MotoGP Mandalika 2026 Sukses, DPRD dan Pemkab Kejar Dampak Ekonomi Berkelanjutan

Foto: Istimewa

MotoGP Mandalika 2026 Sukses, DPRD dan Pemkab Kejar Dampak Ekonomi Berkelanjutan

Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | Gelaran MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, meninggalkan jejak positif bagi perekonomian daerah. Ajang balap motor kelas dunia ini tidak hanya menjadi tontonan spektakuler, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari UMKM, perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif. DPRD Lombok Tengah pun mendorong keberlanjutan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada tahun-tahun mendatang.

Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan, menegaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Lebih dari itu, kita harus memastikan bahwa kegiatan berskala internasional ini memberikan dampak ekonomi yang nyata, berkelanjutan, dan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Ramdan dalam sidang paripurna peringatan HUT ke-81 Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (14/10/2026).

Ramdan juga mengapresiasi pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan MotoGP Mandalika 2026. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak boleh hanya diukur dari kelancaran balapan dan jumlah kunjungan wisatawan. “Kita harus memastikan bahwa kegiatan berskala internasional ini memberikan dampak ekonomi yang nyata oleh masyarakat,” tegasnya. Selain menjaga keberlanjutan ajang balap tersebut, DPRD juga mendorong agar peluang ekonomi yang tercipta dapat dimanfaatkan secara optimal, serta pentingnya peningkatan kualitas destinasi wisata, pelayanan, infrastruktur, kebersihan lingkungan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan.

Dari sisi penerimaan daerah, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkirakan pajak hiburan dari MotoGP Mandalika 2026 mencapai lebih dari Rp3 miliar. Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengungkapkan bahwa jumlah penonton mencapai 157,8 ribu orang selama tiga hari penyelenggaraan. “Tinggal dihitung nanti, kalau tahun lalu (2025) Rp2,3 miliar, semoga lebih dari itu,” kata Nursiah. Ia menambahkan bahwa angka tersebut belum termasuk pajak hotel dan restoran, sehingga total dampak fiskal bisa lebih besar. “Logikanya kan, 157 ribu, nanti tinggal dihitung per tiket. Ini perlu kita diskusikan,” ujarnya.

Dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 diprediksi mencapai Rp5 triliun. Hal ini sejalan dengan keterlibatan sekitar 500 UMKM yang berjualan di area sirkuit dan lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal yang dipercaya menjadi marshal dan volunteer. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) turut memperkuat ekosistem UMKM dan transaksi digital selama event berlangsung. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa pihaknya melihat MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga internasional, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem bisnis, mulai dari peningkatan transaksi digital, akuisisi nasabah baru, hingga perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.

“Ketika aktivitas ekonomi di suatu kawasan tumbuh, kebutuhan terhadap layanan keuangan juga meningkat. Di sinilah BRI mengambil peran untuk memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, sekaligus menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan bagi perseroan,” ujar Dhanny. BRI menghadirkan program “Makin Seru Nonton MotoGP, Makin Banyak Untungnya Bareng BRI” pada 8-11 Oktober 2026 untuk memeriahkan acara.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, MotoGP Mandalika 2026 juga menjadi magnet bagi selebritas Tanah Air. Sejumlah artis seperti Raffi Ahmad bersama The Dudas Minus One, Luna Maya, Vincent Verhaag bersama El Barack, hingga Lucinta Luna terlihat hadir di Sirkuit Mandalika. Kehadiran mereka menambah semarak acara dan menarik perhatian publik melalui unggahan di media sosial.

Maskapai Citilink juga turut meramaikan MotoGP Mandalika 2026 dengan menghadirkan booth interaktif #SemangatGerak. Pengunjung dapat mengikuti permainan Cabin of Surprises dan berkesempatan memenangkan berbagai hadiah, mulai dari tiket pesawat gratis, voucher hotel, voucher makanan dan minuman, voucher tas Herschel, hingga merchandise resmi MotoGP dan Citilink. Citilink juga menambah penerbangan ekstra dari Jakarta dan Surabaya menuju Lombok.

Dengan berbagai dampak positif yang tercipta, MotoGP Mandalika 2026 membuktikan bahwa event internasional ini mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, pelaku usaha, hingga sponsor, menjadi kunci keberhasilan. Ke depan, tantangan terbesar adalah memastikan dampak tersebut berkelanjutan dan dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat Lombok Tengah. Jika dikelola dengan baik, MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga warisan ekonomi yang nyata bagi generasi mendatang.