Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto secara resmi memimpin upacara pelantikan Komjen Pol Herry Heryawan sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Upacara berlangsung khidmat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Momen bersejarah ini menjadi penanda bahwa Kapolri mutasi sejumlah perwira tinggi dan melantik Kabaharkam dalam satu rangkaian kebijakan strategis yang tertuang melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/IX/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Langkah Kapolri mutasi sejumlah perwira tinggi dan melantik Kabaharkam ini dinilai sebagai bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Korps Bhayangkara. Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam institusi kepolisian, terutama untuk menjaga dinamika kepemimpinan serta memastikan setiap satuan kerja memiliki personel yang tepat di posisi yang tepat.
Herry Heryawan Gantikan Karyoto di Kursi Kabaharkam
Komjen Pol Herry Heryawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Riau dipercaya mengisi posisi Kabaharkam Polri. Ia menggantikan Komjen Pol Karyoto yang dimutasikan sebagai perwira tinggi Baharkam Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Pergantian ini menandai estafet kepemimpinan di salah satu badan utama yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kabaharkam Polri memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam bidang pemeliharaan keamanan. Dengan pengalaman Herry Heryawan yang pernah memimpin wilayah Riau, diharapkan program-program Baharkam dapat berjalan semakin efektif dan bersinergi dengan satuan kewilayahan lainnya.
Pergeseran Jabatan di Tingkat Kapolda
Selain posisi Kabaharkam, Kapolri mutasi sejumlah perwira tinggi dan melantik Kabaharkam juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di tingkat kewilayahan. Irjen Pol Suwondo Nainggolan yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kapolri ditunjuk menjadi Kapolda Maluku. Ia menggantikan Irjen Pol Dadang Hartanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya.
Rotasi ini menunjukkan pola kaderisasi yang berjenjang di lingkungan Polri. Suwondo Nainggolan yang berlatar belakang logistik diharapkan mampu membawa pendekatan baru dalam pengelolaan sumber daya di wilayah Maluku, sementara Dadang Hartanto dituntut cepat beradaptasi dengan tantangan keamanan di wilayah metropolitan Jakarta.
Daftar Pejabat yang Dimutasi
Berikut ringkasan pergeseran jabatan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/IX/KEP./2026:
| Nama Pejabat | Jabatan Lama | Jabatan Baru |
|---|---|---|
| Komjen Pol Herry Heryawan | Kapolda Riau | Kabaharkam Polri |
| Komjen Pol Karyoto | Kabaharkam Polri | Perwira Tinggi Baharkam Polri (Pensiun) |
| Irjen Pol Suwondo Nainggolan | Aslog Kapolri | Kapolda Maluku |
| Irjen Pol Dadang Hartanto | Kapolda Maluku | Kapolda Metro Jaya |
Mutasi ini juga menegaskan komitmen Kapolri dalam menempatkan personel terbaik pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Setiap penugasan baru selalu membawa harapan akan peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Makna Strategis Rotasi Perwira Tinggi
Kapolri mutasi sejumlah perwira tinggi dan melantik Kabaharkam bukan sekadar seremonial. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat soliditas internal serta mempercepat transformasi Polri menuju institusi yang presisi. Rotasi jabatan memungkinkan terjadinya penyegaran ide, metode kerja, dan pendekatan kepemimpinan di berbagai level.
Selain itu, penunjukan pejabat baru di wilayah-wilayah strategis seperti Maluku dan Metro Jaya mencerminkan perhatian terhadap kondisi keamanan yang dinamis. Kapolda Metro Jaya misalnya, memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di ibu kota yang menjadi barometer nasional. Sementara Kapolda Maluku bertanggung jawab menjaga kondusifitas wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik tersendiri.
Pengamat kepolisian menilai bahwa mutasi ini merupakan hal yang rutin dan diperlukan untuk menjaga kesegaran organisasi. Dengan adanya rotasi, setiap perwira dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi maupun masyarakat.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Pelantikan Komjen Pol Herry Heryawan sebagai Kabaharkam Polri menjadi titik awal bagi sejumlah program prioritas di bidang pemeliharaan keamanan. Tantangan ke depan tidaklah ringan, mulai dari pengamanan agenda nasional, penanganan konflik sosial, hingga mendukung operasi kemanusiaan. Sinergi antara Baharkam, Polda jajaran, dan satuan lainnya menjadi kunci keberhasilan.
Masyarakat pun berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja dan memberikan rasa aman. Kinerja kepolisian akan selalu menjadi sorotan publik, sehingga setiap perwira yang mendapat amanah baru harus mampu membuktikan kapasitasnya melalui tindakan nyata di lapangan.
Dengan dilaksanakannya Kapolri mutasi sejumlah perwira tinggi dan melantik Kabaharkam, struktur organisasi Polri semakin siap menghadapi berbagai tantangan zaman. Rotasi ini diharapkan membawa energi positif bagi seluruh jajaran, memperkuat profesionalisme, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sebagai penutup, kebijakan mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana setiap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi. Publik menantikan bukti nyata dari kepemimpinan baru di tubuh Korps Bhayangkara, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Indonesia.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: https://www.suaralandak.co.id/kapolri-mutasi-perwira-tinggi-pelantikan-kabaharkam

