Persis Solo Gejolak Jelang Lawan Deltras: Ricky Nelson Out, Nurcholis Majid Jadi Karteker

Foto: Istimewa

Persis Solo Gejolak Jelang Lawan Deltras: Ricky Nelson Out, Nurcholis Majid Jadi Karteker

Kalimantan Update – 17 Oktober 2026 | Klub persis Solo tengah menjadi sorotan menjelang laga krusial pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027. Manajemen resmi mengumumkan pergantian kursi pelatih kepala, menunjuk Nurcholis Majid sebagai karteker menggantikan Ricky Nelson yang dinilai gagal membawa tim tampil konsisten. Keputusan ini menjadi babak baru bagi Laskar Sambernyawa, julukan persis Solo, dalam upayanya mengejar target promosi ke BRI Super League.

Ricky Nelson sudah menahkodai tim sejak awal musim ini dan melakoni lima pertandingan dengan hasil yang jauh dari harapan. Ia hanya meraih satu kemenangan, dua kali seri, dan dua kali kalah. Hasil itu membuat manajemen dan suporter tidak puas terhadap performa tim. Alhasil, pada Jumat (16/10), manajemen menunjuk sang asisten pelatih, Nurcholis Majid, sebagai karteker untuk mengawal tim melakoni laga kontra Deltras Sidoarjo pada Minggu (18/10) mendatang.

“Nurcholis Majid akan bertugas menjadi karteker menggantikan Ricky Nelson, dan perkembangan selanjutnya terkait komposisi tim pelatih akan berkala diberitakan melalui kanal resmi klub. persis berharap, Nurcholis Majid bisa membawa perubahan yang lebih baik sesuai dengan visi dan misi yang ditargetkan oleh manajemen,” ujar Media Officer persis Solo, Bryan Barcelona, kepada awak media.

Arif Rachman Kembali ke Klub yang Pernah Dibela

Bersamaan dengan penunjukan karteker, manajemen juga memperkenalkan Arif Rachman sebagai Asisten Pelatih dan bagian dari tim analis baru. Kehadiran Arif diharapkan dapat menambah kekuatan tim kepelatihan dalam meningkatkan kualitas permainan serta membangun kekompakan skuad. Ia mengucapkan terima kasih kepada manajemen karena telah diberi kepercayaan untuk menjadi bagian bersama persis Solo.

Bergabung dengan Laskar Sambernyawa memiliki makna tersendiri bagi Arif, mengingat ia pernah membela klub ini saat masih aktif sebagai pemain. “Saya sangat bangga sekali bisa bergabung dengan persis Solo di mana saya juga dulu waktu jadi pemain pernah membela persis Solo. Jadi ini suatu kebanggaan bisa kembali ke klub yang pernah saya bela,” ucap Arif, Jumat (16/10).

Arif memastikan akan berupaya membantu meningkatkan kualitas tim secara bertahap. Beberapa aspek yang menjadi fokusnya yakni kedalaman skuad, kekompakan, serta kerja sama antarpemain agar tim dapat tampil lebih solid. “Kita step by step memperbaiki kedalaman tim, kekompakan tim, kebersamaan tim supaya lebih baik lagi agar ke depan bisa lebih kompak dan teamwork dan semangat terjaga,” tuturnya. Ia berharap persis Solo mampu meraih poin di tiap laga demi mewujudkan target kembali promosi.

Deltras FC Tak Mau Lengah Meski Persis Solo Tren Negatif

Di kubu lawan, Deltras FC justru menegaskan tidak ingin terlena dengan tren negatif yang sedang dialami persis Solo. Pelatih Deltras, Leonard Tupamahu, meminta para pemainnya tetap fokus dan tidak cepat berpuas diri menjelang pertemuan kedua tim di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Dalam tiga laga terakhir, persis bermain imbang 0-0 melawan De Red FC, kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC, kemudian kembali bermain imbang 1-1 saat menghadapi Persipura Jayapura. Catatan tersebut menjadi gambaran bahwa persis Solo belum menemukan konsistensi hasil. Namun, Leonard menegaskan kondisi itu bukan alasan bagi Deltras untuk menganggap pertandingan nanti akan berjalan mudah.

“Kami tidak boleh santai dan merasa puas dengan hasil yang sudah diraih karena persis Solo memiliki pemain-pemain berkualitas yang harus kami waspadai,” kata Leonard dalam keterangan yang diterima di Sidoarjo, Kamis (15/10). Ia mengaku telah menganalisis permainan persis Solo dengan mengamati sejumlah pertandingan tim tersebut, termasuk mencermati kualitas pemain yang memiliki pengalaman berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Selain mematangkan taktik, Deltras juga berpotensi menyesuaikan komposisi pemain. Sejumlah pemain masih menjalani pemulihan kondisi setelah pertandingan sebelumnya. Leonard menegaskan penyesuaian tersebut bukan bagian dari rotasi yang direncanakan secara khusus, melainkan mempertimbangkan kondisi kebugaran pemain. Dukungan suporter yang hadir di Stadion Gelora Delta juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Jejak Manis Persis Solo di Masa Lalu

Sejarah mencatat persis Solo pernah menunjukkan performa impresif di kompetisi Liga 2. Pada babak delapan besar Liga 2 tahun 2021, dua gol Ferdinand Sinaga membawa persis Solo ke semifinal setelah mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 2-0 di Stadion Pakansari, Bogor. Ferdinand mencetak gol melalui tendangan keras pada menit ke-68 dan sebuah sundulan pada menit ke-70.

Kemenangan itu membuat persis Solo menduduki peringkat dua klasemen akhir Grup X dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan. Momen tersebut menjadi salah satu tonggak penting perjalanan klub dalam mengejar promosi ke kasta tertinggi. Kini, dengan komposisi kepelatihan baru, manajemen berharap semangat serupa bisa kembali membara di tubuh Laskar Sambernyawa.

Penunjukan Nurcholis Majid sebagai karteker dan kehadiran Arif Rachman di tim kepelatihan menjadi sinyal bahwa manajemen tidak tinggal diam melihat hasil kurang memuaskan. Perubahan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali mental bertanding para pemain, terutama saat menghadapi Deltras FC yang tengah memimpin klasemen. Laga pekan keenam nanti akan menjadi ujian pertama bagi Nurcholis Majid dalam mengemban tanggung jawab besar sebagai pengganti sementara Ricky Nelson.

Bagi para pendukung persis Solo, pertandingan melawan Deltras bukan sekadar laga biasa. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa perubahan di kursi kepelatihan mampu membawa angin segar. Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, kerja sama antarpemain yang solid, serta dukungan suporter, persis Solo berpeluang besar bangkit dan meraih poin penuh di kandang lawan.