Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Melbourne Victory akan kembali berlaga di AFC Champions League Two pada Rabu malam ketika menjamu FC Seoul dari K League 1 di AAMI Park. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Melbourne Victory untuk bangkit setelah kekalahan menyakitkan di final Australia Cup melawan South Melbourne FC melalui adu penalti pada Sabtu malam. Meski menelan kekalahan tersebut, pasukan Giovanni Savarese tetap bertekad melanjutkan catatan tak terkalahkan mereka di kompetisi Asia, setelah sebelumnya meraih hasil imbang berharga 1-1 kontra wakil Vietnam, Thể Công–Viettel, pada laga pembuka fase grup.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Savarese menegaskan bahwa timnya harus tampil maksimal dan fokus pada kekuatan sendiri. “Kami harus masuk ke lapangan dan tampil, berpikir tentang diri kami sendiri, memastikan kami menjadi yang terbaik dalam pertandingan ini, dan itulah satu-satunya cara kami bisa mendapatkan hasil,” ujar Savarese. Ia juga menambahkan bahwa timnya harus siap menghadapi siapa pun yang diturunkan lawan. “Kami perlu bersiap. Kami perlu siap. Siapa pun yang akan bermain untuk mereka adalah masalah mereka,” tegasnya.
Dengan jadwal yang padat, Savarese mengaku akan menentukan starting XI pada menit terakhir. Melbourne Victory baru akan memulai kampanye A-League Men 2026/27 dengan laga tandang melawan Wellington Phoenix pada Minggu. “Kami masih memiliki satu pemain yang tidak tersedia [Louis D’Arrigo] yang tidak bermain pekan lalu, dan pada dasarnya banyak pemain berada dalam kondisi baik. Kami hanya perlu melihat siapa yang berada dalam tahap kebugaran terbaik setelah pertandingan akhir pekan untuk memastikan kami menurunkan XI yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu, FC Seoul datang dengan modal kurang konsisten. Dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan. Hasil terbaru adalah kemenangan 2-1 atas Jeju SK di K-League 1, namun mereka juga menelan kekalahan 1-0 dari Persib Bandung di AFC Champions League Two. Dalam lima laga tersebut, Seoul mencetak lima gol dan kebobolan lima gol, mencerminkan performa yang naik-turun di kedua sisi lapangan.
Di sisi lain, Melbourne Victory mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka sempat menang tiga kali berturut-turut, termasuk kemenangan 2-0 atas Sydney FC, sebelum akhirnya kalah dari South Melbourne di Australia Cup. Di ajang ACL Two, mereka bermain imbang 1-1 dengan Viettel. Secara keseluruhan, Melbourne Victory mencetak enam gol dan kebobolan empat gol dalam periode tersebut.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola nasional karena beberapa pemain yang pernah berkiprah di liga Australia, seperti mantan bintang Melbourne City, Leticia McKenna, yang baru saja mencetak rekor transfer keluar untuk Ninja A-League setelah pindah ke Nottingham Forest. McKenna tampil gemilang bersama Matildas yang mengalahkan Haiti 7-1 di Prancis, mencetak dua gol dalam laga tersebut. Meski tidak secara langsung terkait dengan Melbourne Victory, performa apik pemain yang pernah berkompetisi di Australia ini menunjukkan kualitas sepak bola tanah air.
Selain itu, nama Melbourne Victory juga sempat mencuat dalam pemberitaan olahraga internasional melalui ajang Melbourne Marathon yang dimenangkan oleh Eliud Kipchoge dengan rekor lintasan 2 jam 9 menit 10 detik. Kemenangan ini menjadi gelar maraton ke-17 bagi pelari Kenya berusia 41 tahun tersebut, yang tengah mengejar proyek berlari di tujuh benua dalam dua tahun. Meski berbeda cabang olahraga, prestasi ini menambah warna dunia olahraga Melbourne secara umum.
Kembali ke sepak bola, laga Melbourne Victory versus FC Seoul diprediksi berjalan ketat. Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin penuh di fase grup ACL Two. Bagi Melbourne Victory, kemenangan akan menjadi obat setelah kekecewaan di final Australia Cup sekaligus modal berharga sebelum menghadapi Wellington Phoenix di A-League. Sementara FC Seoul berusaha memperbaiki posisi setelah kekalahan dari Persib Bandung.
Pelatih Giovanni Savarese kemungkinan akan mengandalkan rotasi pemain mengingat padatnya jadwal. Beberapa pemain kunci seperti Louis D’Arrigo dipastikan absen, namun secara umum skuad berada dalam kondisi siap tempur. Dukungan suporter di AAMI Park diharapkan menjadi energi tambahan bagi Melbourne Victory untuk tampil agresif sejak menit awal.
Dengan segala dinamika yang ada, pertandingan ini menjadi ujian karakter bagi Melbourne Victory. Mampukah mereka bangkit dan meraih kemenangan perdana di ACL Two musim ini? Jawabannya akan terlihat di lapangan hijau AAMI Park, Rabu malam waktu setempat.

