PSG vs Barcelona Jadi Magnet Matchday 3, Slovan Bratislava Kian Terpuruk di Dasar Klasemen Liga Champions

Foto: Istimewa

PSG vs Barcelona Jadi Magnet Matchday 3, Slovan Bratislava Kian Terpuruk di Dasar Klasemen Liga Champions

Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Liga Champions 2026-27 memasuki matchday ketiga yang diprediksi menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim besar, dan di tengah gemerlap laga akbar Paris Saint-Germain melawan Barcelona, nama Slovan Bratislava justru menjadi sorotan dari sisi lain: klub Slovakia itu masih terpuruk tanpa poin dan menjadi salah satu korban paling mencolok dari ledakan gol di kompetisi musim ini. Jadwal Selasa, 20 Oktober, menyajikan sembilan pertandingan, dengan PSG vs Barcelona, Liverpool vs Villarreal, serta Stuttgart vs Atletico Madrid sebagai menu utama.

Ledakan Gol dan Jejak Slovan Bratislava

Matchday kedua mencatat rekor 78 gol dalam satu putaran, membawa total musim ini menjadi 147 gol dari 36 laga, atau rata-rata 4,08 gol per pertandingan. Format baru dengan fase liga yang lebih longgar dinilai membuat tim-tim kian agresif. Dalam konteks itu, Slovan Bratislava menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampaknya. Klub asal Bratislava tersebut menelan kekalahan telak 0-3 dari Stuttgart, setelah sebelumnya kebobolan lima gol ketika menghadapi Lens dan Sabah. Kekalahan dari Stuttgart membuat Slovan Bratislava belum mengumpulkan angka apa pun di fase liga.

Sebelumnya, Slovan Bratislava juga menjadi salah satu lawan yang dipermudah PSG di awal kompetisi. Sang juara bertahan menghancurkan Slovan Bratislava sebagai bagian dari catatan sempurna mereka, sebelum kemudian mengalahkan Manchester City 4-2 dalam laga yang sempat membuat publik Eropa terkesan. Kini, dengan rekor nol poin dan pertahanan yang rapuh, Slovan Bratislava berada di posisi yang sangat sulit untuk lolos ke babak berikutnya.

PSG dan Barcelona: Duel Dua Kekuatan Terkuat

Pertarungan sesungguhnya tetap berada di Parc des Princes, Paris, ketika PSG menjamu Barcelona pada pukul 21.00 waktu setempat. Kedua tim sama-sama sempurna dengan dua kemenangan dari dua laga. Barcelona di bawah Hansi Flick tampil luar biasa dengan 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi, mencetak 48 gol atau rata-rata 4,4 gol per pertandingan, tertinggi di antara lima liga top Eropa. Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres menjadi trisula yang siap menguji lini belakang PSG yang kehilangan Nuno Mendes akibat cedera paha.

PSG di bawah Luis Enrique juga tak kalah menakutkan. Mereka memuncaki klasemen Liga Champions dengan 10 gol dalam dua laga, hasil dari menghancurkan Slovan Bratislava dan mengalahkan Manchester City. Pelatih asal Spanyol itu diprediksi mengembalikan sejumlah pemain kunci yang diistirahatkan akhir pekan, seperti Vitinha, Fabian Ruiz, Achraf Hakimi, Ousmane Dembele, dan Desire Doue, mendampingi kapten Marquinhos.

Rekor Pertemuan dan Prediksi

Laga ini akan menjadi pertemuan ke-17 PSG dan Barcelona di kompetisi Eropa, terbanyak bersama Bayern Munich. Rekor pertemuan cukup seimbang: PSG menang enam kali, seri empat, dan kalah enam. Namun PSG memenangi dua pertemuan terakhir, termasuk 2-1 di Camp Nou pada fase liga musim lalu. Menariknya, rata-rata gol pertemuan PSG-Barcelona mencapai 3,8 per laga, hanya kalah dari Ajax-Bayern Munich (3,9) di antara laga yang dimainkan minimal 10 kali. Prediksi Sports Illustrated dan RotoWire menempatkan laga ini sebagai duel terbuka dengan peluang kedua tim mencetak gol.

Di laga lain, Stuttgart yang sempurna berkat kemenangan atas Viking dan Slovan Bratislava akan menjamu Atletico Madrid yang bermasalah di laga tandang Eropa, sementara Liverpool menjamu Villarreal dengan catatan delapan gol dalam dua laga. Fenerbahce juga diprediksi menang meyakinkan atas Slavia Prague.

Kesimpulan

Matchday ketiga Liga Champions menjanjikan tontonan kelas dunia lewat duel PSG melawan Barcelona, tetapi di balik gemerlap itu, kisah Slovan Bratislava menjadi pengingat kerasnya kompetisi dengan format baru. Tanpa poin dan dengan pertahanan yang mudah dibobol, Slovan Bratislava harus segera bangkit jika ingin menjaga asa di Eropa, sementara PSG dan Barcelona bersiap mempertaruhkan status sebagai dua kekuatan paling menakutkan di benua biru.

Penulis: Tri Widodo
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: Sports Illustrated, RotoWire, Al Jazeera, The Daily Star