Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | Pertandingan sengit Orlando City vs Columbus Crew tersaji di Inter&Co Stadium, Orlando, pada Sabtu malam waktu setempat. Tuan rumah Orlando City SC berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menang 3-2 atas Columbus Crew, berkat gol dramatis Iván Angulo di menit ke-89. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Orlando City dalam perburuan tiket playoff MLS 2026.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Orlando City langsung mengejutkan tamunya dengan gol cepat di menit pertama. Harvey Sarajian, yang menjalani start pertamanya di MLS, mencetak gol hanya dalam waktu 46 detik setelah memanfaatkan umpan silang Antoine Griezmann. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat ketiga dalam sejarah klub.
Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Pada menit ke-7, Columbus Crew menyamakan kedudukan melalui Taha Habroune yang menyelesaikan umpan terobosan Santiago Rodríguez. Skor menjadi 1-1 dan pertandingan semakin terbuka.
Orlando City kembali unggul di menit ke-16 lewat tendangan bebas indah Antoine Griezmann yang melengkung ke sudut kiri bawah gawang Patrick Schulte. Gol itu merupakan gol ke-10 Griezmann di semua kompetisi sejak bergabung pada musim panas lalu, sekaligus mencatatkan kontribusi gol dalam delapan pertandingan beruntun di MLS.
Memasuki babak kedua, Columbus Crew kembali menyamakan skor pada menit ke-53. Brais Méndez memanfaatkan umpan Habroune dan menaklukkan kiper Maxime Crépeau dengan sepakan kaki kiri. Skor 2-2 bertahan cukup lama, dan kedua tim saling jual beli serangan.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Orlando City vs Columbus Crew kembali menghadirkan drama. Pada menit ke-89, serangan balik cepat yang dimulai dari penyelamatan gemilang Crépeau berujung pada gol kemenangan. Iván Angulo bekerja sama dengan Martín Ojeda sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Schulte. Gol tersebut menjadi gol kelima Angulo dalam lima pertandingan MLS berturut-turut, menyamai rekor Griezmann sebagai pencetak gol beruntun terpanjang dalam satu musim di sejarah klub.
Kemenangan ini tidak lepas dari performa luar biasa kiper Maxime Crépeau. Ia mencatatkan 12 penyelamatan, memecahkan rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan di klub, melampaui catatan sebelumnya 11 yang dibuat Mason Stajduhar dan disamai Crépeau sendiri pada laga pembuka musim melawan Red Bull New York. Columbus Crew tercatat melepaskan 26 tembakan dengan expected goals (xG) 4,17, namun hanya mampu mencetak dua gol.
“Sangat senang dengan tiga poin ini,” ujar Crépeau usai laga. “Kami tahu betapa pentingnya poin dari sekarang hingga akhir tahun. Akan sangat penting untuk terus tampil kuat, terutama di kandang, dengan tiga dari empat pertandingan berikutnya di sini.”
Sarajian juga mengungkapkan bahwa timnya memang bertekad memulai laga dengan agresif. “Seluruh pembicaraan sebelum pertandingan adalah energi, energi, energi, dan memulai dengan cepat karena kami sempat beberapa kali memulai laga dengan lambat,” katanya.
Dengan hasil ini, Orlando City vs Columbus Crew menempatkan tuan rumah di posisi ketujuh klasemen Wilayah Timur dengan 37 poin dari 28 laga (11-13-4), unggul satu poin atas Red Bull New York dan FC Cincinnati yang juga menang pada hari yang sama. Sementara Columbus Crew tertahan di peringkat bawah dengan 29 poin (8-15-5).
Selanjutnya, Orlando City akan bertandang ke markas Toronto FC di BMO Field pada Rabu, 14 Oktober, dengan kick-off pukul 19.30 waktu setempat. Sementara itu, Columbus Crew akan menjamu Charlotte pada hari yang sama. Pertandingan Orlando City vs Columbus Crew ini menjadi bukti bahwa MLS musim ini penuh kejutan dan persaingan menuju playoff semakin ketat.
Kesimpulan: Kemenangan dramatis Orlando City atas Columbus Crew tidak hanya menghadirkan tiga poin berharga, tetapi juga mencatatkan sejarah baru melalui rekor penyelamatan Crépeau dan konsistensi Angulo di lini depan. Dengan performa seperti ini, harapan Orlando City untuk lolos ke playoff tetap terjaga.

