positif dari Dunia Pendidikan

Prestasi Farid mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untidar menyatakan bahwa inovasi seperti ini perlu didorong. “Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Apa yang dilakukan Farid adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk pendidikan,” tuturnya.

Guru dan siswa SMP Negeri 1 Salaman juga memberikan respons positif. Mereka merasa terbantu dengan adanya gim Geoarcala. Salah satu siswa mengaku lebih mudah memahami materi geometri karena disajikan dalam bentuk permainan. “Belajar jadi tidak membosankan. Saya jadi ingin tahu lebih banyak tentang candi-candi di Magelang,” ujarnya.

Ke depan, Farid berencana mengembangkan Geoarcala lebih lanjut. Ia ingin menambahkan lebih banyak konten matematika dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan gim ini akan digunakan secara luas di sekolah-sekolah. Kisah Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox diharapkan menginspirasi mahasiswa lain untuk berinovasi.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meskipun demikian, jalur publikasi ilmiah bukan tanpa tantangan. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan menulis akademik yang baik dan memahami metodologi penelitian. Selain itu, proses review di jurnal terindeks membutuhkan waktu dan ketelitian. Namun, Farid membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja keras, hambatan tersebut dapat diatasi.

Pencapaian Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox ini juga membuka diskusi tentang relevansi skripsi di era digital. Banyak pihak menilai bahwa publikasi ilmiah atau proyek inovatif bisa menjadi alternatif yang setara. Universitas-universitas lain di Indonesia mulai melirik opsi serupa, meskipun tetap dengan pengawasan ketat.

Farid berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal baru. “Jangan terpaku pada satu metode. Manfaatkan teknologi dan peluang yang ada. Yang penting adalah niat untuk belajar dan berkontribusi,” pungkasnya.

Dengan prestasi ini, Farid Azhar telah menorehkan sejarah baru di Untidar. Ia tidak hanya lulus tanpa skripsi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Gim Roblox yang ia kembangkan menjadi bukti bahwa belajar matematika bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Mahasiswa Untidar Lulus Tanpa Skripsi Lewat Gim Roblox akan dikenang sebagai terobosan inspiratif di dunia pendidikan Indonesia.

Penulis: Redaksi Suaralandak
Editor: Tim Editor Suaralandak

Sumber Berita: Suaralandak.co.id

Tags: