Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | Duel Spanyol vs Ceko pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027 berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-1 untuk tuan rumah La Roja di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Minggu (4/10/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Spanyol menyapu bersih tiga laga pertama Grup A3 dengan sembilan poin dan tetap kokoh di puncak klasemen, sementara Ceko terpuruk di dasar grup tanpa satu pun poin.
Pertandingan Spanyol vs Ceko sendiri berjalan sesuai skenario yang diperkirakan banyak pihak. Skuad asuhan Luis de la Fuente langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dan nyaris tidak memberi ruang bagi tim tamu untuk mengembangkan permainan. Dominasi penguasaan bola yang diperagakan Rodri dan kawan-kawan menjadi fondasi utama kemenangan malam itu.
Jalannya Pertandingan
Spanyol membuka keunggulan ketika laga baru berjalan enam menit. Lamine Yamal menerima bola di sisi kanan, lalu bekerja sama dengan Dani Olmo sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Ceko, Antonin Kinsky. Bola melaju indah menuju tiang jauh dan menciptakan gol pembuka yang membuat Stadion Carlos Tartiere bergemuruh.
Setelah unggul, La Roja terus menekan. Pertahanan disiplin Ceko sempat membuat Spanyol kesulitan menciptakan peluang bersih, tetapi Kinsky harus bekerja keras pada menit ke-33 untuk menggagalkan tembakan Dani Olmo. Dua menit berselang, Spanyol menggandakan keunggulan. Olmo kembali menjadi aktor penting dalam proses serangan yang diselesaikan Rodri dengan tembakan keras ke pojok atas gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Ceko mencoba bangkit. Tendangan bebas Lukas Ambros pada menit ke-48 masih mampu diamankan David Raya. Namun, tekanan Ceko akhirnya berbuah pada menit ke-69 melalui Jiri Slama yang menerima umpan Adam Hlozek dan melepaskan tembakan mendatar yang menjebol gawang Spanyol. Gol tersebut sempat membuat pertandingan kembali terbuka.
Ceko bahkan sempat mencetak gol kedua pada menit ke-79 melalui Ladislav Krejci, tetapi dianulir karena terjadi pelanggaran terhadap Robin Le Normand dalam prosesnya. Situasi tim tamu semakin sulit setelah Krejci mendapat kartu merah pada menit ke-85 akibat pelanggaran keras terhadap Roberto Fernandez. Bermain dengan sepuluh pemain, Ceko tak mampu menahan gempuran Spanyol.
Empat menit setelah kartu merah, Mikel Merino melepaskan tembakan kaki kiri yang mengubah skor menjadi 3-1. Gol tersebut memastikan kemenangan Spanyol vs Ceko sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan La Roja yang sudah berlangsung sejak Juni 2025.
Statistik dan Klasemen
Secara statistik, dominasi Spanyol tergambar jelas sepanjang pertandingan. Tim Matador melepaskan 18 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Ceko hanya mampu menghasilkan lima tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran. Berikut ringkasan statistik laga:
| Statistik | Spanyol | Ceko |
|---|---|---|
| Tembakan | 18 | 5 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 10 | 2 |
| Penguasaan Bola Babak Kedua (15 menit awal) | 71% | 29% |
| Gol | 3 | 1 |
Kemenangan ini melengkapi rentetan positif Spanyol di Grup A3. Sebelumnya, La Roja mengalahkan Inggris 3-2 dan menghancurkan Kroasia 4-1. Dengan sembilan poin, Spanyol unggul tiga angka atas Inggris yang pada laga lain membantai Kroasia 7-0. Posisi Ceko di dasar klasemen semakin tertekan karena belum sekalipun meraih poin.
Penyusunan Pemain
Pelatih Luis de la Fuente juga memberikan kesempatan kepada pemain-pemain baru. Roberto Fernandez dan Ivan Fresneda mendapat kepercayaan tampil sejak awal melawan Ceko. Berikut susunan pemain kedua tim:
- Spanyol (4-2-3-1): David Raya; Ivan Fresneda, Robin Le Normand, Aymeric Laporte, Fran Garcia; Rodri (Zubimendi 77′), Pedri (Merino 67′); Lamine Yamal (Munoz 46′), Dani Olmo (Lopez 66′), Alex Baena (Pino 46′); Roberto Fernandez.
- Republik Ceko (4-2-3-1): Antonin Kinsky; Michal Sacek, Stepan Chaloupek, Ladislav Krejci, Jiri Slama, Roman Macek (Cerv 57′), Alex Kral (Sadilek 73′); Matej Radosta (Bucha 73′), Lukas Ambros (Don Naderi 57′), Ondrej Lingr; Adam Hlozek (Vitik 87′).
Reaksi dan Prospek Selanjutnya
De la Fuente menilai kemenangan atas Ceko memperlihatkan perkembangan positif timnya. Ia menyoroti konsistensi Spanyol dalam persaingan di klasemen serta menegaskan bahwa laga kontra Kroasia bisa menjadi penentu. “Kami sangat senang bisa meraih kemenangan lain, dan angka-angkanya impresif. Kami tetap memimpin klasemen dan pertandingan kontra Kroasia bisa menentukan,” ujar De la Fuente.
Bagi Ceko, kekalahan ini menjadi pukulan berat. Selain belum meraih poin, mereka harus kehilangan Krejci akibat kartu merah pada laga berikutnya. Pelatih Ceko dituntut segera menemukan solusi agar timnya mampu bangkit di sisa pertandingan Grup A3.
Kemenangan pada laga Spanyol vs Ceko ini menegaskan status La Roja sebagai salah satu tim paling menakutkan di Eropa saat ini. Dengan rekor sempurna dan kedalaman skuad yang mumpuni, Spanyol semakin diunggulkan untuk melaju jauh di UEFA Nations League musim ini. Sementara itu, Ceko harus segera berbenah jika ingin menghindari degradasi dari Grup A3.
Secara keseluruhan, pertandingan Spanyol vs Ceko menjadi bukti nyata kualitas dan konsistensi tim Matador di pentas internasional. Kemenangan 3-1 ini tidak hanya menjaga rekor sempurna, tetapi juga mempertegas ambisi Spanyol untuk kembali mengangkat trofi bergengsi Eropa.
Penulis: Syaifullah, Oktavianus A
Editor: Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: Warta Garut, Pantau, Antara, UEFA.com, VIVA

