Botafogo vs Vasco: Kekalahan Pahit di Nilton Santos, Dua Pemain Dilarikan ke Rumah Sakit

Foto: Istimewa

Botafogo vs Vasco: Kekalahan Pahit di Nilton Santos, Dua Pemain Dilarikan ke Rumah Sakit

Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Duel bertajuk botafogo vs vasco dalam lanjutan Campeonato Brasileiro Serie A 2026 berakhir dengan cerita pahit bagi tuan rumah. Bermain di Estádio Nilton Santos, Rio de Janeiro, pada Rabu malam (7/10/2026), Botafogo menyerah 1-2 dari Vasco da Gama pada laga pekan ke-29 yang berlangsung dramatis. Kekalahan ini tidak hanya memperpanjang mimpi buruk tim tuan rumah, tetapi juga meninggalkan korban dari sisi kesehatan pemain.

Pertandingan botafogo vs vasco sejatinya berjalan sesuai skenario yang diinginkan tim tamu. Vasco mengambil inisiatif sejak menit awal dan menekan pertahanan Botafogo. Cuiabano, Lescano, dan Thiago Mendes bergantian mengancam, namun kiper Gabriel Batista tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Sayangnya, tembok terakhir Botafogo itu akhirnya jebol pada menit ke-27. Berawal dari serangan balik cepat, Bruno Duarte menerima umpan Thiago Mendes, menusuk ke kotak penalti, lalu melepas bola kepada Lescano yang tanpa kesulitan menaklukkan Batista.

Memasuki babak kedua, petaka kembali menghampiri tuan rumah. Baru lima menit berjalan, Colidio memenangkan bola di area pertahanan lawan dan menyodorkan umpan matang kepada David. Striker Vasco itu melepaskan tembakan dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Colidio hampir menambah gol ketiga andai sepakannya tidak membentur mistar gawang.

Botafogo sempat membangkitkan asa pada menit ke-15 lewat tendangan bebas indah Alex Telles yang bersarang di sudut gawang tanpa mampu dijangkau Léo Jardim. Tiquinho Soares bahkan sempat mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir, tetapi wasit menganulirnya karena offside yang terdeteksi sistem semi-otomatis. Gol Thiago Mendes untuk Vasco juga bernasib sama. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.

Dua Pemain Botafogo Dilarikan ke Rumah Sakit

Di balik kekalahan tersebut, kabar lebih mengkhawatirkan datang dari tim medis. Bek Arthur Chaves dan bek kanan Vitinho harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami trauma dalam laga panas botafogo vs vasco. Arthur Chaves menderita cedera pada area panggul dan perut pada menit-menit akhir pertandingan, saat Botafogo sudah menghabiskan seluruh jatah pergantian pemain. Ia terpaksa bertahan di lapangan hingga laga usai, membuat timnya bermain dengan sepuluh orang.

Sementara itu, Vitinho mengalami trauma pada bagian leher. Meski demikian, pihak klub memastikan sang pemain tidak menunjukkan gejala gegar otak. Ia ditarik keluar pada menit ke-34 babak kedua dan digantikan Mateo Ponte. Keduanya kini telah mendapatkan perawatan intensif dan dinyatakan stabil.

“Kedua pemain sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan dalam kondisi stabil. Mereka akan menjalani evaluasi lanjutan di CT Lonier,” demikian pernyataan resmi klub melalui Núcleo de Saúde e Performance (NSP).

Sorotan Debut Ziyech dan Kritik Tajam Media

Meski timnya kalah, penampilan debut Hakim Ziyech sebagai starter mendapat perhatian luas. Gelandang serang berusia 33 tahun itu dinilai menjadi motor di lini tengah Botafogo. Media Brasil mencatat bahwa Ziyech bermain sedikit lebih ke depan dan kerap berada dekat dengan striker Arthur Cabral. Hanya dengan satu sentuhan bola, ia mampu membuat pertahanan Vasco kebingungan.

Ziyech mendapat nilai 7 dari sejumlah pengamat, bersama Batista dan Alex Telles sebagai pemain terbaik Alvinegro malam itu. Namun, pujian individual itu tidak menutupi kritik keras terhadap performa kolektif tim. Sejumlah kolumnis menilai tidak ada gunanya merekrut nama besar seperti Ziyech jika tim di lapangan tidak mampu mencetak gol, tidak menciptakan peluang, dan tampil buruk dalam penyelesaian akhir.

Dampak Klasemen dan Tekanan untuk Tite

Hasil dari laga botafogo vs vasco ini membawa konsekuensi besar bagi kedua tim. Vasco meraih kemenangan ketiga beruntun dan kini mengoleksi 34 poin, naik ke posisi ke-14 serta menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, Botafogo tetap tertahan di peringkat ke-13 dengan 35 poin, hanya berjarak empat angka dari Internacional yang menghuni zona merah.

Tim Posisi Poin
Botafogo 13 35
Vasco da Gama 14 34
Internacional (zona degradasi) 17 31

Tekanan kini menumpuk pada pelatih Tite yang belum meraih satu pun kemenangan sejak menangani tim. Dua laga yang sudah dilaluinya berakhir dengan kekalahan, masing-masing dari Mirassol 0-2 dan dari Vasco 1-2. Secara keseluruhan, Botafogo telah melalui tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan di semua kompetisi. Terakhir kali mereka menang di liga adalah pada 26 Juli 2026, ketika mengalahkan Cruzeiro 1-0 di kandang lawan.

Selanjutnya, Botafogo akan bertandang ke markas Coritiba pada Senin (12/10/2026). Partisipasi Arthur Chaves dan Vitinho dalam laga krusial itu masih menjadi tanda tanya besar dan akan bergantung pada hasil evaluasi medis lanjutan di CT Lonier.

Kesimpulan

Duel botafogo vs vasco menyisakan luka ganda bagi tuan rumah. Kekalahan 1-2 memperpanjang puasa kemenangan Botafogo sekaligus memperkeruh posisi mereka di papan klasemen, yang kini hanya terpaut empat poin dari zona degradasi. Debut mengesankan Ziyech menjadi satu-satunya cahaya di tengah kelamnya performa tim, sementara kondisi Arthur Chaves dan Vitinho menambah beban bagi Tite yang masih mencari kemenangan pertamanya. Bagi Vasco, tiga poin ini menjadi modal berharga untuk terus menjauh dari ancaman degradasi dan menjaga momentum positif di paruh akhir musim.

Penulis: Syaifullah | Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

Sumber Berita: Esporte News Mundo, Goal.com, Gazeta Esportiva, Coluna do Léo Pereira, Vaskipedia