Kylian Mbappé Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions, Bawa Real Madrid Comeback Dramatis Lawan AS Roma

Foto: Istimewa

Kylian Mbappé Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions, Bawa Real Madrid Comeback Dramatis Lawan AS Roma

Kalimantan Update – 15 Oktober 2026 | Kylian Mbappé kembali menorehkan sejarah dalam dunia sepak bola Eropa. Penyerang Real Madrid itu resmi menjadi pemain termuda yang mencapai 100 penampilan di Liga Champions pada usia 27 tahun, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Lionel Messi. Mbappé mencapai tonggak bersejarah ini saat Los Blancos bertandang ke Stadion Olimpico menghadapi AS Roma pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB. Tidak hanya memecahkan rekor, Kylian Mbappé juga menyumbang satu gol penting dalam kemenangan dramatis 4-3 Real Madrid atas Roma.

Jalannya Pertandingan: Drama Tujuh Menit yang Mengguncang Olimpico

AS Roma memulai laga dengan agresivitas tinggi. Thibaut Courtois dipaksa melakukan penyelamatan ganda untuk menepis tembakan Paulo Dybala dan Mario Hermoso. Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20 melalui gol Marten de Roon yang membawa I Lupi unggul 1-0. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Kylian Mbappé muncul sebagai penyelamat Madrid dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-25, memaksakan skor 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Roma kembali tancap gas. Donyell Malen mencetak brace pada menit ke-51 dan 58, membawa Roma unggul 3-1. Kemenangan tampak di depan mata bagi tuan rumah. Akan tetapi, Real Madrid yang dilatih José Mourinho menunjukkan mental juara. Comeback sensasional dimulai pada menit ke-83 melalui gol Carlos Espi, disusul gol Endrick pada menit ke-85, dan ditutup oleh Antonio Rüdiger pada menit ke-90. Tiga gol dalam rentang tujuh menit itu semuanya lahir dari skema sepak pojok, membuat kiper Pierluigi Gollini tak berdaya.

Rekor Mbappé dan Kekecewaan Gasperini

Bagi Kylian Mbappé, laga ini menjadi momen bersejarah. Ia melampaui rekor Lionel Messi yang sebelumnya mencapai 100 penampilan Liga Champions pada usia 28 tahun saat melawan Roma pada September 2015. Gol ke-72 Mbappé di Liga Champions juga mengangkatnya ke posisi kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi, melewati legenda Real Madrid Raúl González. Pencapaian ini semakin menegaskan status Mbappé sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Eropa.

Di sisi lain, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini mengungkapkan kekecewaan mendalam. Menurutnya, timnya seolah lumpuh karena rasa takut saat menghadapi situasi sepak pojok di menit-menit akhir. “Ada penyesalan yang mendalam, karena pertandingan yang berjalan seperti tadi seharusnya tidak berakhir dengan hasil demikian,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia. Kekalahan ini membuat Roma belum meraih kemenangan di Liga Champions musim ini dan terpuruk di peringkat 25 dengan satu poin dari dua laga.

Dampak bagi Kedua Tim

Kemenangan ini membawa Real Madrid meraih dua kemenangan beruntun di fase liga Liga Champions setelah sebelumnya mengalahkan Inter Milan. El Real kini menempati peringkat delapan dengan enam poin. Sementara itu, AS Roma harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos ke babak playoff. Jadwal berat menanti, dan konsistensi menjadi kunci.

Kesimpulan

Kylian Mbappé sekali lagi membuktikan kelasnya sebagai pemain kelas dunia. Rekor demi rekor terus dipecahkan, dan gol-gol pentingnya membawa Real Madrid meraih hasil maksimal. Comeback dramatis melawan AS Roma tidak hanya memperlihatkan mentalitas juara Los Blancos, tetapi juga menegaskan bahwa Kylian Mbappé adalah ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin jika Mbappé akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d’Or di masa depan.

Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: detikSport, News24, Moneycontrol, AP