BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026, Kerahkan 500 Relawan dan Mesin Botol Otomatis
Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, perseroan menghadirkan inisiatif BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026 yang menyasar pengelolaan limbah secara menyeluruh selama rangkaian balapan berlangsung. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap terselenggaranya event olahraga internasional yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Program yang diberi nama Waste Management Warriors Mandalika ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Tidak kurang dari 500 relawan dikerahkan untuk melakukan pengumpulan, pemilahan, serta pengangkutan sampah di sejumlah titik strategis di kawasan sirkuit dan area penyelenggaraan. Kehadiran para relawan ini menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kawasan yang setiap hari dipadati ribuan penonton dari dalam maupun luar negeri.
Selain mengandalkan tenaga manusia, BRI juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung modern. Fasilitas tersebut meliputi truk pengangkut sampah, tempat sampah terpilah, papan petunjuk lokasi pembuangan, hingga mesin pengumpul botol plastik otomatis atau Reverse Vending Machine (RVM). Mesin canggih ini ditempatkan di area VIP Deluxe dan area Festival, dua zona yang diprediksi menghasilkan volume sampah botol plastik paling tinggi selama gelaran MotoGP.
Keberadaan Reverse Vending Machine menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Mesin ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan botol plastik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif penonton melalui pendekatan yang interaktif. Dengan begitu, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari pengalaman menonton yang menyenangkan dan bertanggung jawab.
Program BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026 juga diperkuat dengan kampanye YokKitaGAS. Kampanye ini bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya para penggemar balap, tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memilah sampah sejak dari sumbernya. Melalui pesan-pesan yang mudah dipahami, BRI mengajak seluruh elemen yang hadir di Mandalika untuk menjadi bagian dari solusi permasalahan sampah, bukan sekadar penonton yang meninggalkan tumpukan limbah.
Pendekatan yang dilakukan BRI mencerminkan strategi pengelolaan sampah yang menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Berikut sejumlah komponen utama dalam program tersebut:
- Pengumpulan sampah di titik-titik keramaian oleh 500 relawan terlatih.
- Pemilahan sampah organik dan anorganik untuk memudahkan proses daur ulang.
- Pengangkutan sampah menggunakan truk khusus menuju fasilitas pengolahan.
- Penyediaan tempat sampah terpilah dan papan petunjuk di area strategis.
- Pemasangan Reverse Vending Machine di area VIP Deluxe dan Festival.
- Kampanye edukasi lingkungan YokKitaGAS kepada pengunjung.
Kegiatan ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menempatkan aspek lingkungan sebagai prioritas. Ajang MotoGP memang menjadi magnet bagi wisatawan dan berdampak besar pada perekonomian daerah, namun tanpa pengelolaan yang tepat, lonjakan jumlah pengunjung berpotensi menimbulkan masalah serius, terutama soal sampah. Karena itu, kehadiran program BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026 menjadi jawaban atas tantangan tersebut.
Dari sisi citra, keterlibatan BRI dalam pengelolaan sampah MotoGP Mandalika 2026 memperkuat posisi perseroan sebagai institusi keuangan yang peduli terhadap isu sosial dan lingkungan. TJSL BRI Peduli bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan alam. Program ini juga menjadi contoh bagaimana sebuah event berskala internasional dapat diselenggarakan dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.
Bagi masyarakat sekitar Mandalika, program ini membawa manfaat langsung berupa lingkungan yang lebih bersih dan sehat selama perhelatan berlangsung. Sementara bagi para penggemar MotoGP, kehadiran fasilitas pengelolaan sampah yang memadai menciptakan kenyamanan tersendiri. Mereka dapat menikmati jalannya balapan tanpa terganggu pemandangan sampah yang berserakan, sekaligus turut berkontribusi menjaga kebersihan kawasan.
Ke depan, model pengelolaan sampah seperti yang diterapkan dalam BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026 berpotensi direplikasi pada berbagai event besar lainnya di Indonesia. Kolaborasi antara perusahaan, penyelenggara acara, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan limbah dalam skala besar. Dengan pendekatan yang terencana dan partisipatif, target zero waste maupun pengurangan timbulan sampah dapat dicapai secara bertahap.
Secara keseluruhan, inisiatif BRI melalui program TJSL BRI Peduli menunjukkan bahwa penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. Pengelolaan sampah yang melibatkan ratusan relawan, fasilitas modern, serta kampanye edukasi menjadi bukti bahwa tanggung jawab lingkungan bukanlah sekadar wacana. Melalui BRI Kelola Sampah MotoGP Mandalika 2026, BRI mengirim pesan jelas bahwa kemeriahan balapan dan kebersihan lingkungan bisa berjalan beriringan, menjadikan Mandalika contoh nyata penyelenggaraan event yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak
