Barito Putera vs Persiba Balikpapan: Kemenangan Bersejarah Laskar Antasari, Satria Tama Incar Clean Sheet Kedua

Foto: Istimewa

Barito Putera vs Persiba Balikpapan: Kemenangan Bersejarah Laskar Antasari, Satria Tama Incar Clean Sheet Kedua

Kalimantan Update – 16 Oktober 2026 | Laga barito putera vs persiba balikpapan yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu (10/10/2026) berakhir dengan kemenangan meyakinkan 2-0 untuk tuan rumah Barito Putera. Dua gol Laskar Antasari dicetak oleh Murilo Mendes dan Renan Alves pada menit ke-84 dan injury time. Kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi pelatih sementara Frans Sinatra Huwae yang menjalani debutnya, sekaligus clean sheet pertama bagi kiper Satria Tama Hardianto musim ini.

Pertandingan barito putera vs persiba balikpapan berjalan sengit sejak awal. Persiba Balikpapan yang sedang dalam tekanan setelah lima kekalahan beruntun berusaha memberikan perlawanan. Namun, solidnya lini belakang Barito Putera yang dikawal Satria Tama membuat gawang Laskar Antasari tetap aman. Meski demikian, pelatih Frans Sinatra Huwae mengakui masih ada kekurangan dalam transisi dari menyerang ke bertahan. “Memang mereka bermain bertahan dan melakukan counter yang berbahaya. Tercatat ada dua kali, dan ini sudah menjadi catatan kami untuk laga selanjutnya,” ujarnya.

Kemenangan dalam duel barito putera vs persiba balikpapan ini membawa Barito Putera naik ke posisi kelima klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi tujuh poin. Sementara Persiba Balikpapan semakin terpuruk di dasar klasemen tanpa poin, ditambah pengurangan empat poin akibat masalah administrasi dan lisensi klub. Manajemen Persiba pun dikabarkan tengah mencari pengganti Sudirman sebagai pelatih kepala, dengan beberapa nama seperti Rahmad Darmawan, Indra Sjafri, Kurniawan Dwi Yulianto, Jaya Hartono, dan Imran Nahumarury disebut-sebut sebagai kandidat.

Di sisi lain, kiper Barito Putera Satria Tama Hardianto mengusung ambisi tinggi jelang laga tandang melawan De Red FC di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (18/10/2026) malam. Kiper berusia 29 tahun itu membidik kemenangan utuh sekaligus clean sheet keduanya musim ini. “Clean sheet pertama adalah hasil kerja keras seluruh lini. Kami ingin melanjutkan tren positif ini,” ujar Satria Tama. Namun, ia dipastikan menghadapi ujian berat dari lini depan De Red FC yang dihuni Fellipe Veloso dan Mochamad Supriadi, masing-masing telah mencetak dua gol, serta Atha Jabrani dan Kahar Muzakkar, mantan penyerang Barito Putera periode 2018-2023.

Dukungan untuk Barito Putera juga datang dari Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Supian HK, yang resmi menjadi ayah angkat pemain Ferdiansyah melalui program Ayah Angkat Barito Putera. Pengangkatan tersebut dilakukan setelah pertandingan barito putera vs persiba balikpapan, disaksikan langsung oleh owner klub Hasnuryadi Sulaiman. “Saya ingin membantu Barito Putera. Ferdiansyah sudah menjadi bagian dari orang Kalimantan Selatan karena menikah dengan orang Amuntai,” ujar Supian HK. Sebelumnya, ia juga pernah mengangkat Sofyan Morhan sebagai anak angkat.

Dengan kemenangan atas Persiba, Barito Putera berhasil mengakhiri tren negatif dan membangun kepercayaan diri menjelang dua laga tandang beruntun. Setelah menghadapi De Red FC, Laskar Antasari akan menantang PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (23/10/2026). Pelatih Frans Sinatra Huwae menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan waktu persiapan untuk memperbaiki konsentrasi bertahan dan penyelesaian akhir. “Kami harus lebih efisien dalam memanfaatkan peluang dan tetap fokus sepanjang pertandingan,” tegasnya.

Kemenangan dalam laga barito putera vs persiba balikpapan menjadi titik balik bagi Laskar Antasari untuk bersaing di papan atas Wilayah Timur. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk program ayah angkat, diharapkan semakin memotivasi pemain. Sementara bagi Persiba Balikpapan, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang memaksa manajemen segera mencari sosok pelatih baru untuk mengangkat performa tim. Persaingan di Championship 2026/2027 semakin menarik untuk disimak, terutama dengan ambisi Barito Putera yang ingin kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.