Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Cedera lutut yang dialami kapten Persik Kediri, Ezra Walian, berbuntut panjang. Pemain berusia 28 tahun tersebut telah menjalani operasi lutut di Belanda dan dipastikan absen hingga akhir musim BRI Super League 2026/2027. Kabar terbaru mengenai Ezra Walian ini menjadi pukulan berat bagi Macan Putih yang tengah berjuang di kompetisi domestik.
Cedera yang menimpa Ezra Walian terjadi saat laga pramusim melawan Bhayangkara FC jelang dimulainya musim 2026/2027. Kondisi tersebut memaksanya terbang ke Belanda untuk menjalani tindakan medis. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (16/10/2026), Ezra Walian mengonfirmasi bahwa operasi yang dijalaninya berjalan sukses.
“Sebuah kemunduran besar, saya harus menjalani operasi, tapi sekarang sudah selesai dan semuanya berjalan dengan sukses. Sekarang adalah jalan panjang yang berat untuk pulih, tapi saya tahu saya akan kembali lebih kuat dari sebelumnya. Terima kasih atas cinta dan harapan yang baik. Sampai jumpa segera!” tulis Ezra Walian dalam unggahannya.
Dalam unggahan tersebut, Ezra Walian tampak sudah bisa berjalan meski masih memerlukan kruk siku untuk membantu aktivitas sehari-hari. Dukungan pun mengalir deras dari rekan-rekan dan mantan pelatihnya. Salah satunya datang dari Luis Milla, mantan pelatihnya di Timnas Indonesia dan Persib Bandung, yang menuliskan pesan singkat penuh semangat, “Kamu pulih, teman.”
Badai Cedera Mulai Reda, tapi Kapten Belum Bisa Diturunkan
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina, menyampaikan rasa lega setelah badai cedera yang sempat melanda timnya mulai berangsur reda. Sebelumnya, Persik kehilangan enam pemain kunci akibat cedera, yakni Ezra Walian, Rendy Sanjaya, Dzaky Asraf, Sergio Castel, Reno Piscopo, dan Jon Toral.
Kabar baik datang dengan pulihnya tiga pilar utama, yaitu Dzaky Asraf, Sergio Castel, dan Rendy Sanjaya, yang siap diterjunkan untuk menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026). Kembalinya mereka terbukti memberikan dampak instan saat Persik menundukkan Madura United 2-0 pada laga sebelumnya.
“Semua pemain tak ingin cedera. Tim juga tak berharap ada pemain cedera. Tapi kita tak bisa menghindari musibah itu. Kami beruntung punya kedalaman tim bagus. Sekarang kami juga bersyukur pemain yang cedera bisa kembali tampil lagi,” ujar Marcos Reina.
Meski demikian, Reina memastikan Persik belum bisa diperkuat sang kapten Ezra Walian yang harus menjalani masa pemulihan panjang usai operasi lutut. Pelatih asal Spanyol itu memproyeksikan dua pilar asing lainnya, Jon Toral dan Reno Piscopo, dapat segera bergabung dalam dua pekan mendatang seiring peningkatan kondisi fisik mereka.
Persaingan Pemain Muda Persik Makin Ketat
Di tengah absennya sejumlah pemain senior, Persik justru menunjukkan kedalaman skuad yang menjanjikan. Klub berjuluk Macan Putih tersebut mendatangkan sepuluh pemain muda baru di BRI Super League 2026/2027, termasuk legiuner asing Eduardo Barbosa yang masih berusia 23 tahun.
Hingga pekan keempat, ada tiga sosok muda yang tampil reguler, yaitu Daffa Salman, Althaf Indie, dan Zanadin Fariz. Sementara itu, Muhammad Dzaky Asraf yang sempat absen karena cedera hamstring kini siap bersaing kembali di posisi sayap kanan bersama Ernesto Gomez, Fransiskus Alesandro, Althaf Indie, dan Eduardo Barbosa.
Persaingan ketat di semua lini untuk masuk starting XI ini membuat setiap pemain dituntut tampil maksimal. Ketiadaan Ezra Walian di lini depan menjadi tantangan tersendiri bagi Persik untuk menjaga konsistensi performa di kompetisi yang padat.
Duel Krusial di Si Jalak Harupat
Laga melawan Persib Bandung menjadi ujian penting bagi Persik. Tuan rumah tengah membutuhkan tiga poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen. Kapten Persib, Marc Klok, menegaskan timnya bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di kandang setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Dewa United.
“Tambahan satu hari itu sangat bagus. Ada sedikit lebih banyak waktu, walau hanya sedikit. Tapi, tidak memberikan perbedaan yang sangat besar karena jadwal pertandingan tetap padat,” ujar Marc Klok.
Saat ini Persib menghuni peringkat ke-9 dengan tujuh poin dari empat laga. Sementara Persik datang dengan modal kemenangan atas Madura United dan semangat baru dari para pemain yang telah pulih dari cedera.
Kesimpulan
Operasi lutut yang dijalani Ezra Walian memang membawa kabar baik karena berjalan sukses, namun konsekuensinya tetap berat. Sang kapten harus melewatkan sisa musim dan menyaksikan rekan-rekannya berjuang tanpa dirinya. Dukungan moral dari rekan setim dan mantan pelatih seperti Luis Milla menjadi suntikan semangat bagi Ezra Walian untuk melalui proses pemulihan yang panjang. Bagi Persik Kediri, absennya sang kapten menjadi ujian kedalaman skuad yang kini diisi banyak pemain muda berbakat. Sementara itu, laga melawan Persib di Si Jalak Harupat akan menjadi pembuktian apakah Macan Putih mampu tampil garang meski tanpa kapten kebanggaan mereka.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Sukardi
Sumber: JawaPos.com, Bola.com, MerahPutih.com, Harian Bhirawa, VIVASoccer

