NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong, Kenali Tambang Emas dari Dalam

Foto: Istimewa

NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong, Kenali Tambang Emas dari Dalam

Kalimantan Update – 17 Oktober 2026 | Sebanyak 19 mahasiswa program studi Teknik Pertambangan dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) mendapatkan pengalaman langka ketika NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong, Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi jembatan antara teori yang selama ini dipelajari di ruang kuliah dengan praktik nyata di dunia industri pertambangan emas.

Kunjungan tersebut difasilitasi oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bersama Student Chapter PERHAPI Maluku Utara. Tujuannya jelas, yakni menghubungkan pemahaman akademik mahasiswa dengan operasional tambang sesungguhnya, termasuk penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menjadi standar wajib di setiap lini kegiatan pertambangan.

Menelusuri Fasilitas Operasional Gosowong

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa didampingi dua anggota PERHAPI Maluku Utara. Mereka diajak mengunjungi sejumlah fasilitas operasional yang menjadi denyut nadi kegiatan pertambangan Gosowong. Lokasi pertama yang ditinjau adalah Pabrik Pengolahan Bijih Emas, tempat bijih hasil penambangan diolah menjadi produk bernilai ekonomis.

Selain itu, peserta juga mengunjungi Laydown Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci. Kedua lokasi ini memberikan gambaran langsung tentang bagaimana aktivitas penambangan bawah tanah dijalankan, mulai dari perencanaan, pengoperasian alat berat, hingga prosedur keselamatan yang ketat. Tidak ketinggalan, mahasiswa juga melihat fasilitas pengelolaan tailing yang menggunakan teknologi Dry Stack Tailing.

Melalui peninjauan tersebut, para peserta mempelajari tiga hal utama secara bersamaan: proses pengolahan bijih, aktivitas penambangan bawah tanah, dan pengelolaan sisa hasil pengolahan. NHM memperkenalkan penerapan regulasi yang berlaku serta prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan fasilitas pertambangan. Dengan demikian, NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sarana pembelajaran terintegrasi.

Belajar K3 dan Regulasi Pertambangan

Bagi mahasiswa Teknik Pertambangan, pemahaman tentang K3 bukan hal yang bisa diabaikan. Di industri pertambangan, keselamatan adalah fondasi utama yang menentukan keberlangsungan operasi. Melalui kunjungan ini, peserta dapat melihat langsung bagaimana prosedur keselamatan diterapkan di lapangan, mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga protokol evakuasi.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan wawasan tentang regulasi pertambangan yang berlaku di Indonesia. NHM menjelaskan bagaimana perusahaan berupaya mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah, sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan fasilitas. Hal ini penting agar generasi muda calon tenaga ahli pertambangan memahami bahwa industri ini tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Kolaborasi Kampus dan Industri

Kegiatan NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Melalui fasilitasi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman yang tidak bisa didapatkan hanya dari buku teks. Mereka dapat mengamati langsung proses yang selama ini dipelajari secara teoritis, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih utuh.

Peran Student Chapter PERHAPI Maluku Utara juga tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan kegiatan ini. Organisasi profesi tersebut menjadi penghubung antara mahasiswa dan perusahaan, sekaligus memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai tujuan pembelajaran. Partisipasi dua anggota PERHAPI sebagai pendamping menambah nilai edukatif dari kunjungan tersebut.

Antusiasme dan Harapan Peserta

Para mahasiswa yang terlibat menyambut baik kesempatan tersebut. Bagi mereka, melihat langsung operasional tambang emas skala besar merupakan pengalaman berharga yang memperkaya wawasan. Mereka dapat memahami alur kerja mulai dari penambangan bijih, pengolahan, hingga pengelolaan tailing dengan teknologi Dry Stack Tailing yang ramah lingkungan.

Melalui kegiatan NHM Ajak 19 Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar di Gosowong, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mendalami bidang pertambangan. Pengalaman lapangan seperti ini menjadi bekal penting bagi mereka ketika nanti terjun ke dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan yang menuntut kompetensi tinggi, kedisiplinan, dan kesadaran akan keselamatan.

Kesimpulan

Kunjungan 19 mahasiswa Teknik Pertambangan Unkhair dan UMMU ke Gosowong merupakan langkah positif dalam menjembatani dunia akademik dan industri. Fasilitasi dari NHM bersama Student Chapter PERHAPI Maluku Utara memberikan pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mahasiswa tentang operasional tambang emas, penerapan K3, serta prinsip keberlanjutan. Kolaborasi semacam ini perlu terus dilanjutkan agar lulusan pertambangan Indonesia semakin siap menghadapi tantangan industri di masa depan.

Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Syaifullah
Sumber Berita: Suara Landak