Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas, 86 Korban Lapor Polisi
Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas yang mencuat ke publik. Aktris Kirana Larasati resmi menghentikan segala kegiatan promosi dan mengakhiri kerja sama profesionalnya dengan perusahaan Nellava. Keputusan ini diambil setelah muncul dugaan penipuan investasi emas dan perak yang merugikan puluhan konsumen. Langkah tegas tersebut dilakukan setelah keluhan dari para pembeli mencuat, sementara 86 korban telah melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri dengan perkiraan kerugian mencapai Rp25 miliar.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media sosialnya dan dikutip detikcom pada 11 Oktober 2026, Kirana menjelaskan bahwa pemutusan kontrak diproses melalui kuasa hukumnya pada 18 September 2026. Ia juga membantah terlibat dalam pengelolaan operasional perusahaan maupun transaksi konsumen. Kirana menyebut hubungan profesionalnya dengan perusahaan tersebut berlangsung selama sekitar dua bulan. Ia menyatakan tidak menangani pengelolaan dana pelanggan, transaksi jual beli, pengiriman barang, ataupun pengembalian dana.
Kronologi dan Latar Belakang
Kasus ini bermula dari banyaknya laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh investasi emas dan perak yang ditawarkan oleh Nellava. Perusahaan tersebut diduga menjanjikan keuntungan besar dari investasi logam mulia, namun pada praktiknya para investor tidak menerima barang atau pengembalian dana sesuai kesepakatan. Sejumlah korban kemudian melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada awal Oktober 2026. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.
Kirana Larasati sendiri mengaku baru mengetahui adanya masalah tersebut setelah para korban menyampaikan keluhan. Ia merasa nama baiknya ikut tercemar karena pernah menjadi brand ambassador perusahaan itu. Oleh karena itu, ia segera mengambil langkah hukum dengan memutus kontrak kerja sama. “Saya tidak ingin nama saya dikaitkan dengan tindakan yang tidak saya lakukan,” ujar Kirana dalam pernyataannya.
Tanggapan Kuasa Hukum dan Pihak Terkait
Kuasa hukum Kirana Larasati, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa kliennya telah beritikad baik untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum. Mereka juga menegaskan bahwa Kirana tidak pernah menerima dana dari konsumen atau terlibat dalam transaksi jual beli emas dan perak. Pihak Nellava hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan penipuan tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Beberapa saksi telah dimintai keterangan, termasuk sejumlah korban dan mantan karyawan perusahaan. Polisi juga tengah menelusuri aliran dana investasi yang diduga tidak sesuai dengan perjanjian.
Dampak bagi Publik dan Industri
Kasus Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas ini menjadi sorotan publik. Banyak pengamat menilai bahwa selebriti yang menjadi brand ambassador harus lebih berhati-hati dalam memilih perusahaan yang diajak kerja sama. Mereka juga mendesak adanya regulasi yang lebih ketat terkait investasi emas dan perak agar tidak ada lagi korban berjatuhan.
Di sisi lain, para korban berharap kasus ini segera tuntas dan uang mereka dapat kembali. Mereka mengaku telah menyetorkan dana dalam jumlah besar, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp25 miliar.
Langkah Hukum dan Imbauan
Hingga kini, proses hukum terus berjalan. Bareskrim Polri telah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tidak wajar. Mereka juga meminta korban lain yang belum melapor untuk segera melapor.
Kirana Larasati melalui pernyataannya menegaskan bahwa ia akan kooperatif jika diperlukan dalam penyelidikan. Ia juga berharap kasus ini tidak mempengaruhi kariernya di dunia hiburan. “Saya percaya hukum akan membuktikan bahwa saya tidak terlibat,” tuturnya.
Kesimpulan
Kasus Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas menjadi pelajaran penting bagi publik dan selebriti. Kerja sama dengan perusahaan investasi harus disertai dengan due diligence yang ketat. Sementara itu, para korban terus menuntut keadilan dan pengembalian dana mereka. Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan memberikan efek jera bagi pelaku penipuan. Dengan demikian, kasus ini juga menegaskan bahwa Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas adalah langkah yang tepat untuk menjaga integritasnya.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
