Jack Doherty Hancurkan Kodiyakredd dalam 30 Detik, N3on Tolak Tantangan
Kalimantan Update – 18 Oktober 2026 | Pertarungan tinju debutan Jack Doherty berlangsung singkat namun menggemparkan. YouTuber sekaligus streamer kenamaan itu sukses menumbangkan anggota Island Boys, Kodiyakredd, hanya dalam waktu 30 detik pada ajang Brand Risk 16 yang digelar di Miami, Jumat malam, 16 Oktober 2026. Kemenangan cepat ini langsung menjadi salah satu momen paling viral di dunia hiburan digital.
Jack Doherty tampil agresif sejak bel pembukaan berbunyi. Ia menjatuhkan lawannya dua kali di awal ronde pertama. Wasit pun menghentikan pertarungan setelah knockdown kedua dan memberikan kemenangan TKO ronde pertama kepada Doherty dalam laga tinju pertamanya sepanjang karier. Klip-klip penyelesaian kilat itu menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang reaksi dari penggemar maupun sesama kreator konten.
Kodiyakredd, yang bernama asli Frank Venegas, masuk ke ring dengan rekor 0-4 dan tiga kekalahan sebelumnya akibat penghentian. Banyak pihak menilai pertarungan ini sangat berat sebelah, dan hasil akhirnya membenarkan prediksi tersebut. Kemenangan Jack Doherty pun terasa seperti konfirmasi atas dominasi yang sudah diperkirakan sejak awal.
Usai kemenangan, Jack Doherty langsung menantang streamer N3on untuk pertarungan berikutnya. Momen itu memicu adu mulut panas di pinggir ring. N3on menolak tantangan tersebut dan menuduh Doherty memiliki rekam jejak perilaku buruk di masa lalu. Konfrontasi tersebut menambah drama pada malam yang sudah viral sejak awal.
Kembarannya Kodiyakredd, Flyysoulja, juga tampil di kartu Brand Risk 16 dan mengalami nasib serupa. Ia dihentikan lebih awal oleh Jeremy Smith. Malam buruk kedua bersaudara itu melanjutkan tren sulit mereka di ajang tinju crossover.
Di balik kemenangan kilat tersebut, Jack Doherty ternyata mempersiapkan diri dengan serius. Ia membagikan rekaman sparring melawan petinju profesional menjelang laga. Doherty sebelumnya juga menyatakan ketertarikannya untuk beralih ke seni bela diri campuran atau MMA dan menyebut sejumlah calon lawan, termasuk N3on serta nama-nama lain dari dunia streaming.
Siaran langsung gratis melalui platform milik Adin Ross menarik audiens online yang besar. Penampilan dominan Jack Doherty dan tantangan langsungnya menjadikan laga ini salah satu momen paling banyak dibicarakan pada acara tersebut. Penggemar dan sesama streamer bereaksi keras, sebagian memuji knockout tersebut dan sebagian lain menyoroti ketegangan pascapertarungan.
Promotor Adin Ross tampaknya berhasil menyajikan tontonan yang menggabungkan aksi olahraga dan drama dunia maya. Namun, penolakan N3on menandakan bahwa tantangan Jack Doherty belum tentu berbuah laga nyata dalam waktu dekat. Publik kini menantikan apakah perseteruan keduanya akan berlanjut di dalam ring atau hanya berhenti sebagai bumbu hiburan semata.
Secara keseluruhan, penampilan Jack Doherty di Brand Risk 16 menegaskan bahwa ia bukan sekadar pesohor media sosial yang mencoba peruntungan di dunia tinju. Kemenangan 30 detik atas Kodiyakredd memberinya modal besar untuk melangkah lebih jauh, sementara ketegangan dengan N3on membuka peluang laga berikutnya yang berpotensi lebih menarik perhatian. Bagi penggemar tinju crossover, malam di Miami itu menjadi pengingat bahwa sensasi di dunia digital kerap berjalan seiring dengan aksi di atas ring.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: Daily Jang
