KDKMP Cipedak Jual LPG dan MinyaKita dengan Harga Terjangkau, Manfaat Nyata bagi Warga
Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | KDKMP Cipedak Jual LPG dan MinyaKita dengan Harga Terjangkau menjadi salah satu bukti nyata kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Gerai yang berlokasi di Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini menawarkan barang bersubsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sekaligus membuka peluang pemasaran bagi produk UMKM warga sekitar. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah yang secara serentak mengoperasikan 10.070 gerai KDKMP pada 15 Oktober 2026 untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.
Manajer KDKMP Cipedak, Syahrul Alfian, menjelaskan bahwa gerainya menyediakan LPG 3 kilogram dengan harga Rp16.000 per tabung. Selain itu, minyak goreng MinyaKita dijual Rp15.700 per liter, sesuai dengan HET yang berlaku. Harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran umum, sehingga sangat membantu keluarga prasejahtera dan pelaku usaha kecil. “Kami berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang tidak memberatkan warga. Ini adalah bentuk nyata koperasi dalam melayani anggota dan masyarakat,” ujar Syahrul.
Kehadiran KDKMP Cipedak yang menjual LPG dan MinyaKita dengan harga terjangkau ini mendapat sambutan positif dari warga. Ibu Siti, salah satu pembeli, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerai tersebut. “Biasanya saya harus membeli LPG dengan harga Rp20.000 hingga Rp22.000 per tabung. Di sini hanya Rp16.000, sangat murah. Minyak gorengnya juga lebih murah,” katanya. Hal senada disampaikan oleh Pak Budi, seorang pedagang gorengan yang merasakan langsung manfaat dari harga MinyaKita yang stabil dan terjangkau.
Selain menyediakan kebutuhan pokok bersubsidi, KDKMP Cipedak juga menjadi wadah bagi UMKM lokal. Produk-produk seperti keripik singkong, kue basah, dan kerajinan tangan warga dipajang di rak khusus. Koperasi membantu memasarkan produk tersebut, sehingga pelaku UMKM memiliki akses pasar yang lebih luas. “Kami tidak hanya menjual barang bersubsidi, tetapi juga membantu warga menjual produknya. Ini bagian dari upaya menggerakkan ekonomi lokal,” tambah Syahrul.
Program KDKMP sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan energi di tingkat desa/kelurahan. Dengan adanya gerai di Cipedak, warga tidak perlu jauh-jauh mencari LPG atau minyak goreng dengan harga murah. KDKMP Cipedak Jual LPG dan MinyaKita dengan Harga Terjangkau juga diharapkan dapat menekan inflasi di daerah, karena harga kebutuhan pokok menjadi lebih terkendali.
Data dari pengelola KDKMP Cipedak menunjukkan bahwa sejak beroperasi, jumlah pembeli terus meningkat. Rata-rata per hari, gerai ini melayani puluhan pembeli yang datang dari berbagai wilayah sekitar. Berikut rincian harga beberapa komoditas yang dijual:
| Komoditas | Harga di KDKMP Cipedak | Harga Pasaran Umum |
|---|---|---|
| LPG 3 kg | Rp16.000 | Rp20.000 – Rp22.000 |
| Minyak Goreng MinyaKita | Rp15.700 per liter | Rp17.000 – Rp18.000 |
Dengan selisih harga yang cukup signifikan, masyarakat berharap pasokan di KDKMP Cipedak tetap lancar. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong agar KDKMP dapat beroperasi secara berkelanjutan. Sosialisasi juga gencar dilakukan agar semakin banyak warga yang memanfaatkan fasilitas ini. KDKMP Cipedak Jual LPG dan MinyaKita dengan Harga Terjangkau menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin berhemat.
Selain aspek harga, KDKMP Cipedak juga menerapkan protokol pelayanan yang ramah dan cepat. Pembeli tidak perlu mengantre lama karena sistem antrean telah diatur. Karyawan koperasi juga sigap membantu warga, terutama lansia. Hal ini membuat pengalaman berbelanja di KDKMP menyenangkan dan berbeda dari toko konvensional.
Ke depan, KDKMP Cipedak berencana menambah jenis barang bersubsidi lainnya, seperti beras dan gula. Jika pasokan memadai, bukan tidak mungkin harga semakin kompetitif. Warga pun berharap agar program ini tidak hanya sementara, tetapi berlanjut untuk jangka panjang. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan anggota koperasi, sangat diperlukan.
Sebagai kesimpulan, KDKMP Cipedak telah membuktikan diri sebagai solusi atas kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau. Penjualan LPG dan MinyaKita di bawah HET memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga. Program ini juga memberdayakan UMKM lokal dan memperkuat ketahanan pangan. Kehadiran KDKMP Cipedak Jual LPG dan MinyaKita dengan Harga Terjangkau patut diapresiasi dan didukung agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat luas.
Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber Berita: Suara Landak
