PAOK Menang Dramatis, tapi Badai Transfer dan Kontroversi Wasit Masih Mengintai
Kalimantan Update – 19 Oktober 2026 | PAOK Thessaloniki berhasil mengamankan tiga poin penuh dalam laga pekan ketujuh Stoiximan Super League setelah menundukkan Heraklion dengan skor 2-1 di Stadion Toumba, Minggu malam (18/10/2026). Kemenangan dramatis lewat gol di menit-menit akhir ini memang melegakan, namun sejumlah persoalan mendasar masih menyelimuti PAOK dan menjadi sorotan publik sepak bola Yunani.
Laga berjalan sengit sejak awal. Heraklion sempat unggul lebih dulu dan membuat tuan rumah frustrasi. Namun, semangat juang pasukan PAOK membuahkan hasil di penghujung pertandingan. Meski demikian, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya memuaskan para pengamat. Kolumnis ternama, Stavros Sountoulidis, dalam analisisnya menilai bahwa PAOK menang tetapi tidak memberikan jawaban yang meyakinkan atas keraguan yang ada. Performa tim dinilai masih belum konsisten dan bergantung pada momen-momen individual.
Kontroversi Wasit Mewarnai Derby Thessaloniki
Kemenangan PAOK tidak lepas dari kontroversi. Mantan wasit internasional, Eleni Lampadariou, secara terbuka mengkritik kinerja wasit Vasilis Fotias dan Panagiotis Koukoula dalam program Monobala di SKAI TV. Ia menyebut penampilan keduanya mengecewakan, terutama penunjukan Koukoula sebagai VAR yang dinilai terlalu minim pengalaman untuk laga sebesar itu.
Lampadariou juga menyoroti keputusan tidak memberikan penalti kepada PAOK dalam salah satu insiden di kotak penalti, dengan alasan Athanasiadis sudah menyentuh bola lebih dulu. Di sisi lain, gol Heraklion dinyatakan sah. Kritik ini memicu reaksi keras dari kubu Heraklion yang merasa dirugikan oleh kepemimpinan wasit. Bahkan, manajemen Heraklion mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut pertandingan seperti “operasi bedah yang sudah dirancang”—sebuah sindiran tajam terhadap kualitas pengadilan.
Masa Depan Zivkovic di PAOK Masih Abu-Abu
Di luar lapangan, PAOK menghadapi dilema besar terkait masa depan bintang sayapnya, Andrija Zivkovic. Kontrak pemain berusia 30 tahun itu akan berakhir pada musim panas 2027, dan hingga kini belum ada kesepakatan perpanjangan. Menurut laporan TransferFeed, Panathinaikos dan AEK Athens disebut-sebut memantau situasi ini dengan cermat.
Zivkovic dikabarkan menuntut kenaikan gaji yang signifikan, sementara manajemen PAOK masih ragu untuk mengeluarkan dana besar mengingat usia pemain yang akan menginjak 31 tahun saat kontraknya habis. Jika tidak ada kesepakatan baru, mulai 1 Januari 2027, pemain asal Serbia itu bebas bernegosiasi dengan klub lain. Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai 8 juta euro menurut Transfermarkt. Situasi ini menjadi ujian bagi manajemen PAOK dalam mempertahankan aset berharga sekaligus menjaga stabilitas finansial klub.
Jadwal Padat dan Sorotan Media
Di sisi lain, PAOK juga menjadi bagian dari sorotan dalam program The Football Show yang membahas secara mendalam derby Thessaloniki melawan Heraklion. Acara tersebut menghadirkan sejumlah jurnalis senior untuk menganalisis performa tim, termasuk taktik dan keputusan kontroversial dalam pertandingan. Sementara itu, dalam jadwal olahraga hari ini, laga AEK melawan PAOK di cabang hantball putri juga menjadi perhatian tersendiri bagi para penggemar olahraga di Yunani.
Dengan berbagai dinamika yang ada, PAOK dituntut untuk segera berbenah. Kemenangan atas Heraklion memang penting untuk menjaga asa di papan atas, tetapi konsistensi performa dan penyelesaian masalah kontrak pemain kunci akan sangat menentukan arah tim di sisa musim ini.
Ke depan, manajemen dan tim pelatih PAOK perlu segera mengambil langkah strategis. Evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, termasuk transparansi dalam negosiasi kontrak, menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan suporter. Tanpa perbaikan yang nyata, kemenangan dramatis semalam hanya akan menjadi catatan sejarah tanpa dampak signifikan bagi ambisi meraih gelar.
