Bruno Brunner Jadi Pahlawan, Monaco Taklukkan CSKA Sofia 2-1 di Liga Konferensi

Foto: Istimewa

Bruno Brunner Jadi Pahlawan, Monaco Taklukkan CSKA Sofia 2-1 di Liga Konferensi

Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Laga cska sofia vs monaco pada matchday pertama Liga Konferensi Eropa 2026/27 berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi tim tamu AS Monaco di markas PFC CSKA Sofia, Bulgaria, Kamis (15/10). Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi klub asal Prancis tersebut, sekaligus menandai kembalinya sejumlah nama penting ke performa terbaik mereka.

Bintang muda Paris Brunner menjadi penentu kemenangan dalam duel cska sofia vs monaco tersebut. Pemain berusia 20 tahun itu membuka keunggulan Monaco pada menit ketiga, lalu memberikan assist untuk gol kedua yang dicetak mantan talenta Barcelona, Ansu Fati, pada menit ke-43. Dua kontribusi gol itu membuat Monaco menguasai jalannya pertandingan meski tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan.

Pelatih Monaco, Filipe Luis, tidak pelit memuji penampilan anak asuhnya. “Paris sedang dalam performa fantastis,” ujarnya seusai pertandingan. Pujian itu memang beralasan mengingat Brunner kini menjelma sebagai sosok kunci di lini depan Monaco. Dari delapan pertandingan resmi musim ini, penyerang berpaspor Jerman itu telah mencatatkan tujuh gol dan satu assist.

Selebrasi Kontroversial dan Penyesalan Brunner

Di balik performa gemilangnya, Brunner sempat menjadi sorotan karena selebrasi kontroversial. Pada pertengahan September, saat Monaco bermain imbang 1-1 melawan Racing Strasbourg, ia merayakan golnya dengan gerakan “penggal kepala” ke arah suporter lawan. Insiden itu berbuntut sanksi dari pihak liga berupa larangan tampil dalam dua pertandingan, ditambah dua pertandingan lain yang ditangguhkan selama masa percobaan.

Usai laga melawan Strasbourg, Brunner sempat menyatakan tidak menyesali perbuatannya dan mengklaim gerakan tersebut disalahpahami. Namun, setelah beberapa pekan berlalu dan hukuman dijatuhkan, sikapnya berubah. Di Sofia, ia menyampaikan pernyataan yang jauh lebih bijak. “Saya menyesali apa yang telah saya lakukan dan menjadikannya pelajaran untuk masa depan,” tegasnya.

Konsekuensinya, Brunner dipastikan tidak akan tampil untuk Monaco melawan Lorient di Ligue 1 akhir pekan mendatang karena harus menjalani pertandingan kedua dari masa hukumannya. Meski demikian, performa apiknya di pentas Eropa membuat nilai pasar pemain kelahiran 2006 itu melonjak menjadi 15 juta euro, jauh di atas harga saat Monaco memboyongnya dari Borussia Dortmund sebesar 4 juta euro pada 2024.

Kabar Baik dari Mohammed Salisu

Selain kemenangan, pertandingan cska sofia vs monaco juga menghadirkan momen istimewa bagi bek tengah asal Ghana, Mohammed Salisu. Pemain berusia 27 tahun itu tampil sebagai starter untuk pertama kalinya dalam 285 hari terakhir setelah pulih dari cedera ligamen anterior cruciate (ACL) yang dialaminya pada Januari 2026.

Salisu tampil solid selama 60 menit sebelum digantikan, mencatatkan tujuh sapuan bola dan dua kali merebut kembali penguasaan bola. Penampilan ini menjadi tonggak penting dalam proses rehabilitasi panjangnya, setelah sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti di akhir laga melawan RC Lens di Ligue 1 bulan lalu. Kembalinya Salisu tentu menjadi suntikan moral bagi Monaco maupun tim nasional Ghana, yang sangat membutuhkan pengalaman dan kualitas defensifnya.

Hasil Lain di Matchday Pertama Liga Konferensi

Kemenangan Monaco atas CSKA Sofia melengkapi rangkaian hasil menarik pada matchday pertama Liga Konferensi 2026/27. Berikut beberapa hasil lainnya:

  • Hajduk Split 2-1 Ajax Amsterdam
  • Trabzonspor 4-2 KuPS
  • Brighton 4-0 Kauno Zalgiris
  • FC Copenhagen 3-0 Braga
  • Atalanta 3-1 Pafos
  • Freiburg 3-2 Jablonec
  • Lugano 3-2 Red Star Belgrade

Duel cska sofia vs monaco sendiri menjadi salah satu laga yang paling dinantikan, mengingat Monaco datang dengan ambisi besar untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Eropa ini. Kemenangan di kandang lawan menjadi sinyal positif bahwa skuad asuhan Filipe Luis siap tampil kompetitif di dua kompetisi sekaligus.

Dengan performa Brunner yang sedang menanjak serta kembalinya Salisu ke starting line-up, Monaco memiliki modal berharga untuk menghadapi jadwal padat ke depan. Kemenangan dalam laga cska sofia vs monaco ini pun menjadi bukti bahwa kedalaman skuad Monaco mampu bersaing di level Eropa, meski masih harus menghadapi tantangan di kompetisi domestik tanpa kehadiran Brunner pada akhir pekan nanti.

Secara keseluruhan, pertandingan cska sofia vs monaco menyajikan cerita lengkap: dari aksi gemilang seorang pemain muda yang tengah naik daun, penyesalan atas kesalahan masa lalu, hingga kembalinya sosok berpengalaman dari cedera panjang. Bagi Monaco, tiga poin di Sofia menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam perjalanan mereka di Liga Konferensi Eropa musim ini.